BERITA UTAMA

SMSI Luak 50 Gelar Halal Bihalal, Syafri Ario: Mari Rapatkan Barisan

Teks foto: Pengurus SMSI Luak 50 Payakumbuh - Pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Luak Limopuluah menggelar halal bihalal pasca...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH TOKOH

Keluarga Besar Kabua Saiyo Antusias Sambut Dr. Zulmaeta

Payakumbuhpos.id | Payakumbuh-- Keluarga besar Kabua Saiyo antusias sambut calon Walikota Payakumbuh Dr. Zulmaeta ketika manfaatkan momen idulfitri 1445 H GOR...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH TOKOH

YB Dt. Parmato Alam, Jambangi Bara Cafe Bandarawang

Payakumbuhpos.id | Payakumbuh---Ketua DPRD kota Payakumbuh periode 2014-2019 Yendri Bodra Dt. Parmato Alam, jambangi Bara Cafe Bandarawang milik Fajri di kelurahan...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH TOKOH

Warga Koto nan Gadang Payakumbuh Utara Berhalal Bihalal Bersama Perantau

Payakumbuhpos.id|Payakumbuh--- Halal bihalal biasanya diselenggarakan di rumah atau tempat yang besar, dengan tujuan untuk saling bersilaturahmi khususnya pada saat usai...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR WISATA

Polres dan Disparpora Limapuluh Kota Bangun Hospitality Kepariwisataan

Payakumbuhpos.id|Limapuluh Kota---Kapolres Limapuluh Kota AKBP Ricardo Condrat Yusuf, S.H., S.I.K., M.H., bersama jajaran terus ciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di...

Salurkan BLT Dana Desa Tepat Waktu, Wali Nagari Pauh Kamba Raih Penghargaan dari Kementerian Desa PDTT RI

PADANG PARIAMAN – Pemerintah melalui Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) RI terus mendorong upaya untuk mempercepat pencairan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa, agar dapat diterima warga yang berhak dan disalurkan dengan cepat sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan.

Salah satu upaya yang dilakukan, setelah dilakukan monitoring dan evaluasi terhadap penyaluran BLT Dana Desa tahap I. Maka bagi desa yang telah menuntaskan pendistribusian dengan tepat waktu dan sesuai aturan yang telah ditetapkan, diberikan apresiasi dan penghargaan khusus dari Menteri PDTT RI.

Penghargaan itu, diberikan kepada satu desa terbaik disetiap kabupaten dan kota di Indonesia itu. Untuk Kabupaten Padang Pariaman Provinsi Sumatera Barat diraih oleh Wali Nagari Pauh Kamba Kecamatan Nan Sabaris, atas kesuksesan dalam penyaluran BLT Dana Desa tahap pertama sesuai batas waktu yang ditetapkan.

Piagam penghargaan dari Menteri Abdul Halim Iskandar itu, diserahkan langsung oleh Sekretaris Daerah kabupaten Padang Pariaman H. Jonpriadi, SE. MM kepada Wali Nagari Pauh Kamba M. Nur, Spd. Dalam acara Rakor Wali Nagari se Kabupaten Padang Pariaman pada Senen (30/11) bertempat gedung Saiyo Pariaman Pariaman.

Ketika ditemui di kantornya Selasa (1/12) M. Nur mengatakan kepada media, bahwa penghargaan yang diraih nagarinya tidak terlepas dari peranan Wali Korong yang ada di wilayahnya. Terutama dalam menentukan usulan warga yang berhak menerima, dengan melakukan kunjungan langsung di lapangan. Sehingga ketepatan dan kecepatan dalam pendistribusian BLT Dana Desa kepada masyarakat dimasa pendemi covid-19 ini, bisa terlaksana dengan baik sesuai ketentuan yang telah ditetapkan..

Diketahui bahwa, sebelumnya Nagari Pauh Kambar Kecamatan Nan Sabaris Kabupaten Padang Pariaman juga berhasil meraih penghargaan disebagai nagari pertama di Propinsi Sumatera Barat yang menyalurkan BLT Dana Desa akibat dampak Pandemi COVID-19 kepada masyarakat.

Penghargaan itu diberikan secara simbolis pada bulan Mei lalu, oleh Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Propinsi Sumbar Syafrizal Ucok di Kantor Wali Nagari Pauh Kambar.

“Adapun jumlah keluarga penerima manfaat, yang telah diselesaikan oleh Nagari Pauh Kamba adalah sebagai berikut. Diantaranya Data DTKS sebanyak 393 KK, penerima PKH 134 KK dan bantuan sembako 135 KK. Untuk penerima Dana Sosial tahap I adalah 310 KK, Data Tambahan tahap II Sekretaris Daerah 66 KK, Data tambahan tahap III Provinsi 102 KK dan penerima BLT Dana Desa/Nagari sebanyak 107 KK”. Jelas Wali nagari yang akrab disapa Utiah itu.

“Penyaluran dan pendistribusian yang dilakukan, sudah dilakukan secara benar sesuai petunjuk, yaitu melalui rekening bank. Namun apabila tidak ada bank disekitar wilayahnya, maka dapat disalurkan secara tunai dengan syarat tidak ada data penerima yang tumpang tindih. Ujar Utiah mengakhiri pembicaraan. (AS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *