BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....
BERITA UTAMA

Marta Emmelia Bongkar Dugaan Pemalsuan Saham oleh Suami, Polisi Anggap Urusan Pribadi.

Pekanbaru — Laporan dugaan pemalsuan tanda tangan yang melibatkan nama seorang notaris dan seorang suami, berakhir di meja penyidik dengan...

Gelar Forum Renja, Diskominfo Kota Payakumbuh Bahas Ini!

Payakumbuh–Guna menyelaraskan program kerja dinas dengan aspirasi dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di kota Payakumbuh, Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Payakumbuh gelar Focus Renja OPD bersama seluruh OPD se-kota Payakumbuh, Rabu (23/2).

Kegiatan yang berlangsung di aula Kopay Diskominfo lantai III kantor Walikota Payakumbuh itu membahas tentang Rencana Kerja (Renja) Tahun 2023 dan Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2023-2026 Diskominfo Kota Payakumbuh. Diskominfo dalam pelaksanaan Forum Renja tersebut turut didampingi oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) kota Payakumbuh.

Diawal sambutannya, kepala Diskominfo Junaidi katakan bahwa dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, dan akuntabel, maka sangat perlu diterapkan sistem e-goverment dalam mewujudkan hal tersebut, apalagi ditengah perkembangan teknologi yang semakin pesat saat ini membuat kita harus bisa memberikan hasil kerja yang lebih maksimal lagi dengan teknologi ini,” kata Junaidi yang turut didampingi oleh Sekretaris Diskominfo Armen Busra.

Menurut Junaidi, dalam menghadapi perkembangan teknologi ini, yakni kota Payakumbuh yang akan menuju smarcity dan dalam pengadopsian Smartcity ini maka pemerintah kota Payakumbuh menerapkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

“dalam menghadapi smartcity ini, kita (OPD) semua dituntut untuk dapat mengsinergikan program dan kegiatan yang ada dibawah pengelolaan OPD terkait, supaya setiap program yang telah masuk dalam satu data ini akan lebih efisien dan efektif untuk pengelolaan dan juga lebih mudah untuk penyampaian data tersebut ke pemerintah pusat. Dan terkait dengan data yang telah terkumpul ini maka akan didapati satu data agar bagaimana nantinya kota Payakumbuh bisa diakses oleh semua masyarakat sehingga transparansi data kota Payakumbuh dapat kita raih,” ungkap Junaidi.

Lebih lanjut, dalam membawa kota Payakumbuh menjadi kota pintar, Junaidi menyampaikan bahwa sebuah kota pintar itu tentu haruslah memiliki warga dengan perekonomian yang baik, dimana hal ini bisa didapatkan dengan semuanya bersinergi untuk meningkatkan wisata dan para pelaku usaha dalam promosi terhadap hal tersebut.

Terkait tujuan forum digelar, Junaidi mengatakan bahwa forum ini digelar untuk menyatukan ide dan gagasan bersama agar dapat tercapainya Payakumbuh Maju, sehingga kedepannya Diskominfo selaku dinas yang merupakan corong dari pemerintahan dapat memberikan dan menyampaikan informasi dan data kepada masyarakat secara transparan atas dukungan OPD semua di kota Payakumbuh,” paparnya.

Senada dengan Junaidi, sekretaris Armen Busra turut menambahkan jika Diskominfo kota Payakumbuh kedepannya akan lebih ekstra lagi untuk penerapan pemerintahan yang berbasis elektronik ini agar kot Payakumbuh dapat segera mencapai kota pintar (smartcity).

Menjelang kegiatan FGD akan selesai, Junaidi berikan masukan terhadap seluruh peserta yang hadir agar nantinya dalam menggelar kegiatan forum diskusi dapat dihelat diruangan yang lebih terbuka, tidak harus selalu diruangan resmi, karna dengan berada ditempat yang luas dan terbuka tentu akan membuat kita semua dapat membuka pikiran secara lebih luas sehingga akan banyak masukan ide-ide gagasan yang muncul disaat forum diskusi tersebut berlangsung,” tutupnya mengakhiri. (Benpi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *