BERITA UTAMA

Pengurus Pusat Serikat Pekerja Kerah Biru Hadiri Sosialisasi Empat Pilar di Gedung Nusantara IV

Jakarta,- Pengurus Pusat Federasi Serikat Pekerja Kerah Biru-Serikat Pekerja Seluruh Indonesia menghadiri undangan Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) pada acara...
BERITA UTAMA

Marta Uli Emmelia: Empat Pilar Kebangsaan Sangat Diperlukan Dalam Kehidupan Bernegara

Teks foto; Ketua Bidang Ekonomi dan Bisnis FSP Kerah Biru-SPSI, Marta Uli Emmelia., Ketua MPR Bambang Soesatyo, dan Roderick Manna...
BERITA UTAMA

Pelepasan dan Perpisahan Kelas VI SD Plus Muhammadiyah Diwarnai Ketua LKAAM Payakumbuh

  Teks foto: Ketua LKAAM Payakumbuh Yendri Bodra Dt. Parmato Alam kepada 61 siswa kelas VI SD Plus Muhammadiyah Payakumbuh...
BERITA UTAMA

Bintang Utama Bantai KBS di LJP

Teks foto: SSB KBS dibantai SSB Bintang Utama dengan skor 0-6, di lapangan kelurahan Koto Baru, kecamatan Payakumbuh Timur, Jumat...
BERITA UTAMA

Bukti Rasa Syukur, Masyarakat Sijunjung Gelar Tradisi Bakaua Adat di Los Tobek

Sijunjung,Payakumbuhpos - Bakaua Adat adalah sebentuk tradisi yang ada dimasyarakat Minang Kabau, khususnya Kabupaten Sijunjung sebagai bentuk rasa syukur kepada...

Empat Orang yang Diduga Pelaku LGBT Berhasil di Amankan Satpol PP Kota Bukittinggi

Bukittinggi, Payakumbuhpos.id, – Satuan Polisi Pamong Praja ( SatPol PP) Kota Bukittinggi, Sumatera Barat berhasil mengamankan empat orang yang diduga pelaku LGBT, dua orang antaranya menjadi admin atau pengelola akun media sosial penyuka sesama jenis “Gay Bukittinggi”.

Dini hari tadi Keempatnya diringkus di tiga lokasi berbeda, mereka ini aktif di media sosial dan diamankan saat live diduga untuk menjaring sesama jenis,” ungkap Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Bukittinggi, Efriyadi, Senin, (17/4)

Beliau menambahkankan akun medsos “Gay Bukittinggi” dengan jumlah pengikut ribuan ini diduga menjadi wadah mencari dan menjaring pelaku LGBT di sekitar Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam.

” Untuk penjaringan dua pelaku LGBT di Agam, kita langsung berkoordinasi dengan Satpol-PP Kabupaten Agam untuk proses penindakan lebih lanjut,” kata Efriadi.

Pelaku akhirnya diamankan dari pengembangan dan informasi lapangan dan diringkus di dua titik yang ada di Bukittinggi dan satu di wilayah Agam dan satupun tidak ada ber KTP Kota Bukittinggi.

“Pelaku diamankan di kantor Satpol PP Bukittinggi dan dikenakan denda administrasi sesuai Perda Nomor 3 tahun 2015,” tambahnya.

Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar, setelah apel gabungan Satpol PP, langsung merespon dengan berkomunikasi dengan empat pelaku.

Wali Kota menyayangkan dengan tindakan keempat LGBT ini yang melancarkan aktifitasnya di Bukittinggi dan sekitarnya.

“Bukittinggi ini harus dibersihkan dari LGBT, kita harus kurangi, habiskan LGBT di Bukittinggi, jangan sampai ada penambahan jumlah LGBT di kota kita ini,” tegasnya.

Ia menegaskan akan mencabut izin hotel dan tempat apapun yang memfasilitasi kegiatan maksiat dan aktifitas LGBT di Bukittinggi.

Keempat pelaku, langsung diperiksa dinas kesehatan, terkait sipilis, hepatitis dan HIV.
Selanjutnya, keempatnya akan segera dipulangkan ke kampung halaman mereka dan diminta untuk berubah.#(mel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *