BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH

Perantau IKK Pulang Kampung Ibarat Sitawa Sidingin Bagi Masyarakat, Utamakan Anak Yatim

Payakumbuhpos.id |Payakumbuh--- Luar biasa, perantau Ikatan keluarga Koto Nan Godang (IKK) pulang kampung ibarat sitawa sidingin bagi masyarakat, utamakan anak...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH

Ketua IKK Joni Hendri Lepas Perantau Pulang Basamo

Payakumbuhpos.id|Jakarta - Salah satu sunnah dalam safar yang dianjurkan oleh syariat dan bisa meringankan kesusahan safar adalah melakukan safar di...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR Nasional

Berkat Kepedulian Presiden RI Terpilih Prabowo Subianto, Perantau Suayan Tiba Dikampung Halaman

Payakumbuhpos.id|Limapuluh Kota--- Perantau Suayan Jakarta sampai dikampung halaman (nagari Suayan), kecamatan Akabiluru, kabupaten Limapuluh Kota, disambut langsung Walinagari Suayan, Irwanul...
BERITA UTAMA

Safari Berbagai Daerah di Riau, Marta Uli Emmelia: UMKM Prioritas Utama Serikat Pekerja Kerah Biru

Jakarta - Ketua Bidang Ekonomi dan Bisnis Federasi Serikat Pekerja Kerah Biru (FSP Kerah Biru), Marta Uli Emmelia mengajak pekerja...
BERITA UTAMA

PAC Pasar Minggu Bersama BP2MI Sosialisasikan Penempatan dan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia

Teks foto; Ketua PAC Pasar Minggu, Musta'in (ist) JAKARTA - Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Kecamatan Pasar Minggu yang...

Tingkatkan Daya Saing, Bupati Liko Tantang KPD Lahirkan Inovasi

Surabaya–Bupati Lima Puluh Kota Safaruddin melemparkan tantangan kepada para kepala perangkat daerah untuk segera melahirkan inovasi di masing-masing perangkat daerah untuk meningkatkan daya saing daerah. Kebutuhan akan inovasi daerah dirasa mendesak mengingat masih rendahnya indeksnya inovasi daerah Lima Puluh Kota, beragamnya permasalahan di masyarakat serta tuntutan hadirnya layanan publik yang efektif dan efisien.

Diharapkan lahirnya inovasi daerah akan mengefetifkan perencanaan, tata kelola pemerintahan, pelayanan publik yang efisien, transparan dan akuntabel untuk mendukung akselerasi pertumbuhan ekonomi dan wilayah yang berdampak kepada kesejahteraan masyarakat. Tantangan kepada para kepala perangkat daerah itu diungkapkan Bupati Safaruddin setelah mendalami ekpos berbagai inovasi daerah pada kunjungan kerja (kunker) ke Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dan Pemerintah Kota Surabaya.

Dalam kunker Bupati Safarudidin membawa sejumlah kepala perangkat daerah diantaranya Pelaksana Tugas Kepala Bapelitbang Aimel Nazra, Kepala BKPSDM Aneta Budi Putra, Ketua TP – PKK Nevi Safaruddin, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Ayu Mitria, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Devi Kusmira serta Kepala Dinas Kominfo Eki H. Purnama. Turut serta sejumlah sekretaris perangkat daerah, Adrian Wahyudi dari DPMPTSP, Yon Agusra dari Dinas Kesbang Linmas, Win Hari Endi, Indra Suriani dari Distanhortbun.

Dalam kunker ke Pemkab Sidoarjo, Bupati diterima langsung oleh Wakil Bupati Sidoarjo Subandi didampingi Asisten III Achmad Zaini, Kepala Bappeda Herry Susanto didampingi sejumlah kepala perangkat daerah Pemkab Sidoarjo.

“Terus terang Lima Puluh Kota dalam kunjungan kerja ini akan menyerap ilmu dari Pemkab Sidoarjo sebanyak-banyaknya sekaligus mengajukan diri untuk kerja sama inovasi secara luas dengan Sidoarjo,” ucap Bupati Safaruddin di depan Wabup Subandi.

“Kita tak bisa menunggu lebih lama, untuk lahirnya inovasi-inovasi dalam menjawab kebutuhan masyarakat yang makin kompleks dan beragam, kita inginkan masing-masing perangkat daerah melahirkan satu inovasi,” ujar Bupati Safaruddin di Pendopo Delta Wibawa Pemkab Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (14/07/22).

Harapan kontribusi perangkat daerah dalam mengembangkan inovasi daerah sebagai solusi terhadap permasalahan masyarakat kembali disampaikan Bupati Safaruddin seusai kunker ke Pemko Surabaya di Gedung Balai Kota Surabaya, Jumat (15/07/22).

“Kita akan dorong perangkat daerah lebih kompetitif, pengembangan inovasi akan kita pantau, bagi inovasi yang layak dan berguna bagi masyarakat, bagi perangkat daerah yang terkategori baik akan kita perhatikan secara khusus,” tambah Bupati Safaruddin.

Kota Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo tercatat sebagai daerah rujukan nasional dalam tata kelola pemerintahan berbasis digital serta melahirkan banyak inovasi dalam pelayanan publik dan dunia usaha. Kedua daerah diganjar banyak penghargaan seperti Kota Surabaya terplih menjadi Kota Terinovatif (Innovative Government Award/IGA 2021 dari Kementerian Dalam Negeri.

Diantara inovasi Kota Surabaya adalah Layanan Online Terpadu One Gate System (Lontong Kupang) antara Dispendukcapil, Pengadilan Agama dan Kementerian Agama. Kesemua layanan itu berbasis Nomor Induk Kependudukan sehingga intervensi yang dilakukan tepat sasaran.

“Kita memiliki sebanyak 720 inovasi, kesemuanya berawal dari upaya kita menjawab permasalahan di pemerintahan dan warga,” kata Sekretaris Daerah Kota Surabaya Hendra Gunawan dalam eksposnya di Ruang Sidang Wali kota Surabaya.

Kabupaten Sidoarjo tak kalah bersinar dengan Kota Surabaya, tahun 2020 daerah ini juga memperoleh penghargaan IGA. Sistem Pelayanan Rakyat (Sipraja) Sidoarjo merupakan inovasi andalan Kabupaten Sidoajo. Aplikasi Siprajs dikembangkan untuk melayani peirizinan dan non perizinan mulai dari tingkat kelurahan/desa, kecamatan dan perangkat daerah. Aplikasi berbasis web/ android mampu memangkas birokrasi perizinan, bahkan warga bisa memantau progres dari pegajuan perizinan melalui gawai dan real time.

Wakil Bupati Sidoarjo, pihaknya mengatakan aplikasi penting bagi Sidoarjo selaku wilayah penyangga Kota Surabaya untuk bersaing dengan Kota Surabaya. mengandalkan efisiensi pelayanan publik agar pertumbuhan ekonomi Sidoarjo tetap terjaga dinamis.

“Kita kembangkan inovasi sedemikian rupa, sehingga sektor usaha terbantu karena salah satu program prioritas Sidoarjo adalah menyerap 100.000 tenaga kerja, untuk itu kita dorong satu perangkat daerah punya satu inovasi,” kata Wakil Bupati Subandi.

Berbicara tentang efisiensi tata kelola pemerintahan daerah mampu menekan penghematan anggaran dengan penerapan aplikasi e-Buddy.

“Dengan inovasi yang dikembangkan kita jadi efisien, dunia usaha terbantu. Inovasi e-Buddy, dalam tata kelola naskah elektronik, kebutuhan akan alat tulis kantor jauh berkurang kita jadi hemat 5 miliar per tahun,” ujar Kepala Bappeda.

Pelaksana Tugas Kepala Bapelitbang Lima Puluh Kota Aimel Nazra mengatakan perangkat daerah Lima Puluh Kota mendapat banyak pelajaran berharga melalui kunker ke Kabupaten Sidoarjo dan Kota Surabaya. Katanya Bapelitbang saat melalui kerja sama dengan perangkat daerah tengah menggodog sebanyak delapan inovasi. Karenanya Bapelitbang selaku koodinator inovasi daerah akan merespon lebih lanjut tantangan yang dikemukakan oleh Bupati Safaruddin.

“September mendatang kita akan menggelar bimbingan teknis penyusunan inovasi daerah, ini diharapkan menjadi langkah Lima Puluh Kota untuk memperbaiki daya saing daerah,” ujar Aimel Nazra.(Benpi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *