BERITA UTAMA

Ini Gugatan GPMania2024 ke PTUN Jakarta, Batalkan Pencapresan Prabowo-Gibran

Sunggul Hamonangan Sirait, SH, MH Payakumbuhpos.id -- Relawan Capres Ganjar Pranowo dan cawapres Mahfud MD, GP Mania 2024 Reborn meminta...
BERITA UTAMA

Bakor Paliko Pulang Kampuang, Gelar Sunatan Massal dan Bakti Sosial

PAYAKUMBUH - Perantau Minangkabau yang tergabung dalam Badan Koordinasi Ikatan Keluarga Payakumbuh-Limapuluh Kota (Bakor Paliko) Indonesia, Malaysia, dan Australia pulang...
BERITA UTAMA

Perjalanan Study Komparatif Wartawan Luak 50 Ke Kota Bertuah

Pekan Baru-- Keberangkatan rombongan wartawan Luak 50 Ke Kota Pekan Baru (Riau) merupakan agenda Study Komparatif yang dilaksanakan oleh Dinas...
BERITA UTAMA

Selain Tokoh Nasional HDI Sangat Peduli Terhadap Mahasiswa Luak Limopuluah Yang Berada di Pulau Jawa

Bogor--- Herman Darnel Ibrahim (HDI) selain tokoh nasional juga memiliki sebuah kepedulian terhadap para mahasiswa yang berasal.darii lLuak 50 yang...
BERITA UTAMA

Projo Ganjar Laporkan Budi Arie Setiadi ke Ketua Ombudsman Republik Indonesia

JAKARTA - Projo Ganjar yang diketuai oleh Nora Haposan Situmorang S.H.,Melaporkan Budi Arie Setiadi yang merupakan Menteri Komunikasi dan Informatika...

Upaya Wako Riza Falepi Lawan Hoax Demi Mengajak Vaksin Warganya, Bahkan Pernah Dimaki

Payakumbuh – Walikota Riza Falepi termasuk kepala daerah yang serius dan komit dalam menanggulangi Covid-19 di Payakumbuh. Saat ini Kota Payakumbuh sudah berada di zona hijau, artinya tidak ada lagi kasus positif Covid-19.

Tapi, menurut wali kota dua periode itu, hal ini jangan sampai membuat lengah, Riza khawatir dengan terjadinya gelombang Covid-19 berikutnya. Untuk itu dirinya selalu menghimbau masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dengan selalu memakai masker, menjaga jarak, dan menjauhi kerumunan.

Saat ini, tugas Riza selanjutnya tentu bagaimana warganya bisa diberikan vaksin untuk mempertahankan diri dari dampak Covid-19 kepada tubuh, target Riza adalah 70 persen warga Kota Payakumbuh berusia 12 tahun ke atas mendapatkan vaksin.

Sebagai wali kota, di Kota Payakumbuh dirinya adalah orang yang pertama kali ikut vaksin bersama unsur forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) pada Februari 2021 lalu. Berbarengan dengan divaksinnya tenaga kesehatan, ASN, dan tenaga kontrak di pemeritahan.

Riza bertanggung jawab akan keamanan warganya dari bahaya Covid-19 dan langsung membuktikan kepada masyarakat kalau vaksin Covid-19 itu aman dan halal untuk digunakan.

“Saya ingin membuktikan kepada masyarakat, bahwa vaksin Covid-19 itu aman, dan ini telah melewati uji klinik yang ketat,” kata Wako Riza Falepi kepada media, Selasa (19/10).

Riza teringat sesuatu hal, Dia mengakui masifnya berita positif terkait vaksinasi, tak kalah masif pula berita hoaksnya yang beredar di media-media sosial. Tak jarang sering terjadi perdebatan di kolom komentar facebook, maupun di grup-grup whatsapp. Hoax inilah yang mempengaruhi masyarakat untuk menolak diberikan vaksin.

“Bahkan, saya pernah dimaki oleh warga yang tidak mau divaksin gara-gara termakan hoax. Hoaxnya pun tak tanggung-tanggung, vaksin ada mikrochiplah, vaksin bisa membuat positif Covid-19 lah, vaksin pembunuhan massal lah, bermacam-macam,” kata Riza.

“Saya maklum, mungkin karena kurang tabayyun dalam menerima informasi. Tapi lama-kelamaan dengan upaya kita terus mengedukasi masyarakat, hoax ini berangsur-angsur bisa kita lawan, dan masyarakat sudah mulai banyak ikut vaksinasi,’ tambah Riza.

Di bulan Oktober ini, Riza telah menginstruksikan jajarannya untuk melaksanakan gebyar vaksinasi sapu jagad. Setiap OPD mencari partisipan sesuai domain kerjanya masing-masing. Vaksinator yang terbagi beberapa tim dari setiap puskesmas di Kota Payakumbuh akan turun jemput bola ke lokasi-lokasi vaksinasi di fasilitas umum, tak hanya di puskesmas saja, bisa di lokasi usaha ritel, di kantor partai politik, kantor BUMN/BUMD, di kantor dinas/camat/lurah, bahkan yang difasilitasi oleh TNI-POLRI.

“Dengan banyak titik untuk melalukan vaksinasi, kita memudahkan akses masyarakat. Maka dari itu, saya mengajak kita semua untuk bersama-sama menyukseskannya agar kita semua selamat dari bahaya Covid-19. Mari kita capai herd immunity dan pada saatnya nanti kita bisa memulihkan kembali ekonomi seperti sebelum adanya wabah Covid-19,” ajak Riza.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh dr. Bakhrizal didampingi Kabid P3 dan Kesmas Fatma Nelly kepada media menyampaikan dari data sekitar 41 persen warga Payakumbuh telah diberikan vaksin dosis pertama, dan baru 23 persen menerima dosis kedua.

“Bulan ini, target vaksinasi kita bisa mencapai angka 70 persen, dengan begitu semakin cepat pula kita mencapai herd immunity. Stok vaksin kita banyak, apabila habis maka kita minta lagi tambahannya ke Kementerian Kesehatan melalui Pemprov Sumbar, vaksin Covid-19 halal dan aman,” kata Bakhrizal. (Benpi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *