BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....
BERITA UTAMA

Marta Emmelia Bongkar Dugaan Pemalsuan Saham oleh Suami, Polisi Anggap Urusan Pribadi.

Pekanbaru — Laporan dugaan pemalsuan tanda tangan yang melibatkan nama seorang notaris dan seorang suami, berakhir di meja penyidik dengan...

Pemko Payakumbuh Izinkan Proses Belajar Mengajar Tatap Muka di Sekolah

Payakumbuh – Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh mengizinkan kembali proses belajar mengajar tatap muka disekolah mulai awal Januari tahun 2021 ini dengan syarat tetap mematuhi protokol kesehatan yang ketat.

Sekretarsi Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda mengatakan keputusan ini disepakati setelah melakukan rapat dengan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV Sumatera Barat, Kementerian Agama Kota Payakumbuh, Dinas Pendidikan Kota Payakumhuh, Dinas Kesehatan serta Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Payakumbuh.

“Berdasarkan Surat Keputusan Bersama Empat Menteri untuk proses belajar mengajar tatap muka Payakumbuh sudah memenuhi syarat cuma ada beberapa mekanisme yang harus kita patuhi,” kata Sekretaris Daerah Rida Ananda di ruang kerjanya, Senin (04/01).

Untuk syarat itu sendiri Rida menyebutkan harus ada izin dari satgas Covid-19, surat pernyataan dari orang tua wali murid yang ditandatangani diatas materai tentang proses belajar tatap muka dimasa pandemi serta tenaga pendidik harus melakukan rapid tes terlebih dahulu.

“Kita akan melakukan rapit tes untuk 3553 tenaga pengajar disemua tingkatan di Payakumbuh, nanti kalau ada yang reaktif akan dilakukan tes swab,” ucapnya.

“Setelah itu kita juga akan melakukan tes swab secara bertahap untuk seluruh tenaga pendidik di Kota Payakumbuh untuk memastikan proses belajar mengajar yang aman dari Covid-19,” tukuknya.

Untuk kelancaran dan terjaminnya penerapan protokol kesehatan yang ketat selama proses belajar mengajar, Sekda Rida mengatakan akan membentuk tim khusus untuk memantau serta melihat kepatuhan siswa dalam menerapkan protkes baik itu disekolah ataupun sepulang sekolah.

“Akan ada tim khusus untuk memantau kegiatan siswa yang tidak mematuhi protokol kesehatan serta akan menindak siswa yang berkeliaran sepulang sekolah” pungkasnya. (Benpi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *