BERITA UTAMA

Diketuai Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An, Tim Pengabdian Masyarakat Univ USU Edukasi Masyarakat Kwala Bingai

Foto; Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An (Its) MEDAN – Tim pengabdian bagi masyarakat Universitas Sumatera Utara yang diketuai oleh Ns....
BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....

Pemko Bukittinggi Sepakat Hentikan Road Race Di Lapangan Kantin

Bukittinggi, Payakumbuhpos.id, Sabtu, (7/10) – Pemerintah Kota Bukittinggi telah melakukan diskusi dengan berbagai pihak terkait, atas kejadian maut pada gelaran Road Race di lapangan kantin kota itu, pekan lalu (1/10).

Hal tersebut dikatakan Wakil Walikota Bukittinggi Marfendi Maad usai kegiatannya di kampus Universitas Fort Dekock.

Ia mengatakan, kejadian serupa juga pernah terjadi beberapa tahun silam di tempat yang sama, dan dulu juga pernah dilarang untuk mengadakan event Road Race di kawasan tersebut. Nah kemarin terjadi lagi.

“Untuk itu kita sudah berkoordinasi, dan sudah telpon semua. Sepakat bahwasanya Road Race dihentikan,” tegasnya.

Wawako menjelaskan, pemerintah akan berusaha mencari jalan alternatif untuk menyalurkan hobi generasi muda.

Menyikapi tentang para rider kota Bukittinggi yang terlalu banyak, Marfendi mengatakan, kita akan berkolaborasi dengan Pemkab Agam atau bisa mengajukan ke provinsi atau Pusat. Tinggal pemko memikirkan Safety nya bagaimana.

Sebelumnya, Minggu (1/10). Satu Rider pada Event Road Race yang berlangsung di sirkuit lapangan kantin kota Bukittinggi meninggal dunia.

Diketahui pembalap muda berinisial MP (21), berasal dari Kecamatan Canduang Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat.

MP disebutkan tampil di Race kelas Matic Pemula 110 CC dan terlibat kecelakaan antara pembalap lainnya.

(Mel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *