BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH TOKOH

Keluarga Besar Kabua Saiyo Antusias Sambut Dr. Zulmaeta

Payakumbuhpos.id | Payakumbuh-- Keluarga besar Kabua Saiyo antusias sambut calon Walikota Payakumbuh Dr. Zulmaeta ketika manfaatkan momen idulfitri 1445 H GOR...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH TOKOH

YB Dt. Parmato Alam, Jambangi Bara Cafe Bandarawang

Payakumbuhpos.id | Payakumbuh---Ketua DPRD kota Payakumbuh periode 2014-2019 Yendri Bodra Dt. Parmato Alam, jambangi Bara Cafe Bandarawang milik Fajri di kelurahan...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH TOKOH

Warga Koto nan Gadang Payakumbuh Utara Berhalal Bihalal Bersama Perantau

Payakumbuhpos.id|Payakumbuh--- Halal bihalal biasanya diselenggarakan di rumah atau tempat yang besar, dengan tujuan untuk saling bersilaturahmi khususnya pada saat usai...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR WISATA

Polres dan Disparpora Limapuluh Kota Bangun Hospitality Kepariwisataan

Payakumbuhpos.id|Limapuluh Kota---Kapolres Limapuluh Kota AKBP Ricardo Condrat Yusuf, S.H., S.I.K., M.H., bersama jajaran terus ciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH

Perantau IKK Pulang Kampung Ibarat Sitawa Sidingin Bagi Masyarakat, Utamakan Anak Yatim

Payakumbuhpos.id |Payakumbuh--- Luar biasa, perantau Ikatan keluarga Koto Nan Godang (IKK) pulang kampung ibarat sitawa sidingin bagi masyarakat, utamakan anak...

Terkait Persoalan Aset Limapuluh Kota Akhirnya Armen Faindal, SH Angkat Bicara

Payakumbuh– Persoalan aset Pemkab Limapuluh Kota yang berada di Kota Payakumbuh, yang ramai diperbincangkan akhir- akhir ini telah menuai berbagai pandangan. Termasuk dari Wakil Ketua DPRD Kota Payakumbuh dari Partai Demokrat Armen Faindal, SH. Pada Minggu 5 April 2021.

Bahwa apa yang disampaikan Bapak Walikota untuk urusan pemindahan aset dari pemerintahan Kabupaten Limapuluh Kota tidak perlu persetujuan DPRD, dengan alasan karena ini dari pemerintah ke pemerintah juga. Di media online beberapa waktu lalu, saya rasa hal ini telah di luruskan dan terjawab dari pernyataan Hamdi Agus, ST selaku Ketua DPRD Kota Payakumbuh.

Dimana Hamdi Agus, ST menyampaikan, bahwa Pansus ini dibentuk bertujuan membantu Pemko Payakumbuh dalam menyelesaikan masalah aset-aset Pemda Kab.Limapuluh Kota yang ada di Kota Payakumbuh. Begitu juga Ketua DPRD mengatakan bahwa dalam hal ini DPRD Payakumbuh dan Pemerintah setempat memiliki tupoksi dan kewenangan masing masing. Sehingga tentu Pansus yang dibuat ini tidak akan melakukan sesuatu yang diluar fungsi dan kewenangan nya.

Armen Faindal selaku Wakil Ketua DPRD dari Partai Demokrat menambahkan :
1. Bahwa DPRD Payakumbuh telah membentuk Pansus untuk membantu Pemko menyelesaikan perasoalan aset tersebut.  Kita tahu bahkan sebagian besar masyarakat mengetahui peralihan aset tidak kunjungi selesai. Dimana sudah 50 tahun di nyatakan Kota Paakumbuh berdiri sendiri, dan persoalan aset ini hangat di bicarakan sejak 20 tahun belakangan. DPRD ingin mendorong dan mencarikan jalan penyelesaian lewat Pansus.

2. Bahwa Ketua DPRD Hamdi Agus, ST mengatakan antara Pemko dan DPRD mempunyai tupoksi masing masing memang benar adanya. Hanya kita berharap agar masing – masing lembaga saling menghargai saja sesuai tupoksi masing – masing, yang pada akhirnya juga dibuat bersama untuk kepentingan masyarakat juga.

Dengan berlarut – larutnya penyelesaian aset Kabupaten yang ada di  Kota Payakumbuh maka sepatutnyalah DPRD Payakumbuh turun tangan dengan membentuk Pansus dalam hal ini untuk ikut dalam penyelesaian secara tuntas dan bijak sana.

Pansus tentunya kita harapkan bergerak cepat dan terukur. Baik melakukan pertemuan dengan masyarakat maupun dengan pemerintah dari Pemko maupun Pemkab, begitu juga Pansus dapat berkonsultasi kepada Pemerintah Provinsi ataupun Pusat.

Kita harapkan dari kerja Pansus yang telah dibentuk pada rapat Paripurna yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Hamdi Agus, ST dapat memberikan hasil yang maksimal sesuai keinginan dan harapan masyarakat Kota Payakumbuh yang telah terlalu lama menunggu.

Ketika awak media bertanya kepada Armen Faindal, SH, Kenapa Walikota dan Ketua DPRD Payakumbuh beda pandangan terkait aset padahal satu rumah atau satu Partai. Armen Faindal menjawab saya sendiripun tidak tahu, kok bisa terjadi begitu, dan itu bukan wewenang saya, ujar Armen. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *