BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....
BERITA UTAMA

Marta Emmelia Bongkar Dugaan Pemalsuan Saham oleh Suami, Polisi Anggap Urusan Pribadi.

Pekanbaru — Laporan dugaan pemalsuan tanda tangan yang melibatkan nama seorang notaris dan seorang suami, berakhir di meja penyidik dengan...

Kantor Walikota Payakumbuh Didatangi KPK RI

Payakumbuh — Datang dari Gedung Merah Putih, Ibu Kota Indonesia, Jakarta, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia, Lili Pintauli Siregar mandatangi kantor Balai Kota Payakumbuh, Rabu (25/11).

Kedatangannya bersama jajaran KPK disambut oleh Wali Kota Riza Falepi bersama Wakil Wali Kota Erwin Yunaz, Ketua DPRD Hamdi Agus, Sekretaris Daerah Rida Ananda, dan jajaran pejabat di Pemerintahan Kota Payakumbuh.

Bukan untuk memeriksa keuangan Pemko, namun KPK hadir memberikan Sosailisasi Pencegahan Korupsi dan Penguatan Integritas kepada kurang lebih 100 orang aparatur sipil negara (ASN) di Payakumbuh, mulai dari kepala dinas, sekretaris, camat, dan kabag sekretariat daerah.

Wali Kota Riza Falepi dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada KPK RI, karena ilmu dari KPK langsung yang diterima oleh Payakumbuh.

“Sebuah hal yang istimewa bagi kota yang berpenduduk hampir 140.000 jiwa ini,” kata Riza.

Dijelaskan Riza apabila pemerintah tidak bisa menjaga dengan baik uang negara, maka hasilnya akan aneh aneh. Kalau bisa menjaganya, walaupun APBD tidak cukup atau kurang, maka pekerjaan bisa diselesaikan.

“Saat ini, untuk APBD kami insyaallah cukup untuk membangun Payakumbuh. Tapi harus kami akui pandemi Covid-19 membuat APBD turun dan kami melakukan refokusing kepada program-program di tahun depan, seperti adanya pengurangan kepada beberapa kegiatan,” kata Riza.

Riza juga menyampaikan untuk bersih 100 persen tentu sangat susah, tapi Riza ingin berusaha, bagaimana kredibilitas ASN di pemko ditingkatkan dan Riza mengapresiasi bawahannya yang mau menjaga amanah dan bekerja dengan baik.

“Apresiasi itu kita tunjukkan dalam bentuk memberi tunjangan kepada ASN, cukup tinggi dibanding kota/kabupaten lain di Sumbar,” kata Riza.

Sementara itu, Wakil Ketua KPK Republik Indonesia Lili Pintauli Siregar memberikan apresiasi kepada Pemko Payakumbuh yang memfasilitasi dengan baik pelaksanaan sosialisasi itu. Menurut mereka Payakumbuh termasuk kota yang terbuka untuk berkoordinasi dan berdiskusi.

“KPK bersama tim memaparkan hal penting, dalam memberi tugas kepada pemerintah agar terhindar dari korupsi. Mari kita sama-sama memastikan Indonesia baik, Payakumbuh baik, sesuai dengan tujuan Nasional didalam UUD 1945,” kata Lili mengawali materinya. (Benpi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *