BERITA UTAMA

Diketuai Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An, Tim Pengabdian Masyarakat Univ USU Edukasi Masyarakat Kwala Bingai

Foto; Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An (Its) MEDAN – Tim pengabdian bagi masyarakat Universitas Sumatera Utara yang diketuai oleh Ns....
BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....

Musrenbang Payakumbuh Selatan, Camat Ingin Ingin Optimalkan Potensi Wisata

Payakumbuh–Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) 2021 Kecamatan Payakumbuh Selatan dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Erwin Yunaz di aula kantor camat setempat, Kamis (11/2).

Hadir dalam acara rutin tahunan tersebut Kepala dan perwakilan OPD, Camat L. Kefrinasdi, Ketua KAN, Lurah, Fasilitator Kelulahan, LPM, dan tokoh masyarakat se Kecamatan Payakumbuh Selatan.

Dalam sambutannya, Wawako Erwin Yunaz menyampaikan kondisi daerah saat ini mengalami defisit anggaran sebesar 100 miliar lebih akibat dana transfer pusat yang dikurangi. Pemko akhirnya terpaksa melakukan refokusing kepada program kegiatan yang akan dilaksanakan kedepannya.

“Tahu ini sudah dilakukan refokusing, bukan tidak mungkin kita juga melakukan rerefokusing di tahun depan karena masih dalam suasana pandemi Covid-19,” tegasnya.

Wawako juga menambahkan, untuk itu usulan pembangunan fisik yang telah dimusyawarahkan oleh warga dan perangkat kelurahan harus yang betul-betul dilihat urgensinya. Artinya memang yang sangat dibutuhkan sekali. Apalagi menyangkut keberlangsungan bagi khalayak ramai.

“Pembangunan SDM harus menjadi perhatian, seperti pelatihan Khatib Jumat, Imam, dan Muazin. Bahkan pelatihan adat budaya juga diperlukan agar nilai-nilai kehidupan kita sebagai orang Minang dan orang Islam tidak tergerus oleh perkembangan zaman,” kata Erwin.

Sementara itu, Camat L. Kefrinasdi memaparkan ada lebih dari 80 usulan yang diterima dari 6 kelurahan di Payakumbuh Selatan, karena pencaharian penduduk disini 70 persennya adalah petani, maka sebagian besar usulan terkait jaringan irigasi. Namun, beberapa kelurahan ada juga mengusulkan program-program pelatihan bagi pengembangan SDM.

“Kita harap di tahun 2022 kondisi keuangan daerah membaik, sehingga usulan-usulan yang kita bahas hari ini dapat terealisasi,” kata Camat.

Camat juga sempat menyinggung kalau bakal ada rencana duduk bersama KAN dan tokoh masyarakat Nagari Aua Kuniang untuk mencari peluang-peluang baru untuk mempromosikan dan pengembangan objek wisata Panorama Ampangan.

“Setiap tamu yang kita ajak ke objek wisata ini mengaku kagum dengan keindahan pemandangannya, sarananya sudah ditambah oleh dinas, namun pengelolaannya masih belum optimal, kalau ada inovasi-inovasi baru dari warga setempat tentu akan meningkatkan volume kunjungan, efeknya ke pendapatan daerah dan peningkatan perekonomian warga sekitar juga,” kata L Kefrinasdi.

Camat juga menyampaikan, di Payakumbuh Selatan juga ada 2 embung yang sudah dibangun oleh Balai Sungai, nantinya akan difungsikan sebagai sumber air di Payakumbuh. Wali Kota Riza Falepi sangat memperhatikan kebutuhan air bersih bagi warganya karena baik pertanian dan rumah tangga tak lepas dari kebutuhan akan air.

“Kedepan, bila embung ini sudah siap sedia untuk dikelola oleh Pemko, maka kita di Payakumbuh Selatan akan mempersiapkan program-program terbaik untuk menjadikannya objek wisata unggulan,” pungkasnya.

Musrenbang kemudian dilanjutkan dengan diskusi antara Faskel, tokoh masyarakat dan narasumber perwakilan OPD yang hadir. ( Benpi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *