BERITA UTAMA

Diketuai Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An, Tim Pengabdian Masyarakat Univ USU Edukasi Masyarakat Kwala Bingai

Foto; Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An (Its) MEDAN – Tim pengabdian bagi masyarakat Universitas Sumatera Utara yang diketuai oleh Ns....
BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....

Ny.Fiona Erman Safar Dikukuhkan Menjadi Ketua Umum SOlna Kota Bukittinggi Peride 2023-2027

Bukittinggi, Payakumbupos.id,– Pelatikan Pengurus Spesial Olympic Indonesia (SOlna) Kota Bukittinggi periode 2023-2027 dikukuhkan. Pelantikan dikukuhkan lansung oleh ketua umum SOlna Sumatera Barat di balirung rumdis wako, Jum’at,(22/9).

Ny. Fiona Erman Safar dipercaya sebagai Ketua Umum SOlna Bukittinggi sedangkan Dedi Fitria sebagai Anggota DPRD Bukittinggi di beri amanah sebagai ketua harian SOlna Bukittinggi.

Ketua Umum SOlna Sumatera Barat yang dijabat Ny. Harneli Mahyeldi adalah salah satu organisasi olahraga para atlet disabilitas dan mangalami hambatan inteletual yang dikenal dengan tuna grahitha.

” Semoga dengan di kukuhkan pengurusan SOlna Kota Bukittinggi masa Bhakti 2023- 2027 akan mampu membina dan mengembangkan kegiatan olahraga bagi Disabilitas dalam wadah Spesial Olympics Indonesia(SOlna) kota Bukittinggi terutama untuk mancari bibit olahraga SOlna secara bejenjang, mengarahkan dan memfasilitasi berbagai kegitan olahraga sesuai khususan serta jenis olahraganya,” ujar Ny.Harneli.

Wali Kota Bukittinggi Erman Safar melalui Sedako Martias Wanto, manyampaikan, Pemerintah Kota Bukittinggi telah melaksanakan wujud dari peraturan daerah dengan memperkerjakan sahabat disabilitas dilingkuangan pemko Bukittinggi dan melengkapi fasilitas umum yang ramah dan dapat diakses sahabat disabilitas seperti tortoar yang terpasang dijalan dan toilet yang ramah disabilitas.

” Pemko Bukittinggi akan senantiasa memcurahkan segenap pemikiran dan pembinaan terhadap atlet disabilitas dan memberikan dukungan moril dan materil bagi para atlet SOlna Kota Bukittinggi yang sudah mengharumkan nama kota Bukittinggi dalam berbagai event perlombaan olahraga ditingkat Regional dan Nasional. Dan bagi pengurus baru kami ucapakan selamat sudah di kukuhkan, hingga kedepannya bisa menjadi pengerak bagi penyandang disabilitas untuk berprestasi,” tambahnya.

Ketua umum SOlna Kota Bukittinggi Ny.Erman Safar didampingi Ketua Harian Dedi Fitria manyampaikan, Kita akan terus bekomitmen untuk meningkatkan segala potensi yang ada agar para penyadang disabilitas terus bisa dipadang untuk keberhasilan dalam pencapain ditingkat nasional.

” Kami akan terus manggali potensi dan kekuatan yang ada untuk menghasilkan preatasi,karena kami yakin di baliak kekurangan pasti ada kelebihan dibalik itu,” ungkap Ny. Fiona Erman Safar.

Kadis Pemuda dan Olahraga Bukittinggi, Nenta Oktavia, menambahkan, Pemko Bukittinggi akan terus memberikan dukungan guna mewujudkandisabilitas yang mampu bersaing di bidang olahraga sasuai dengan kemampuan yang ada.

” Salah satu wujud Pemko Bukittinggi memperhatikan para penyandang Disabilitas ini dengan memberikan hiba sebesar 100 juta dianggaran tahun 2023 ini. Dari Deklarasi yang dicanangkan sebagai kota inskusif dan sebagai bukti keperdulian pemerintah maka pemerintah Bukittinggi telah menetapkan tentang perda No.10 tahun 2019 tentang disabilitas,” pungkasnya. (Mel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *