BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH TOKOH

Irfendi Arbi Peduli Bencana, Antar Bantuan ke Posko Wartawan

Teks foto: Irfendi Arbi Peduli Bencana, Antar Bantuan ke Posko Wartawan, Sabtu 18 Mei 2024.     Payakumbuhpos.id | Payakumbuh--- Apa...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR Nasional PAYAKUMBUH

Dilirik Banyak Calon Untuk Berpasangan, Joni Hendri Mendaftar ke PPP dan Nasdem

Teks foto: Dilirik banyak calon untuk berpasangan, sebelum mendaftar, ketua IKK Joni Hendra berfoto dulu dengan bakal calon walikota Payakumbuh...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR TOKOH

Menyonsong Pilkada Limapuluh Kota 2024, Nama Irfendi Arbi di Demokrat Belum Tergores

Teks foto: Irfendi Arbi mendaftar, ke Dewan Pimpinan Cabang (DPC) partai Demokrat kabupaten Limapuluh Kota, langsung diterima ketua DPC Demokrat...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH TOKOH

Cuaca Ekstrim dan Hujan, dr. Efriza Naldi Tetap Teruskan Niatnya Mendaftar ke PAN dan Demokrat

Teks foto: Cuaca ekstrim dan hujan dr. Efriza Naldi, SPoG tak goyah, tetap teruskan niatnya maju sebagai calon walikota Payakumbuh...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH TOKOH

Serius Maju Menuju BA 1 M, Joni Hendri Mendaftar ke PKB, PAN dan Ngambil Formulir ke PPP

Teks foto: Joni Hendri bersama rombongan antarkan formulir pendaftaran calon walikota Payakumbuh ke DPC PKB, Senin 6 Mei 2024.  ...

Wako Erman Lipat Gandakan Anggaran Gizi Posyandu Balita dan Lansia Hingga 7 Kali Lipat

Bukittinggi – Walikota Bukittinggi Erman Safar kaget dengan anggaran Pemberian Makan Tambahan (PMT) lansia dan balita di setiap posyandu. Sejak belasan tahun lalu, setiap posyandu hanya mendapat anggaran Rp75 ribu per bulan.

Alhasil, pada 2023 ini, orang nomor satu di Bukittinggi itu menaikkan anggaran PMT balita dan lansia hingga tujuh kali lipat, menjadi Rp500 ribu per bulannya.

Walikota Bukittinggi, Erman Safar, menjelaskan, bagaimana penambahan dana untuk PMT ini, bermanfaat bagi balita dan lansia, yang memeriksakan kesehatan dan mendapat layanan di posyandu.

“Gizi rakyat, selama ini masa cuma Rp75 ribu, apa yang bisa dimasak oleh kader posyandu dengan uang segitu. Bertahun tahun segitu terus, gimana bicara kesehatan, kalau uang tidak dikucurkan, kalau cuman pidato tanpa ada realisasi anggaran, ngapain saya jadi kepala daerah,” tegasnya.

Uang ini, lanjut Wako, merupakan uang rakyat. Sehingga pemerintah tentu harus mengutamakan kebutuhan masyarakat dan mengurangi beban mereka. “Sisanya kita pakai akal untuk merumuskan anggaran berbentuk program, supaya kota ini sejahtera,” ujar Erman, Selasa (11/04)

Dengan dinaikkannya anggaran PMT balita dan lansia dari Rp75 ribu menjadi Rp500 ribu itu, setiap posyandu di Bukitinggi, tentu bisa membeli makanan yang sehat untuk dimasak dan dibagikan pada balita dan lansia yang datang ke posyandu.

“Uang APBD itu, harus bisa dirasakan rakyat langsung. Banyak juga rakyat kita yang tidak sanggup memenuhi gizi balitanya, program posyandu inilah yang akan memberikan makanan tambahan yang bergizi untuk balitanya, selain ada juga program2 lain yg kita berikan lewat Dinas Kesehatan, Dinas P3APPKB dan Dinas Sosial,” pungkasnya. (*/Mel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *