BERITA UTAMA

Bintang Utama Bantai KBS di LJP

Teks foto: SSB KBS dibantai SSB Bintang Utama dengan skor 0-6, di lapangan kelurahan Koto Baru, kecamatan Payakumbuh Timur, Jumat...
BERITA UTAMA

Bukti Rasa Syukur, Masyarakat Sijunjung Gelar Tradisi Bakaua Adat di Los Tobek

Sijunjung,Payakumbuhpos - Bakaua Adat adalah sebentuk tradisi yang ada dimasyarakat Minang Kabau, khususnya Kabupaten Sijunjung sebagai bentuk rasa syukur kepada...
BERITA UTAMA

DPD Pappri Sumbar Himpun Dana Bencana Alam Sumatera Barat

Teks foto: Kru Pappri Sumbar ikut sakaki menghimpun pencarian dana bencana alam Sumatera Barat.       Payakumbuhpos.id | Payakumbuh-- Pasca...
BERITA UTAMA

Disorot Fraksi Golkar, Habiskan APBD Rp1,5 M, Kini Incinerator Sudah Menjadi Besi Tua

Teks foto: Wirman Putra-Juru Bicara Fraksi Golkar DPRD kota Payakumbuh.       Payakumbuhpos.id | Payakumbuh--- Gaung kasus incinerator di RSUD...
BERITA UTAMA

Lulus di ITB Lewat Jalur Undangan, YB. Dt. Parmato Alam Salurkan Bea Siswa

Teks foto: Yendri Bondra Dt. Parmato Alam salurkan bantuan bea siswa kepada Ranji Andiko yang lulus di ITB Bandung lewat...

VIDCON REVITALISASI SITUS BUDAYA/AGAMA POLRES 50 KOTA DI SURAU TUO NAGARI TARAM

50 Kota – Surau Tuo Nagari Taram Kabupaten 50 Kota menjadi saksi berlangsungnya kegiatan Revitalisasi Situs Budaya/Agama yang diadakan melalui Zoom Meeting pada hari Selasa 20 Juni 2023 pukul 13.30 WIB Kegiatan ini dipimpin oleh Karo Binkar SSDM Polri dengan tema “Merawat Kebinekaan Dalam Bingkai Persatuan dan Kesatuan Bangsa”.

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, antara lain Kapolres 50 Kota,Kabag SDM,Kapolsek Harau,Kasat Binmas dan Kanit beserta Bhabinkamtibmas Polsek Harau.

Pada kesempatan tersebut, Karo Binkar SSDM Polri menyampaikan sambutan dan paparan mengenai kegiatan revitalisasi budaya sebagai bagian dari perayaan HUT Polri yang ke-77. Beliau menjelaskan bahwa revitalisasi situs budaya/agama memiliki arti penting sebagai warisan sejarah dan budaya bangsa yang memainkan peran sentral dalam pembangunan bangsa ke depan. Pentingnya melestarikan situs budaya/agama yang memiliki nilai budaya tinggi sebagai sumber pembentukan karakter bangsa juga ditekankan. Revitalisasi diperlukan agar situs tersebut tidak mengalami degradasi atau penurunan kualitas.

Karo Binkar SSDM Polri menekankan prinsip “Law Inspeck” dalam kegiatan ini, yaitu pengeluaran yang lebih murah dengan dampak yang lebih luas. Seluruh Kasatwil diharapkan melakukan koordinasi dengan instansi terkait dan mengajak kerjasama serta dapat menjelaskan maksud dan tujuan kegiatan tersebut dengan baik. Pelaksanaan revitalisasi akan melibatkan penataan secara fisik dan moril serta melibatkan pihak swasta tanpa menimbulkan kegaduhan.(BENPI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *