BERITA UTAMA

Ini Gugatan GPMania2024 ke PTUN Jakarta, Batalkan Pencapresan Prabowo-Gibran

Sunggul Hamonangan Sirait, SH, MH Payakumbuhpos.id -- Relawan Capres Ganjar Pranowo dan cawapres Mahfud MD, GP Mania 2024 Reborn meminta...
BERITA UTAMA

Bakor Paliko Pulang Kampuang, Gelar Sunatan Massal dan Bakti Sosial

PAYAKUMBUH - Perantau Minangkabau yang tergabung dalam Badan Koordinasi Ikatan Keluarga Payakumbuh-Limapuluh Kota (Bakor Paliko) Indonesia, Malaysia, dan Australia pulang...
BERITA UTAMA

Perjalanan Study Komparatif Wartawan Luak 50 Ke Kota Bertuah

Pekan Baru-- Keberangkatan rombongan wartawan Luak 50 Ke Kota Pekan Baru (Riau) merupakan agenda Study Komparatif yang dilaksanakan oleh Dinas...
BERITA UTAMA

Selain Tokoh Nasional HDI Sangat Peduli Terhadap Mahasiswa Luak Limopuluah Yang Berada di Pulau Jawa

Bogor--- Herman Darnel Ibrahim (HDI) selain tokoh nasional juga memiliki sebuah kepedulian terhadap para mahasiswa yang berasal.darii lLuak 50 yang...
BERITA UTAMA

Projo Ganjar Laporkan Budi Arie Setiadi ke Ketua Ombudsman Republik Indonesia

JAKARTA - Projo Ganjar yang diketuai oleh Nora Haposan Situmorang S.H.,Melaporkan Budi Arie Setiadi yang merupakan Menteri Komunikasi dan Informatika...

Himbauan Dan Sosialisasi Tim Penegak Protokol Kesehatan Kota Payakumbuh, Akan Ada Sanksi Kedepan

Payakumbuh–Tim Penegak Protokol Kesehatan Kota Payakumbuh yanf terdiri dari TNI-POLRI dan Satpol PP terus gencar mensosialisasikan dan mendisiplinkan warga untuk memutus mata rantai penularan Virus Corona.

Tak hanya di lingkungan keramaian seperti pasar saja, tim juga mengunjungi kafe-kafe dan restoran yang ada di Kota Payakumbuh seperti Kobeng, Natus Cafe, dan Kawa Daun.

Bahkan, pusat-pusat perbelanjaan seperti swalayan besar juga mereka sidak agarr terbantunya upaya-upaya yang dilakukan Tim Gugus Tugas.

Di Kawa Daun misalnya, pada Kamis (16/9) malam, aparat memberikan pemahaman kepada pengunjung, demi keamanan bersama maka setiap kafe harus mewajibkan penghunaan masker bagi pengunjung dan pegawainya.

“Penyelenggara juga harus mengecek alat cuci tangan dan pengukur suhu tubuh bagi pengunjung. Pemilik usaha memperhatikan pengunjung agar setiap yang masuk bermasker, kalau tidak maka seyogyanya mereka diberikan masker oleh pemilik usaha,” kata petugas TNI.

Sebelumnya, Kasatpol PP Devitra saat diwawancara media, Selasa (14/9) menyebut saat ini baru sosialisasi dan himbauan yang dilaksanakan, nantinya akan ada sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan berupa sanksi administrasi dan denda.

“Sanksi itu bisa surat peringatan, kerja sosial, denda, bahkan pidana ringan kurungan, mudah-mudahan himbauan petugas dapat dipahami dan diterapkan oleh masyarakat demi memutus mata rantai penularan Virus Corona di Payakumbuh,” kata Devitra.

Aksi petugas ini ditanggapi pengunjung Kawa Daun, Bambang (41) menyampaikan apresiasi kepada petugas yang selalu aktif melakukan pengawasan dan menegakkan protokol kesehatan.

“Kita mendukung, semoga nanti keluar aturan atau payung hukumnya sehingga petugas dapat menindak warga yang bandel,” ungkapnya.

Sementara itu, warga lain Fahman menyampaikan upaya petugas harus didukung penuh agar tak terjadi penularan Covid-19 di Payakumbuh dari klaster kafe-kafe, restoran, dan swalayan. (benpi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *