BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....
BERITA UTAMA

Marta Emmelia Bongkar Dugaan Pemalsuan Saham oleh Suami, Polisi Anggap Urusan Pribadi.

Pekanbaru — Laporan dugaan pemalsuan tanda tangan yang melibatkan nama seorang notaris dan seorang suami, berakhir di meja penyidik dengan...

Mabitkan Anak-anak Sabtu Malam, Didikan Subuh Masjid Al Falah Pakan Selasa Dikunjungi Tim Pembina

Payakumbuh — Adanya kekhawatiran sebagian kalangan akan minimnya kader mubaligh yang memiliki kemampuan menjadi khatib, imam dan penyelenggara jenazah menjadi perhatian serius pemerintah Kota Payakumbuh.

Mengantisipasi hal itu, Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Bagian Kesra gencar melakukan pembinaan keagamaan kepada generasi muda, salah satunya melalui pembinaan didikan subuh.

“Didikan subuh merupakan salah satu sarana mencetak generasi muda yang memiliki kemampuan dalam praktek ibadah seperti menjadi penceramah, imam, muadzin dan keterampilan pengamalan ibadah lainnya,” ujar Kabag Kesra Setdako Payakumbuh Irwan Suwandi saat melakukan pembinan Didikan Subuh di Masjid Al Falah Pakan Selasa Air Tabit Kecamatan Payakumbuh Timur, Minggu (04/09/2022).

Dikatakan, setiap anak yang mengikuti didikan subuh akan terlatih untuk tampil dan terampil dalam menjalankan praktek ibadah. Berbagai praktek ibadah diajarkan dan dilatih dalam pembinaan didikan subuh.

“Anak-anak didikan subuh dilatih pidato, mengaji, sari tilawah, azan, hafalan ayat, penyelenggaraan jenazah, kesenian islam, dan lain-lain. Mereka disuruh tampil setiap pekan, sehingga diharapkan mereka akan terampil dikemudian hari,” terang Irwan.

Ditambahkan, pihaknya berharap melalui pembinaan didikan subuh yang rutin diadakan di banyak masjid yang ada di Kota Payakumbuh, maka kekhawatiran hilangnya kader mubaligh di Kota Payakumbuh tidak akan terjadi.

“Semoga Payakumbuh tidak pernah kekurangan kader mubaligh. Tidak ada masjid yang urung jumatan karena tak ada kader menjadi khatib cadangan begitu khatib yang diundang tidak hadir,” ujar Irwan.

Sementara, Ketua LDS Kecamatan Payakumbuh Timur, Buya Ipendi Muis menyampaikan pihaknya cukup gembira dengan perkembangan didikan subuh di beberapa masjid yang ada diwilayah binaannya.

“Kami laporkan, didikan subuh di Masjid Al Falah ini mulai menggeliat, beberapa inovasi dilakukan pengurus, termasuk anak-anak mabit dulu di masjid menjelang didikan subuh. Itu sebabnya kami menetapkan masjid Al Falah ini sebagai lokasi binaan yang dikunjungi Tim Kota,” ujar Ipendi Muis.

Sementara Ketua LDS Kota Payakumbuh, Hendri Naldi mengatakan, pihaknya dibawah arahan Bagian Kesra akan melakukan pembinaan secara bergilir ke seluruh LDS kecamatan se Kota Payakumbuh.

“Insyaallah pembinaan ini akan maraton dilakukan diseluruh kecamatan. Mudah-mudahan mampu memotivasi para guru dan siswa didikan subuh untuk lebih giat lagi berlatih, sehingga lahir kader-kader mubaligh tangguh kedepan,” pungkas Hendri Naldi. (Benpi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *