BERITA UTAMA

Ini Gugatan GPMania2024 ke PTUN Jakarta, Batalkan Pencapresan Prabowo-Gibran

Sunggul Hamonangan Sirait, SH, MH Payakumbuhpos.id -- Relawan Capres Ganjar Pranowo dan cawapres Mahfud MD, GP Mania 2024 Reborn meminta...
BERITA UTAMA

Bakor Paliko Pulang Kampuang, Gelar Sunatan Massal dan Bakti Sosial

PAYAKUMBUH - Perantau Minangkabau yang tergabung dalam Badan Koordinasi Ikatan Keluarga Payakumbuh-Limapuluh Kota (Bakor Paliko) Indonesia, Malaysia, dan Australia pulang...
BERITA UTAMA

Perjalanan Study Komparatif Wartawan Luak 50 Ke Kota Bertuah

Pekan Baru-- Keberangkatan rombongan wartawan Luak 50 Ke Kota Pekan Baru (Riau) merupakan agenda Study Komparatif yang dilaksanakan oleh Dinas...
BERITA UTAMA

Selain Tokoh Nasional HDI Sangat Peduli Terhadap Mahasiswa Luak Limopuluah Yang Berada di Pulau Jawa

Bogor--- Herman Darnel Ibrahim (HDI) selain tokoh nasional juga memiliki sebuah kepedulian terhadap para mahasiswa yang berasal.darii lLuak 50 yang...
BERITA UTAMA

Projo Ganjar Laporkan Budi Arie Setiadi ke Ketua Ombudsman Republik Indonesia

JAKARTA - Projo Ganjar yang diketuai oleh Nora Haposan Situmorang S.H.,Melaporkan Budi Arie Setiadi yang merupakan Menteri Komunikasi dan Informatika...

Jembatan Namang Guguak Memprihatinkan, Rezka Minta Tindak Lanjut Pemprov Sumbar

LimapuluhKota — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Rebuplik Indonesia (DPR-RI) Rezka Oktoberia meminta pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk segera menindaklanjuti Jembatan Namang di Jorong Kuranji nagari Guguak VIII Koto, Kecamatan Guguak.

“Jembatan Namang ini sudah lama tak diperbaiki, keberadaan jembatan ini menjadi urat nadi perekonomian masyarakat Limapuluh Kota,” kata Rezka kepada Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy saat meninjau pembangunan di masa Reses masa persidangan ketiga tahun sidang 2020-2021 di Kabupaten Limapuluh Kota, Minggu (28/2).

Rezka menguraikan kalau jembatan tersebut harus menjadi perhatian khusus Pemerintah Provinsi Sumatera Barat karena Jalan Tan Malaka adalah jalan yang diwewenangi oleh pemprov. Sebagai wakil rakyat Rezka wajib menyampaikan apa yang menjadi aspirasi masyarakat yang diterimanya kepada instansi terkait.

“Karena ini menjadi kewenangan pemerintah provinsi, kita langsung sampaikan kepada Wakil Gubernur kalau ini sudah seharusnya segera ditindak lanjuti, karena sudah banyak keluhan masyarakat, takutnya menelan korban jiwa,” sebut Rezka dalam diskusinya bersama Wagub Sumbar yang baru dilantik Audy Joinaldi.

Sebagai wakil rakyat, Rezka akan terus selalu menyuarakan suara masyarakat demi kepentingan, pertumbuhan ekonomi, dan kelangsungan hidup harkat martabat masyarakat kabupaten Limapuluh Kota dan daerah pemilihannya Sumbar II.

Masa reses merupakan waktunya bagi anggota DPR RI melakukan kegiatan konstitusionalnya di luar masa sidang, yang memberikan kesempatan untuk melihat, merasakan, dan mendengarkan suara rakyat khususnya di daerah pemilihan anggota DPR di masing-masing wilayahnya.

Pertemuan dan diskusi tersebut juga turut dihadiri oleh Rektor UNP Profesor Ganefri, Kadis PUPR Kabupaten Limapuluh Kota, serta perangkat nagari dan tokoh-tokoh masyarakat Guguak. (Benpi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *