BERITA UTAMA

Diketuai Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An, Tim Pengabdian Masyarakat Univ USU Edukasi Masyarakat Kwala Bingai

Foto; Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An (Its) MEDAN – Tim pengabdian bagi masyarakat Universitas Sumatera Utara yang diketuai oleh Ns....
BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....

Ny.Henny Riza Falepi Gelar Bimtek Paud Se Payakumbuh

Payakumbuh — Demi meningkatkan kapasitas penyelenggaraan PAUD, Bunda PAUD Kota Payakumbuh Ny. Henny Riza Falepi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Pokja Bunda Paud Kecamatan dan Kelurahan Se Kota Payakumbuh yang dilaksanakan di Aula Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh,Jumat(24/9).

Bimtek Kali ini diikuti oleh Bunda PAUD Kecamatan dan Kelurahan Se Kota Payakumbuh dan berlangsung selama tiga hari mulai tanggal 23-25 September 2021.

Dalam sambutannya, Bunda PAUD Kota Payakumbuh Ny. Henny Riza Falepi mengatakan bahwa tumbuh kembang anak usia dini harus diprioritaskan sebagai investasi terbaik dalam siklus kehidupan manusia yang menjadi landasan sekaligus menentukan perkembangan anak selanjutnya.

“Oleh karena itu, layanan Pendidikan Anak Usia Dini yang menggabungkan proses asah, asih, asuh sebagai upaya untuk mengoptimalkan semua aspek perkembangan anak yang dilakukan secara terpadu agar dapat tumbuh dan berkembang sesuai prinsip holistik,” tuturnya.

Henny juga mengatakan, bahwa sebagai Bunda PAUD agar dapat mengoptimalkan peranan Bunda PAUD sebagai sosok panutan atau figur dan tokoh utama yang bekerja sebagai pendukung yang dapat menunjukkan kepedulian kepada Pendidikan Anak Usia Dini. 

“Sebagai penggerak masyarakat, peranan Bunda PAUD sangat urgent dan sangat dibutuhkan dalam menggerakkan semua pihak Melalui kepedulian dan pemberdayaan peran serta masyarakat dalam mendukung Satuan PAUD untuk melakukan upaya penguatan pembelajaran terutama di masa pandemi Covid-19 saat ini,” katanya.

Untuk itu Henny berharap, melalui kegiatan Bimtek tersebut, dapat memberikan pengetahuan bagi Tenaga Pendidik PAUD bahwa anak usia dini tidak hanya diberikan dalam satu bidang pendidikan saja tetapi juga perlu memberikan pelayanan mencakup kebutuhan yang berkaitan dengan kesehatan dan gizi, pola pengasuhan dan perlindungan bagi anak usia dini. 

Ditambahkan Henny, melalui Bimbingan Teknis Penguatan Pokja Bunda PAUD tersebut, dapat menjadi sarana untuk mengoptimalkan peranan Bunda PAUD dalam mewujudkan layanan PAUD yang berkualitas.

“Dengan cara menggugah kesadaran masyarakat untuk terus mendukung Lembaga PAUD. Dan sebagai orang tua untuk tetap melakukan pembelajaran dan stimulasi perkembangan anak usia dini, baik melalui kegiatan tatap muka dengan menerapkan protokol kesehatan maupun pembelajaran dari rumah,” pungkasnya.

Dalam laporannya, Kabid PAUD dan PNFI Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Syafni Hasni menjelaskan, kegiatan Bimtek itu diadakan bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan sinkronisasi program Bunda PAUD Kecamatan dan Kelurahan Se Kota Payakumbuh

Satuan PAUD Payakumbuh yang terdaftar di Dapodik ada 143, Diharapkan pelayanan dari satuan pendidikan bisa secara maksimal dan optimal diperoleh oleh anak usia dini. Pemko Payakumbuh pun juga telah memperhatikan kesejahteraan tenaga pendidiknya, dibuktikan dengan adanya dana insentif bagi tenaga pendidik PAUD, sebesar 450 ribu hingga 850 ribu rupiah perbulan sesuai dengan syarat yang ditentukan bagi tiap penerimanya.

Di tengah pandemi Covid-19 memang aktivitas di setiap satuan PAUD menurun, tetapi itu yang menjadi momen bagi kita untuk terus meningkatkan kualitasnya.

“Jikalau nanti pandemi ini berakhir, kita tidak canggung lagi. Kita harus memberikan pendidikan yang terbaik untuk anak-anak kita melalui PAUD yang berkualitas. Dan ini tidak mudah, untuk itu diperlukan kerjasama kita semua,”pungkasnya.(Benpi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *