BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....
BERITA UTAMA

Marta Emmelia Bongkar Dugaan Pemalsuan Saham oleh Suami, Polisi Anggap Urusan Pribadi.

Pekanbaru — Laporan dugaan pemalsuan tanda tangan yang melibatkan nama seorang notaris dan seorang suami, berakhir di meja penyidik dengan...

Pesan Wawako Erwin Yunaz, Anak Muda Payakumbuh Bisa Jadi Atlet E-Sports, Tapi Jangan Lupa Waktu

Payakumbuh –Pertandingan game online atau yang tren dengan nama E-Sport oleh generasi milenial yang dilaksanakan oleh Iven Organizer Sakatiak di Rumah Makan Karabu Baluik Siit, Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Padang Tinggi Piliang berlangsung sukses.

Keluar sebagai pemenang dalam pertandingan PUBG group KM2 dari Kelurahan Padang Tinggi Piliang, Juara 2 Baja Serba Usaha Kelurahan Balai Jariang, dan Juara 3 WOG Amanah Etek juga dari Kota Payakumbuh.

Hadiah juara satu diserahkan owner RM Karabu Siit Taufik, B.Ac, juara dua diserahkan Sekretaris Panitia Taufik Hasan dan Juara 3 diserahkan salah satu sponsor Resi Owner Gelamai Utama.

Sponsor dalam iven ini adalah Sahati Village, Saddam Sport, Galamai Utama, Jabal Magnet Automobilindo, Bayu Photo, Bayu Mart, Mistul Densiko, Rice Milling Papa Aga, Picturesque, Realme, Tri, Indah Bakery, dan Hagis Kafe.

Ketua panitia Kiki Zanaqri didampingi Sekretaris Taufik Hidayat, Minggu (14/2) menyebut pertandingan yang berlangsung selama dua hari itu, berlangsung sangat ketat. Ada 45 tim beranggotakan masing-masing 4 orang yang ikut bertanding dengan dibagi 3 shift. Panitia menyediakan hadiah trofi dan tabanas dengan nilai total Rp. 3 juta.

“Kami pihak panitia sangat menjaga bagaimana dalam situasi pandemi saat ini. Disamping jaga jarak dan cuci tangan, seluruh peserta, panitia, dan pengunjung diwajibkan untuk memakai masker,” sebut Kiki didampingi oleh Tika sebagai tim editor.

Pada hari pertama acara, Jumat (12/2)!sore, sempat dikunjungi olah Wakil Wali Kota Payakumbuh, Erwin Yunaz. Kepada panitia, Erwin berharap kejuaraan ini hendaknya bisa dimanfaatkan dengan sebaik mungkin untuk yang positif. Selama ini orang tua selalu resah dan agak memandang miring terhadap anak-anak mereka yang kecanduan Game Online ini.

“Dengan adanya kejuaraan ini setidaknya akan bisa menjadi referensi untuk orang tua bahwa game ini juga ada unsur olah raga nya. Disamping itu, yang lebih penting kami menyampaikan kepada para kaum milenial yang menggandrungi game ini jadi juga harus tau waktu. Dalam artian bisa mengatur waktu kapan waktu yang tepat untuk bermain, belajar dan yang tidak boleh lupa selalu melaksanan kewajiban kita sebagai umat yang beragama,” tambah Erwin Yunaz.

Apalagi E-Sport untuk tahun ini akan dijadikan salah satu cabang olah raga pada Porprov Sumbar nanti. Namanya ESI.

“Untuk itu kita perharap dengan adanya acara ini akan muncul atlet E-Sport andalan kota Payakumbuh nantinya,” tegas Erwin.

Sementara itu, selaku masyarakat setempat dan owner RM Karabu Baluik, Taufik B.Ac menyampaikan manusia tidak bisa lepas diri dari perkembangan teknologi. Pertandingan game online adalah salah satu ajang bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat mereka.

“Cuma kita berharap generasi muda dalam bermain itu jangan lupa waktu serta jangan tehambat pula pendidikan karena game. Jadikan game online ajang prestasi dan untuk silaturahim,” pesan Taufik. (Benpi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *