BERITA UTAMA

Ini Gugatan GPMania2024 ke PTUN Jakarta, Batalkan Pencapresan Prabowo-Gibran

Sunggul Hamonangan Sirait, SH, MH Payakumbuhpos.id -- Relawan Capres Ganjar Pranowo dan cawapres Mahfud MD, GP Mania 2024 Reborn meminta...
BERITA UTAMA

Bakor Paliko Pulang Kampuang, Gelar Sunatan Massal dan Bakti Sosial

PAYAKUMBUH - Perantau Minangkabau yang tergabung dalam Badan Koordinasi Ikatan Keluarga Payakumbuh-Limapuluh Kota (Bakor Paliko) Indonesia, Malaysia, dan Australia pulang...
BERITA UTAMA

Perjalanan Study Komparatif Wartawan Luak 50 Ke Kota Bertuah

Pekan Baru-- Keberangkatan rombongan wartawan Luak 50 Ke Kota Pekan Baru (Riau) merupakan agenda Study Komparatif yang dilaksanakan oleh Dinas...
BERITA UTAMA

Selain Tokoh Nasional HDI Sangat Peduli Terhadap Mahasiswa Luak Limopuluah Yang Berada di Pulau Jawa

Bogor--- Herman Darnel Ibrahim (HDI) selain tokoh nasional juga memiliki sebuah kepedulian terhadap para mahasiswa yang berasal.darii lLuak 50 yang...
BERITA UTAMA

Projo Ganjar Laporkan Budi Arie Setiadi ke Ketua Ombudsman Republik Indonesia

JAKARTA - Projo Ganjar yang diketuai oleh Nora Haposan Situmorang S.H.,Melaporkan Budi Arie Setiadi yang merupakan Menteri Komunikasi dan Informatika...

Jalan A Yani Di Pasar Payakumbuh Dipercantik Dengan Drainase Baru Dan Pedestrian Area

Payakumbuh — Wajah Kota Payakumbuh terus dipercantik dengan pembangunan pedestrian area, dan yang paling penting sekali saluran-saluran drainase di bawahnya juga dibangun dengan lebih baik agar bisa mengatasi genangan air di kala hujan.

Seperti yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Dinas Bina Marga, Cipta Karya Dan Tata Ruang dengan kegiatan pengelolaan dan pengembangan sistem drainase yang terhubung langsung dengan sungai lintas daerah kabupaten/kota dan kawasan strategis provinsi.

Menurut keterangan Isriza Kasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan Dinas Bina Marga, Cipta Karya Dan Tata Ruang Provinsi Sumbar selaku PPTK saat dihubungi media, Jumat (17/9), mengatakan anggaran pembangunan drainase di Payakumbuh ini bersumber dari APBD Pemprov Sumbar Tahun Anggaran 2021.

“Selain itu, ada lagi kegiatan Pemprov di Kota Payakumbuh seperti pembangunan drainase di Lundang dan pembangunan sarana penunjang TPA Regional di Padang Karambia,” ungkapnya.

Dari pantauan media, terlihat kendaraan berat eskavator sedang bekerja membongkar drainase lama di Jalan A Yani. Akan digali saluran drainase dengan panjang sekitar 400 meter, mulai dari kanopi sampai jembatan Ratapan Ibu, Kamis (16/9).

Pekerjaan senilai Rp.3.124.998.000 itu dilaksanakan oleh PT. Mutiara Medya Mandiri dengan waktu selama 149 hari kalender dengan Konsultan Pengawas CV. Karahositama Consultant, telah dimulai sejak 05 Agustus 2021 lalu.

Menurut Don Werry Dt. Nan Bosa selaku pelaksana pekerjaan dari PT. Mutiara Medya Mandiri, pekerjaan yang dilakukan adalah menggali saluran drainase yang akan awalnya pembingkaran trotoar lama dibbawah kanopi, memasang kerb, dan pipa untuk buangan air dari jalan ke drianase.

Sementara itu, untuk pedestrian area, dijelaskannya trotoar diperlebar menjadi 1,8 meter, karena trotoar lama hanya sekitar 1 meter saja, maka akan ada bahu jalan yang dikorbankan. Area untuk pejalan kaki ini sengaja diperlebar guna memudahkan akses masyarakat.

“Pedestrian areanya dibuat sama seperti, yang di Jalan Sudirman biar ada keserasian,” kata Don.

Karena pembangunan itu berada di Kelurahan Nunang Daya Bangun dan area pasar, media kemudian mewawancara Ketua Karang Taruna Nunang Daya Bangun Dedi Hendri. Asenk (panggilan akrab Dedi- red) mengatakan drainase lama ini dibangun di zaman penjajahan, jauh sebelum dirinya lahir. Terlihat memang keras sekali material drainase lama ini, cukup kewalahan alat beratnya menggali dan menghancurkan bekas betonisasi yang lama.

Diterangkannya, karena pembangunan ini dilaksanakan di area pasar dan sedikit banyaknya akan mengganggu aktifitas lalu lintas dan perparkiran, maka pihak kontraktor telah berkomunikasi dengan Dinas Perhubungan, Damkar, Dinas Koperasi dan UKM, dan Satlantas Polres Payakumbuh agar kelancaran selama pengerjaan.

“Apalagi, jalan yang sedang dibongkar adalah akses yang biasa dilalui keluar masuk mobil damkar, maka perlu diperhitungkan kemungkinan kendala-kendala yang ditimbulkan oleh pekerjaan ini,” pungkasnya. (Benpi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *