BERITA UTAMA

Diketuai Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An, Tim Pengabdian Masyarakat Univ USU Edukasi Masyarakat Kwala Bingai

Foto; Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An (Its) MEDAN – Tim pengabdian bagi masyarakat Universitas Sumatera Utara yang diketuai oleh Ns....
BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....

Wakil Wali Kota Bukittinggi Hadiri, Talkshow 121 Perpustakaan Proklamator Bung Hatta

Bukittinggi, Payakumbuhpos.id, — Dalam memperingati 121 tahun Bung Hatta, UPT Perpustakaan Proklamator Bung Hatta di Bukittinggi mengadakan Festival Bung Hatta yang melibatkan berbagai kegiatan. Salah satu acara yang diadakan adalah Talkshow “Bangkit Bersama Literasi Inklusi” yang diadakan di Auditorium Perpustakaan Proklamator Bung Hatta pada Selasa, (15/8).

Wakil Wali Kota Bukittinggi, H. Marfendi, mengatakan, Bukittinggi adalah kota Bung Hatta. Pemerintah kota ingin mendorong mentalitas, disiplin, dan semangat kebersamaan yang dimiliki oleh Bung Hatta untuk diteladani oleh generasi muda Bukittinggi.

Sosok Bung Hatta tetap abadi dan terus dihargai oleh zaman. Sederhananya sangat menginspirasi dan mengidolakan oleh generasi saat ini. Salah satu semangatnya adalah semangat membaca, yang tidak terhenti meskipun ia berada dalam penjara. Bung Hatta pernah mengatakan “Aku rela dipenjara asal dengan buku”, menunjukkan betapa pentingnya membaca baginya, bahkan dalam situasi sulit.
Kepala Perpustakaan Nasional RI, M. Syarif Bando, sebagai Keynote Speech, menekankan bahwa generasi muda sebagai penerus bangsa dan masyarakat sekarang harus mewarisi semangat Bung Hatta. Bung Hatta dan para pendiri bangsa lainnya membela negara dengan semangat ilmu pengetahuan.

Pendiri Indonesia termasuk Bung Hatta adalah kutu buku. Mereka membaca buku-buku dari dalam dan luar negeri. Bung Hatta bahkan membawa 16 buku ke Boven Digul saat berada dalam pengasingan. Oleh karena itu, semangat perjuangan dan cinta literasi Bung Hatta dan Bung Karno harus diwariskan kepada generasi muda.

Kepala UPT Perpustakaan Proklamator Bung Hatta, Leksi Hedrifa, menyatakan bahwa Bung Hatta tetap dikenang sampai sekarang. Konsep dan karakter Bung Hatta masih relevan dan dapat diaplikasikan dalam zaman sekarang.

Bung Hatta mempraktikkan budaya membaca di keluarganya. Hal ini tercermin dalam “Indonesia Kecil” yang diterapkan dalam keluarganya. Setiap anak Bung Hatta memiliki koleksi buku sendiri. Ini menunjukkan cintanya pada buku dan dedikasinya untuk mengajarkan cinta membaca kepada anak-anaknya.

Pada kesempatan tersebut, UPT Perpustakaan Proklamator Bung Hatta juga meluncurkan buku antologi puisi “Madah Teruna Untuk Hatta Membingkai Bung Hatta dalam Puisi.” Festival Bung Hatta juga mencakup berbagai kegiatan seperti Workshop Jurnalistik, Pameran Bung Hatta, Peluncuran Buku Puisi, Internalisasi Pemikiran Bung Karno, dan Talkshow.

Generasi muda saat ini cenderung lebih tertarik pada hal-hal hedonistik dan memiliki minat membaca yang rendah. Marfendi berpendapat bahwa untuk memastikan masa depan yang cerdas, generasi muda harus diberdayakan melalui literasi dan kegemaran membaca.

Putri Proklamator Bung Hatta, Halida Hatta, menyatakan bahwa Bung Hatta selalu dikaitkan dengan buku. Beliau adalah seseorang yang sangat cinta buku dan mengajarkan hal ini pada anak-anaknya. Semangat cinta buku yang ditanamkan oleh Bung Hatta dalam keluarganya tetap hidup hingga saat ini.

Talkshow “121 Tahun Bung Hatta” yang dimoderatori oleh Muhammad Subhan menghadirkan narasumber seperti Kepala Perpustakaan Nasional RI M. Syarif Bando, Putri Bung Hatta Halida Hatta, Deputi Direktur Pusat Studi Pendidikan dan Kebijakan Ivan Ahda, dan Gamal Albensaid. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Kepala UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno di Blitar, Jawa Timur.

( Mel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *