Menggelar Sepeda Wisata Explore Sawahlunto
Sawalunto–Salah satu upaya membangkitkan kembali pariwisata di ranah minang dilakukan Rezka Oktoberia bersama Runner Up 5 Puteri Indonesia 2020, dr. Yoan Clara Teken, didampingi Wali Kota Sawahlunto Deri Asta, Ketua DPRD Eka Wahyu, Sekretaris Daerah Kota Sawahlunto Ambun Kadri, dan Kapolres AKBP Junaidi Nur melakukan ‘gowes’ sepeda wisata dengan rute di seputar Sawahlunto di Minggu (35/1) pagi.
Kegiatan bersepeda wisata bertema “Sehat, Pariwisata Unggul, UMKM Bangkit” itu diawali di garis start sepeda di Lapangan Segitiga dan finish di Museum Gudang Ransum.
Sementara itu, perjalanan Rezka dilanjutkan dengan mengunjungi beberapa destinasi wisata sejarah seperti Museum Goedang Ransoem, Info Box, Lubang Mbah Soero dan tenun songket silungkang.
Kekayaan sejarah di Sawahlunto itulah yang menurut Srikandi Luak Limopuluah itu dapat membuat geliat pariwisata yang menjadi salahsatu penunjang untuk meningkatkan perekonomian warga yang terpuruk akibat pandemi Covid-19 saat ini.
“Sekaya ini potensinya di Sawahlunto tapi masih belum ada ditindaklanjuti oleh pemerintah pusat. Insyallah kita akan bantu mendesak presiden agar segera dibentuk badan pengelola yang akan menjadi leading sector agar pengelolan warisan budaya dunia ini terintegrasi dan terpadu,” kata Rezka.
Kunjungan Rezka Oktoberia ke Sawahlunto diakhiri di Silungkang dengan membeli kain Songket. Wali Kota Sawahlunto Deri Asta yang mendampingi Rezka selama berkegiatan tersebut menyampaikan kehadiran Rezka Oktoberia diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi Kota Sawahlunto dan Sumbar pada umumnya.
Sebagai wakil rakyat dari Sumatera Barat, Deri juga menyampaikan sejumlah harapan dan aspirasi yang diharapkan bisa dibantu Rezka di Senayan, Jakarta. Terutama terkait Sawahlunto yang sudah ditetapkan sebagai Kota Warisan Budaya Dunia, kebanggaan Sumatera Barat itu.
“Perjuangan Ibu Rezka ke pemerintah pusatlah yang kami harapkan demi terwujudnya pengelolaan wisata terintegrasi dan terpadu ini, sudah lama kami mengidamkannya. Muaranya tentu akan menunjang pembangunan dan pelayanan pada masyarakat. Ini bukan berbicara Sawahlunto saja, tapi Sumatera Barat,” pungkasnya. (Benpi)













