Meswadi Hendra : Sekolah Jangan Hanya Menamatkan Lulusan Tapi Berkewajiban Menyalurkan Lulusan, Magang Ke Jepang 2022
Bukit Tinggi–Tidak puas dengan predikat Nasional yang disandangnya, SMK Kesehatan GENUS terus berupaya mencari terobosan untuk lulusan bisa bekerja.
Ini dibuktikan dengan Pasca Penandatanganan MoU (Memorandum Of Understanding) antara SMK KESEHATAN GENUS BUKITTINGGI, PADANG dan Pekan Baru dengan Pihak Jepang beberapa bulan lalu di Truntum Hotel Padang disaksikan oleh Staf Ahli Gubernur, Sekda Kota Bukittinggi, Plt Kadis Pendidikan Provinsi Sumbar.
Dipaparkan Meswadi Hendra sebagai Koordinator Yayasan dan Ketua Pemagangan luar negeri, lulusan SLTA , SMK, dan Umum bisa kami latih untuk bisa di Magangkan di Jepang selama 3 tahun sebagai tenaga kesehatan, Perawat Lansia, Pekerja Pabrik, Perkebunan dan lain lain.
Sabtu, 30 Juli 2022 Meswadi Hendra melepas secara resmi 20 orang lulusan yang sudah dibekali keterampilan dasar khususnya bahasa Jepang dan budaya ke salah satu Lembaga Pelatihan Kerja di Jakarta.

Selama mengikuti Pelatihan lanjutan di Jakarta selama lebih kurang 5 -7 bulan, peserta akan diberangkatkan ke negeri sakura dengan gaji 12 – 18 juta di tahun pertama tentunya harus memiliki kemampuan bahasa jepang level internasional.
Meswadi Hendra mengajak dan menghimbau kepada generasi muda untuk jangan terlalu berharap jadi pegawai negeri. Toh sekarang pemerintah Jepang sudah membuka peluang besar bagi tamatan SMK/SMA/PT untuk berkiprah Magang di Jepang.
Sekolah harus berinovasi agar lulusan bisa bekerja sesuai keahlian atau bisa melanjutkan ke Perguruan Tinggi ternama.
Hafiz, salah seorang perwakilan orangtua peserta mengucapkan banyak terima kasih kepada SMK KESEHATAN GENUS khususnya Meswadi Hendra akrab dipanggil “Sensei” yang telah memberikan kesempatan dan peluang ke anak kami untuk bisa di Magangkan di Jepang dalam waktu dekat. Kami orang tua bangga dan merestui anak kami untuk magang di Jepang mencari uang, pengalaman dan berharap sepulang dari negeri sakura bisa membuka usaha di tanah air atau kembali melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi,” ungkap orang tua Elda dengan penuh harap. (Benpi)













