BERITA UTAMA

Ini Gugatan GPMania2024 ke PTUN Jakarta, Batalkan Pencapresan Prabowo-Gibran

Sunggul Hamonangan Sirait, SH, MH Payakumbuhpos.id -- Relawan Capres Ganjar Pranowo dan cawapres Mahfud MD, GP Mania 2024 Reborn meminta...
BERITA UTAMA

Bakor Paliko Pulang Kampuang, Gelar Sunatan Massal dan Bakti Sosial

PAYAKUMBUH - Perantau Minangkabau yang tergabung dalam Badan Koordinasi Ikatan Keluarga Payakumbuh-Limapuluh Kota (Bakor Paliko) Indonesia, Malaysia, dan Australia pulang...
BERITA UTAMA

Perjalanan Study Komparatif Wartawan Luak 50 Ke Kota Bertuah

Pekan Baru-- Keberangkatan rombongan wartawan Luak 50 Ke Kota Pekan Baru (Riau) merupakan agenda Study Komparatif yang dilaksanakan oleh Dinas...
BERITA UTAMA

Selain Tokoh Nasional HDI Sangat Peduli Terhadap Mahasiswa Luak Limopuluah Yang Berada di Pulau Jawa

Bogor--- Herman Darnel Ibrahim (HDI) selain tokoh nasional juga memiliki sebuah kepedulian terhadap para mahasiswa yang berasal.darii lLuak 50 yang...
BERITA UTAMA

Projo Ganjar Laporkan Budi Arie Setiadi ke Ketua Ombudsman Republik Indonesia

JAKARTA - Projo Ganjar yang diketuai oleh Nora Haposan Situmorang S.H.,Melaporkan Budi Arie Setiadi yang merupakan Menteri Komunikasi dan Informatika...

PERDANA DI SUMATERA BARAT, GUBERNUR MAHYELDI BUKA PERTEMUAN KADER POKJANAL POSYANDU DI LIMA PULUH KOTA

Limapuluh Kota, — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Dinas Kesehatan Provinsi melakukan Pertemuan Penguatan Kelompok Kerja Operasional Pembinaan Pos Pembinaan dan Pelayanan Terpadu (Pokjanal Posyandu) dalam Integrasi Layanan Primer (ILP) Tingkat Kabupaten/Kota, Provinsi Sumatera Barat Tahun 2023 di Aula kantor Bupati Sarilamak, Senin, (24/07/2023). Dibuka langsung oleh Gubernur Mahyeldi, Kabupaten Limapuluh Kota jadi Kota/Kabupaten perdana dalam pelaksanaan pertemuan kader Pokjanal Posyandu di Sumatera Barat. Pertemuan tersebut diselenggarakan dalam rangka mendukung pencegahan dan pengendalian penyakit tidak menular (PTM) serta percepatan penemuan deteksi dini faktor resiko PTM dan integrasi layanan primer (ILP) di Sumatera Barat. Turut hadir dalam pertemuan, Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt.Bandaro Rajo, Sekretaris Daerah Limapuluh Kota Widya Putra, Kepala Dinas Kesehatan Sumbar Lila Yanwar, Kepala Dinas Kesehatan Limapuluh Kota Yulia Masna, sejumlah Kepala perangkat daerah, Organiasi profesi PPNI, IBI,PERSAGI, Wali Nagari se Limapuluh Kota dan Kepala Puskesmas se Limapuluh Kota.

“Bidang kesehatan jadi faktor penting dalam mewujudkan indonesia emas 2045, pertemuan ini sangat penting diselenggarakan agar seluruh stakeholder terkait mulai dari Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, Desa, hingga Jorong bersama seluruh kader mampu bersinergi dan berkolaborasi dalam upaya peningkatan derajat kesehatan,” utas Gubernur Mahyeldi dalam sambutannya. Kemudian ditekankannya, kendali kesehatan ada di masing-masing puskesmas, untuk itu secara bersama harus di ‘back up’ stakeholder dengan memberikan penguatan demi memberi kepastian pelayanan kesehatan pada masyarakat. Gubernur juga meminta kepada masing-masing Puskesmas untuk membuat peta kesehatan di masing-masing wilayah kerjanya agar dapat diberikan tindakan yang terarah dan terukur dalam upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

Sebelumnya, Bupati Safaruddin mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan jajaran Dinkes Sumbar yang mefasilitasi pertemuan Pokjanal Posyandu dalam upaya pengembangan puskesmas, posyandu, posbindu di Kabupaten Limapuluh Kota. “Kita beruntung jadi yang pertama di Sumbar. Diharapkan camat, Wali nagari, Jorong dan Kader dapat mengikuti pertemuan dengan seksama serta harus terlibat dalam peningkatan derajat kesehatan,” ucapnya. Kemudian dikatakannya, Posyandu sebagai salah satu bagian dari layanan primer kedepannya akan berintegrasi dan memberikan layanan sesuai dengan siklus hidup dan dapat terintegasi dengan layanan kesehatan lainnya. “Kami mengajak kita semua untuk berdiskusi bagaimana strategi dalam pencegahan dan pengendalian PTM serta percepatan deteksi dini faktor resiko PTM dan mampu mewujudkan Posyandu sebagai integrasi layanan primer,” pungkasnya. (Benpi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *