BERITA UTAMA

Diketuai Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An, Tim Pengabdian Masyarakat Univ USU Edukasi Masyarakat Kwala Bingai

Foto; Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An (Its) MEDAN – Tim pengabdian bagi masyarakat Universitas Sumatera Utara yang diketuai oleh Ns....
BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....

VIDCON REVITALISASI SITUS BUDAYA/AGAMA POLRES 50 KOTA DI SURAU TUO NAGARI TARAM

50 Kota – Surau Tuo Nagari Taram Kabupaten 50 Kota menjadi saksi berlangsungnya kegiatan Revitalisasi Situs Budaya/Agama yang diadakan melalui Zoom Meeting pada hari Selasa 20 Juni 2023 pukul 13.30 WIB Kegiatan ini dipimpin oleh Karo Binkar SSDM Polri dengan tema “Merawat Kebinekaan Dalam Bingkai Persatuan dan Kesatuan Bangsa”.

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, antara lain Kapolres 50 Kota,Kabag SDM,Kapolsek Harau,Kasat Binmas dan Kanit beserta Bhabinkamtibmas Polsek Harau.

Pada kesempatan tersebut, Karo Binkar SSDM Polri menyampaikan sambutan dan paparan mengenai kegiatan revitalisasi budaya sebagai bagian dari perayaan HUT Polri yang ke-77. Beliau menjelaskan bahwa revitalisasi situs budaya/agama memiliki arti penting sebagai warisan sejarah dan budaya bangsa yang memainkan peran sentral dalam pembangunan bangsa ke depan. Pentingnya melestarikan situs budaya/agama yang memiliki nilai budaya tinggi sebagai sumber pembentukan karakter bangsa juga ditekankan. Revitalisasi diperlukan agar situs tersebut tidak mengalami degradasi atau penurunan kualitas.

Karo Binkar SSDM Polri menekankan prinsip “Law Inspeck” dalam kegiatan ini, yaitu pengeluaran yang lebih murah dengan dampak yang lebih luas. Seluruh Kasatwil diharapkan melakukan koordinasi dengan instansi terkait dan mengajak kerjasama serta dapat menjelaskan maksud dan tujuan kegiatan tersebut dengan baik. Pelaksanaan revitalisasi akan melibatkan penataan secara fisik dan moril serta melibatkan pihak swasta tanpa menimbulkan kegaduhan.(BENPI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *