BERITA UTAMA

Bintang Utama Bantai KBS di LJP

Teks foto: SSB KBS dibantai SSB Bintang Utama dengan skor 0-6, di lapangan kelurahan Koto Baru, kecamatan Payakumbuh Timur, Jumat...
BERITA UTAMA

Bukti Rasa Syukur, Masyarakat Sijunjung Gelar Tradisi Bakaua Adat di Los Tobek

Sijunjung,Payakumbuhpos - Bakaua Adat adalah sebentuk tradisi yang ada dimasyarakat Minang Kabau, khususnya Kabupaten Sijunjung sebagai bentuk rasa syukur kepada...
BERITA UTAMA

DPD Pappri Sumbar Himpun Dana Bencana Alam Sumatera Barat

Teks foto: Kru Pappri Sumbar ikut sakaki menghimpun pencarian dana bencana alam Sumatera Barat.       Payakumbuhpos.id | Payakumbuh-- Pasca...
BERITA UTAMA

Disorot Fraksi Golkar, Habiskan APBD Rp1,5 M, Kini Incinerator Sudah Menjadi Besi Tua

Teks foto: Wirman Putra-Juru Bicara Fraksi Golkar DPRD kota Payakumbuh.       Payakumbuhpos.id | Payakumbuh--- Gaung kasus incinerator di RSUD...
BERITA UTAMA

Lulus di ITB Lewat Jalur Undangan, YB. Dt. Parmato Alam Salurkan Bea Siswa

Teks foto: Yendri Bondra Dt. Parmato Alam salurkan bantuan bea siswa kepada Ranji Andiko yang lulus di ITB Bandung lewat...

Hebat! TTG Satrovid 19 Dari Kota Payakumbuh Juara 2 Di Tingkat Provinsi

Payakumbuh — Satrovid 19, alat multi fungsi yang mengakomodir kebutuhan protokol kesehatan besutan SMA IBS Raudhatul Jannah Kota Payakumbuh berhasil keluar sebagai juara 2 dalam Lomba Teknologi Tepat Guna Unggulan dan Inovasi Teknologi Tepat Guna Tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun 2022.

Keputusan itu berdasarkan SK Gubernur Sumatera Barat Nomor 410-542-2022 tentang penetapan juara lomba tersebut yang keluar pada 12 Juli 2022. Para peserta dinilai langsung oleh Tim Independen Provinsi Sumbar bersama Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Sumbar dengan tahapan penilaian proposal dan penilaian presentasi inovasi yang diusulkan oleh tiap daerah yang menjadi peserta.

Sebagai perwakilan Kota Payakumbuh, sebelumnya inovasi milik SMA IBS Raudhatul Jannah Kota Payakumbuh sudah menjuarai iven yang sama di tingkat Kota Payakumbuh pada tahun 2021 lalu yang digelar oleh Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Payakumbuh, di Bidang Litbang dan Evaluasi.

Kepala Bappeda Kota Payakumbuh Yasrizal didampingi Sub Koordinator Inovasi dan Teknologi Robby Hafanos kepada media, Sabtu (16/7), menyampaikan berdasarkan hasil penjaringan sejak tahun 2019, sampai saat ini jumlah alat teknologi tepat guna (TTG) terjaring sebanyak 39 alat.

“Yang sudah menjuarai tingkat provinsi ada 4 alat, sementara 1 sudah menembus ke tingkat nasional, yakni alat pengupil jagung milik inovator Joni Saputra, owner Chokato,” kata Yasrizal.

Yasrizal menambahkan, dibandingkan daerah kota/kabupaten lain, Kota Payakumbuh adalah daerah terkaya inovasi TTG nya. Banyak inovator yang begitu kreatif menghasilkan karya yang begitu bermanfaat untuk dunia usaha industri dan pertanian. Bappeda Kota Payakumbuh membuka wadah melalui penjaringan melalui lomba yang sudah dilaksanakan sejak tahun 2019.

“Ini juga membuka peluang bagi investor untuk berinvestasi di Kota ini, sumber daya manusia yang dimiliki oleh Kota Randang cukup mumpuni berkompetisi dalam TTG,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Riza Falepi menyampaikan selamat kepada SMA IBS RJ, yang telah sukses mengharumkan nama Kota Payakumbuh di tingkat Provinsi Sumbar, diharapkan bisa lolos ikut ke tingkat Nasional.

“Saya adalah orang teknik. Teknologi memudahkan pekerjaan dengan biaya murah, sehingga bermanfaat bagi pengguna dan orang lain. Saya mengajak anak-anak muda untuk mengembangkan kreatifitas dan memikiki semangat enterpreneur untuk membangun kota ini dan menghasilkan karya-karya yang inovatif. Selamat untuk SMA IBS RJ, semoga jejaknya diikuti oleh inovator lain yang lebih handal lagi kedepannya,” kata wali kota dua periode itu.

“Dengan adanya wadah lomba di tingkat kota, ini merupakan ajang yang kami siapkan untuk masyarakat yang mau dan ingin ikut berkontribusi memajukan daerah dengan kreativitas melalui inovasi tanpa batas,” pungkasnya.

Di sisi lain, selaku penyusun proposal usulan inovasi tersebut, Robby Hafanos menyampaikan penjaringan dilaksanakan di tingkat kota merupakan kerja tim bappeda melalui penjaringan kompetisi secara terbuka, terstruktur dan berdasarkan hasil penilaian yang telah ditentukan.

“Dari 5 alat TTG yang kita usulkan di tingkat provinsi, Satrovid 19 mampu masuk dalam nominasi dan meraih peringkat 2, ini merupakan bukti bahwa Kota Payakumbuh memiliki inovator-inovator yang hebat,” ungkapnya. (Benpi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *