BERITA UTAMA

SMSI Luak 50 Gelar Halal Bihalal, Syafri Ario: Mari Rapatkan Barisan

Teks foto: Pengurus SMSI Luak 50 Payakumbuh - Pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Luak Limopuluah menggelar halal bihalal pasca...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH TOKOH

Keluarga Besar Kabua Saiyo Antusias Sambut Dr. Zulmaeta

Payakumbuhpos.id | Payakumbuh-- Keluarga besar Kabua Saiyo antusias sambut calon Walikota Payakumbuh Dr. Zulmaeta ketika manfaatkan momen idulfitri 1445 H GOR...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH TOKOH

YB Dt. Parmato Alam, Jambangi Bara Cafe Bandarawang

Payakumbuhpos.id | Payakumbuh---Ketua DPRD kota Payakumbuh periode 2014-2019 Yendri Bodra Dt. Parmato Alam, jambangi Bara Cafe Bandarawang milik Fajri di kelurahan...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH TOKOH

Warga Koto nan Gadang Payakumbuh Utara Berhalal Bihalal Bersama Perantau

Payakumbuhpos.id|Payakumbuh--- Halal bihalal biasanya diselenggarakan di rumah atau tempat yang besar, dengan tujuan untuk saling bersilaturahmi khususnya pada saat usai...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR WISATA

Polres dan Disparpora Limapuluh Kota Bangun Hospitality Kepariwisataan

Payakumbuhpos.id|Limapuluh Kota---Kapolres Limapuluh Kota AKBP Ricardo Condrat Yusuf, S.H., S.I.K., M.H., bersama jajaran terus ciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di...

Rayakan Kelulusan Di Payakumbuh, Siswa SMK Dari Tanah Datar Diamankan Satpol PP

Payakumbuh — Entah apa yang ada dalam fikiran belasan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) asal Kabupaten Tanah Datar ini. Padahal, mereka menerima surat kelulusan sama dengan sekolah lainnya, yaitu kemarin.

Naas, niat ingin menggelar aksi euforia kelulusan sekolah di Kawasan BWSS V Batang Agam, mereka harus menerima kenyataan berhadapan dengan petugas penegak perda, Satpol PP Payakumbuh yang sedang melakukan patroli antisipasi penyakit masyarakat sekaligus antisipasi euforia pelajar SMP yang hari ini menerima surat kelulusan, Jumat (4/6) senja.

Satpol PP yang dipimpin Kabid Tibum Joni Parlin saat turun lapangan itu langsung menertibkan belasan siswa SMK yang bajunya sudah dicoret-coret dan disemprot cat. Mereka mendapat hukuman push up.

“Kita menertibkan sebanyak 17 siswa, ada 15 orang laki-laki dan 2 perempuan. Mereka diberi pembinaan dan sanksi fisik berupa push up, diberi arahan untuk bubar dan kembali ke rumah masing-masing,” kata Kasapol PP Devitra kepada media via whatsapp, Jumat (4/6) malam.

Devitra juga menginformasikan, menurut keterangan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV Provinsi Sumatera Barat Asricun, SMK 1 Tanjung Baru pengumuman kelulusan sudah dari kemaren. Dinas sudah memberikan instruksi kepada pihak sekolah agar mengantisipasi siswa untuk tidak melakukan euforia, namun tetap dilakukan.

“Saat ditanya petugas, alasan salah satu siswa supaya tidak diketahui oleh guru mereka mengadakan euforia kelulusan. Alasan mereka ke BWSS V karena dibawa teman agar tidak ketahuan guru atau pihak sekolah. Memang pihak sekolah tidak tahu, tapi mereka malah bertemu Satpol PP Payakumbuh,” papar Devitra.

Devitra juga menginformasikan, untuk siswa SMP, dari hasil pantauan Pukul 17.00 hingga 20.00 WIB belum ditemukan ada yang melakukan aksi euforia dengan konvoi di jalan atau coret-coret baju di tempat umum. (Benpi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *