BERITA UTAMA

Ini Gugatan GPMania2024 ke PTUN Jakarta, Batalkan Pencapresan Prabowo-Gibran

Sunggul Hamonangan Sirait, SH, MH Payakumbuhpos.id -- Relawan Capres Ganjar Pranowo dan cawapres Mahfud MD, GP Mania 2024 Reborn meminta...
BERITA UTAMA

Bakor Paliko Pulang Kampuang, Gelar Sunatan Massal dan Bakti Sosial

PAYAKUMBUH - Perantau Minangkabau yang tergabung dalam Badan Koordinasi Ikatan Keluarga Payakumbuh-Limapuluh Kota (Bakor Paliko) Indonesia, Malaysia, dan Australia pulang...
BERITA UTAMA

Perjalanan Study Komparatif Wartawan Luak 50 Ke Kota Bertuah

Pekan Baru-- Keberangkatan rombongan wartawan Luak 50 Ke Kota Pekan Baru (Riau) merupakan agenda Study Komparatif yang dilaksanakan oleh Dinas...
BERITA UTAMA

Selain Tokoh Nasional HDI Sangat Peduli Terhadap Mahasiswa Luak Limopuluah Yang Berada di Pulau Jawa

Bogor--- Herman Darnel Ibrahim (HDI) selain tokoh nasional juga memiliki sebuah kepedulian terhadap para mahasiswa yang berasal.darii lLuak 50 yang...
BERITA UTAMA

Projo Ganjar Laporkan Budi Arie Setiadi ke Ketua Ombudsman Republik Indonesia

JAKARTA - Projo Ganjar yang diketuai oleh Nora Haposan Situmorang S.H.,Melaporkan Budi Arie Setiadi yang merupakan Menteri Komunikasi dan Informatika...

Masuk 5 besar, PTSP dan PPB Kota Payakumbuh Bakal Uji Petik Oleh Kementerian Investasi Dan BPKM

Payakumbuh– Setelah Pemerintah Kota Payakumbuh melakukan presentasi di Kementerian Investasi dan BKPM pada 28 dan 29 Juni lalu, dari 10 nominasi kota besar se Indonesia dalam hal berkinerja sangat baik di bidang Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan Percepatan Pelaksanaan Berusaha (PPB), hasilnya sudah keluar 5 nominasi.

Paparan Sekretaris Daerah Rida Ananda yang didampingi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Harmayunis dan Kabid Pelayanan Terpadu Agus Tri Susatya berhasil membuat Payakumbuh menjadi 5 besar bersama Kota Bekasi, Bandung, Semarang, dan Pekanbaru.

Wali Kota Riza Falepi yang turut menyaksikan proses penilaian oleh kementerian di Jakarta itu menyampaikan Kota Bandung dan Bekasi patut diakui, karena tingkat investasi di Bekasi dengan banyaknya industri, sementara di Payakumbuh investasi banyak yang kelasnya UKM.

“Tapi ini adalah tantangan bagi kita kedepannya, hasil penilaian tim penilai dari Kementerian Investasi dan BKPM yang bakal uji petik melalui virtual pada 14 Juli nanti adalah bahan bagi kita untuk mengevaluasi sejauh mana kinerja kita dalam urusan pelayanan publik terkait PTSP dan PPB,” kata Riza didampingi Sekda Rida Ananda kepada media di balai kota, Selasa (6/7).

Sementara itu, menurut Sekda Rida Ananda rencananya uji petik dilakukan secara langsung dengan tim kementerian yang datang ke Payakumbuh. Namun, karena adanya kebijakan PPKM Mikro di Jawa dan Bali, maka proses uji petik dilakukan secara daring atau virtual.

Sekda juga menambahkan, dengan menjadi nominator dalam ajang bergengsi ini saja, pelayanan publik Kota Payakumbuh yang semakin hari semakin dirasakan masyarakat ini telah memenuhi standar atau memenuhi syarat disebut pelayanan publik terbaik di Indonesia.

“Semoga kita bisa terus meningkatkan pelayanan prima demi membahagiakan masyarakat. Yang jelas, ini kesempatan kita untuk menunjukkan kepada pemerintah pusat kalau kita serius dalam urusan pelayanan publik,” ungkap Sekda.( benpi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *