BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....
BERITA UTAMA

Marta Emmelia Bongkar Dugaan Pemalsuan Saham oleh Suami, Polisi Anggap Urusan Pribadi.

Pekanbaru — Laporan dugaan pemalsuan tanda tangan yang melibatkan nama seorang notaris dan seorang suami, berakhir di meja penyidik dengan...

Nagari Galugua Kembali Banjir, Banyak Rumah Terendam

Limapuluh Kota–Hujan dengan intensitas tinggi kembali melanda Nagari Galugua, Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Lima Puluh Kota, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) pada Senin (10/01/22).

Akibatnya, puluhan rumah warga terendam banjir menyusul luapan Sungai Batang Kampar setinggi lutut dan sungai kecil lainnya di kawasan tersebut.

Menurut Ferizal Ridwan, solusi untuk penangan di galugua itu, pertama mesti dilakukan pengerukan sungai secara besar besaran dan materialnya dijadikan timbunan jalan dan jalan galugua tanjung jajaran yang 5 KM.

Kedua tranmigasi yang ada disana mesti dilanjutkan pembangunannya, sehingga kemudian akan bisa dipindahkan masyarakat yang tinggal dibantaran sungai itu ke bantaran tranmigasi.

“Intinya sekali merangkul dua dayung, tiga pulau terlampaui sekali dua, tiga hutang terbayar,” ucap Ferizal Ridwan yang akrab di sapa Buya.

Hal tersebut juga dibenarkan oleh Wali Nagari Galugua Zulfahmi, menurutnya itu bukan pertama kali terjadi di galugua.

“Iya benar adanya banjir, namun untuk berapa banyak jumlah rumah terendam kami belum tau pasti,” pungkasnya.

Hal tersebut diungkapkan salah satu warga, hujan lebat yang terjadi membuat sungai meluap dan berakibat pemukiman masyarakat terendam. Jumlah rumah yang terendam di Jorong Koto Tangah Nagari Galugua itu mencapai puluhan rumah.

”Benar, ada beberapa rumah terendam air setinggi lutut di Nagari Galugua Kecamatan Kapur IX, banjir yang merendam lahan pertanian serta masyarakat mengunakan perahu sampan , puluhan rumah warga juga terendam banjir akibat sungai Batang Kapur meluap,” tutupnya. (Benpi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *