BERITA UTAMA KABAR SUMBAR

TIGA SKANDAL DI DINKES AGAM: Kasus Asusila Magek Menggantung, Sopir Merasa Ditinggalkan Kadis, Rangkap Jabatan Wartawan Pemkab Tutup Mata

TIGA SKANDAL DI DINKES AGAM: Kasus Asusila Magek Menggantung, Sopir Merasa Ditinggalkan Kadis, Rangkap Jabatan Wartawan Pemkab Tutup Mata  ...
BERITA UTAMA

Heboh! Masyarakat Tarok Pertanyakan Sertifikat atas Ex Kantor Lurah Tarok yang Diklaim Pemko Payakumbuh

PAYAKUMBUH — Heboh, masyarakat Tarok pertanyakan terbitnya sertifikat atas Ex Kantor Lurah Tarok yang Diklaim Pemko Payakumbuh. Hal tersebut sempat...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan   *AGAM, Payakumbuhpos.id*...
BERITA UTAMA

Diketuai Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An, Tim Pengabdian Masyarakat Univ USU Edukasi Masyarakat Kwala Bingai

Foto; Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An (Its) MEDAN – Tim pengabdian bagi masyarakat Universitas Sumatera Utara yang diketuai oleh Ns....
BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...

Gaji Guru Honor Masih Minim, YB. Dt. Parmato Alam Minta Pemko Buka Formasi Guru PPPK

payakumbuhpos.id – Ketua Fraksi Golkar sekaligus Anggota Komisi C DPRD Kota Payakumbuh YB Dt. Parmato Alam berharap Pemerintah Kota Payakumbuh membuka perekrutan guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Kondisi saat ini Payakumbuh kekurangan 300 lebih guru SD dan SMP.

“Guru kita banyak yang honorer, gaji mereka minim, bahkan ada yang dibawah 1 juta. Seharusnya minimal sama dengan upah minimum provinsi (UMP). Guru ini penting, kalau ini tidak diperhatikan, maka kedepan konsekuensinya menurunnya kualitas pendidikan kita, dan juga seharusnya kita sudah membuka rekrutmen PPPK guru. Persoalannya mau atau tidak? Kami di DPRD mendorong karena ini persoalan daerah,” kata Dt. Parmato Alam kepada kepada media saat turun lapangan komisi C ke SMPN 5 Payakumbuh, Rabu (10/3).

YB. Dt. Parmato Alam yang merupakan Ketua DPRD periode 2014-2019 itu mengatakan dewan terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan, dari sarana dan prasarana saja 70 persen sekolah di Payakumbuh sudah baik, tapi peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik dan kependidikan non PNS masih seakan terbaikan.

“Selalu aspirasi dari para guru honorer yang disampaikan kepada kami di DPRD adalah minimnya gaji atau insentif yang mereka terima, padahal tugas mereka tidak ada bedanya dengan guru yang PNS,” ujar Parmato Alam.

Anak nagari Aua Kuniang itu juga menegaskan kalau peningkatan mutu pendidikan salahsatu instrumennya adalah pendidik, tak hanya sarana prasarana sekolah saja. Kesejahteraan pendidik menjadi bukti perhatian pemerintah daerah terhadap sumber daya manusianya.

“Dewan akan terus mendorong peningkatan kesejahteraan guru, kami melihat tidak seimbang pengabdiannya dengan apa yang mereka terima. Ukurannya guru ini tak bisa dinilai dengan materi, namun minimal untuk memenuhi kehidupan mereka tentu ada standarnya,” kata politikus Golkar itu. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *