BERITA UTAMA

Diketuai Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An, Tim Pengabdian Masyarakat Univ USU Edukasi Masyarakat Kwala Bingai

Foto; Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An (Its) MEDAN – Tim pengabdian bagi masyarakat Universitas Sumatera Utara yang diketuai oleh Ns....
BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....

Pemko Bukittinggi Gelar Sosialisasi dan Workshop PBJ di Lingkungan Pemerintahan

Bukittinggi, Payakumbuhpos.id, – Pemerintah Kota Bukittinggi melalui Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) gelar sosialisasi dan workshop pengadaan barang dan jasa pada PA/KPA fungsi pejabat pembuat komitmen di lingkungan Pemerintahan, kegiatan ini dilaksanakan di Aula Kantor Balaikota Bukittinggi, Rabu,(23/8).

Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar, diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Rismal Hadi, menyampaikan, pemahaman dan pengetahuan tentang aturan PBJ harus dikuasi serta dimiliki seluruh apatatur pemerintah, karena hal itu menjadi acuan dalam menjalankan pemerintahan.

Rismal menambahkan, kesuksesan suatu pembangunan itu dipengaruhi oleh sejumlah faktor, salah satunya efektifitas pelaksanaan pengadaan barang dan jasa, karena dengan pengadaan barang dan jasa yang dilandaskan tata nilai menciptakan penggunaan anggaran pembangunan yang tepat guna dan berhasil untuk mendorong pertumbuhan pembangunan daerah serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Untuk itu perlu upaya meningkatkan pengetahuan, keahlian, keterampilan, serta untuk menumbuhkan sikap profesional para PA/KPA dalam menjalankan tugas sebagai PPK.

(Mel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *