BERITA UTAMA KABAR SUMBAR

TIGA SKANDAL DI DINKES AGAM: Kasus Asusila Magek Menggantung, Sopir Merasa Ditinggalkan Kadis, Rangkap Jabatan Wartawan Pemkab Tutup Mata

TIGA SKANDAL DI DINKES AGAM: Kasus Asusila Magek Menggantung, Sopir Merasa Ditinggalkan Kadis, Rangkap Jabatan Wartawan Pemkab Tutup Mata  ...
BERITA UTAMA

Heboh! Masyarakat Tarok Pertanyakan Sertifikat atas Ex Kantor Lurah Tarok yang Diklaim Pemko Payakumbuh

PAYAKUMBUH — Heboh, masyarakat Tarok pertanyakan terbitnya sertifikat atas Ex Kantor Lurah Tarok yang Diklaim Pemko Payakumbuh. Hal tersebut sempat...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan   *AGAM, Payakumbuhpos.id*...
BERITA UTAMA

Diketuai Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An, Tim Pengabdian Masyarakat Univ USU Edukasi Masyarakat Kwala Bingai

Foto; Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An (Its) MEDAN – Tim pengabdian bagi masyarakat Universitas Sumatera Utara yang diketuai oleh Ns....
BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...

Melestarikan Adat Minang Kabau, Apel Jumat Pagi Camat Payakumbuh Timur Pakai Takuluak Pompong

Payakumbuh–-Ada suatu hal yang luar biasa pada Apel Pagi, Jum’at 24 Juni 2022 di Kecamatan Payakumbuh Timur. Dimana kaum wanita mengenakan baju kuruang basiba dan Takuluak Pompong serta kaum pria memakai baju guntiang cino dan bercelana batiak.

Kegiatan yang berdasarkan edaran Gubernur Sumatera Barat dan Walikota Payakumbuh tersebut, merupakan salah satu dalam melestarikan Adat dan budaya Minang Kabau khususnya di Kota Payakumbuh.

Menurut Camat Payakumbuh Timur Dewi Novita , bahwa apel menggunakan pakaian adat ini berlangsung setiap minggu pertama danketiga setiap bulan nya.

” Kegiatan apel menggunakan pakaian adat ini, berlangsung pada minggu pertama dan minggu ketiga setiap bulan nya. Tujuan dengan kegiatan ini dalam rangka melestarikan adat minang kabau,” ujar Dewi.

Lebih jauh Dewi mengatakan kegiatan apel dengan menggunakan pakaian adat minang Kabau ini , sangat di dukung oleh Niniak Mamak dan masyarakat setempat

” Kegiatan dengan menggunakan pakaian adat minang Kabau ini, sangat di dukung oleh masyarakat ,terlebih dari kaum Niniak Mamak,” imbuh Dewi.

Dewi juga mengatakan alangkah bangganya jika semua pegawai di Payakumbuh setiap apel mengenakan pakaian adat minang kabau ini .

” Kita bisa lihat daerah tetangga yang bangga mengenakan pakaian adat dalam melaksanakan setiap apel atau upacara . Untuk itu hendaknya dapat Kita terapkan di Kecamatan Payakumbuh Timur ini,”imbuh Dewi lagi .

Kemudian Kepala Kecamatan Payakumbuh Timur tersebut berpesan bahwa dalam melestarikan adat kalau bukan Kita siapa lagi

“Siapa lagi kalau bukan kita untuk melestarikan adat dan budaya minang Kabau ini. Maka nya setiap minggu Pertama dan minggu ketiga kita melaksanakan apel dengan mengenakan pakaian adat ini di lingkungan Kecamatan Payakumbuh Timur,”pungkas Dewi .(Benpi)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *