BERITA UTAMA

Diketuai Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An, Tim Pengabdian Masyarakat Univ USU Edukasi Masyarakat Kwala Bingai

Foto; Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An (Its) MEDAN – Tim pengabdian bagi masyarakat Universitas Sumatera Utara yang diketuai oleh Ns....
BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....

Masuk 5 besar, PTSP dan PPB Kota Payakumbuh Bakal Uji Petik Oleh Kementerian Investasi Dan BPKM

Payakumbuh– Setelah Pemerintah Kota Payakumbuh melakukan presentasi di Kementerian Investasi dan BKPM pada 28 dan 29 Juni lalu, dari 10 nominasi kota besar se Indonesia dalam hal berkinerja sangat baik di bidang Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan Percepatan Pelaksanaan Berusaha (PPB), hasilnya sudah keluar 5 nominasi.

Paparan Sekretaris Daerah Rida Ananda yang didampingi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Harmayunis dan Kabid Pelayanan Terpadu Agus Tri Susatya berhasil membuat Payakumbuh menjadi 5 besar bersama Kota Bekasi, Bandung, Semarang, dan Pekanbaru.

Wali Kota Riza Falepi yang turut menyaksikan proses penilaian oleh kementerian di Jakarta itu menyampaikan Kota Bandung dan Bekasi patut diakui, karena tingkat investasi di Bekasi dengan banyaknya industri, sementara di Payakumbuh investasi banyak yang kelasnya UKM.

“Tapi ini adalah tantangan bagi kita kedepannya, hasil penilaian tim penilai dari Kementerian Investasi dan BKPM yang bakal uji petik melalui virtual pada 14 Juli nanti adalah bahan bagi kita untuk mengevaluasi sejauh mana kinerja kita dalam urusan pelayanan publik terkait PTSP dan PPB,” kata Riza didampingi Sekda Rida Ananda kepada media di balai kota, Selasa (6/7).

Sementara itu, menurut Sekda Rida Ananda rencananya uji petik dilakukan secara langsung dengan tim kementerian yang datang ke Payakumbuh. Namun, karena adanya kebijakan PPKM Mikro di Jawa dan Bali, maka proses uji petik dilakukan secara daring atau virtual.

Sekda juga menambahkan, dengan menjadi nominator dalam ajang bergengsi ini saja, pelayanan publik Kota Payakumbuh yang semakin hari semakin dirasakan masyarakat ini telah memenuhi standar atau memenuhi syarat disebut pelayanan publik terbaik di Indonesia.

“Semoga kita bisa terus meningkatkan pelayanan prima demi membahagiakan masyarakat. Yang jelas, ini kesempatan kita untuk menunjukkan kepada pemerintah pusat kalau kita serius dalam urusan pelayanan publik,” ungkap Sekda.( benpi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *