BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....
BERITA UTAMA

Marta Emmelia Bongkar Dugaan Pemalsuan Saham oleh Suami, Polisi Anggap Urusan Pribadi.

Pekanbaru — Laporan dugaan pemalsuan tanda tangan yang melibatkan nama seorang notaris dan seorang suami, berakhir di meja penyidik dengan...

Kuda Walikota Payakumbuh Keluar Sebagai Juara Pada Payakumbuh – Bank Nagari Open Race 2022, Mustafa Sambut Pialanya

Payakumbuh – – Keluar sebagai Juara Pertama pada ajang Pacuan Kuda Payakumbuh – Bank Nagari Open Race 2022, Kuda Lady Security Milik Walikota Payakumbuh H. Riza Falepi Dt. Ka Ampek Suku pada race terakhir di kelas AB 3 TH Calon Derby Jarak 1600 Meter. Ajang bergengsi tersebut, berlangsung di Lapangan Pacuan Kuda, Kubu Gadang, Kota Payakumbuh, Minggu 20 Februari 2022.

Atas kemenangan tersebut, Kuda Lady Security berhak menerima Trophy dan Medali yang diserahkan langsung oleh panitia kepada Mustafa yang merupakan salah seorang anggota DPRD Payakumbuh dari Fraksi PKS.

Mustafa dalam hal ini, menyampaikan apresiasi atas semangat panitia dan pecandu kuda dalam mensupport iven pacu kuda ini. Diakuinya memang disayangkan menggelar pacu kuda tanpa banyak penonton karena Kota Payakumbuh berada pada level 2 Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

“Kalau kita lihat, orang yang ada dalam acara ini tak sampai 15 persen dari kapasitas tempat, jadi yang tak dapat menonton langsung bisa menonton lewat siaran TV Denai dan media sosial Pemko Payakumbuh,” kata Mustafa.

Level 2 PPKM sebenarnya memperbolehkan kapasitas penonton 50 persen, namun panitia sukses melaksanakan. Karena kita tau mengontrol massa dengan 100 tenaga keamnaan cukup sulit, tapi masih bisa dikendalikan.

“Kedepan kita berharap pandemi usai dan iven pacu kuda bisa berlangsung lebih meriah dari tahun-tahun sebelumnya. DPRD sangat mendukung,” kata Mustafa, politikus PKS itu.

Sementara itu, Panitia Pelaksana Dasril mengatakan dalam iven ini ada 12 race dengan kelas berbeda. Pesertanya kuda didominasi oleh kuda lokal dari berbagai daerah di Provinsi Sumatera Barat, juga ada beberapa kuda dari provinsi lain.

“Hasil pelaksanaan hari ini kita evaluasi dan akan kita lengkapi apa kekurangannya pada iven pacu kuda mendatang, apalagi dengan ditayangkan secara live perantau kita bisa mengobati kerinduan akan alek anak nagari ini,” pungkasnya. (Benpi)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *