BERITA UTAMA

Ini Gugatan GPMania2024 ke PTUN Jakarta, Batalkan Pencapresan Prabowo-Gibran

Sunggul Hamonangan Sirait, SH, MH Payakumbuhpos.id -- Relawan Capres Ganjar Pranowo dan cawapres Mahfud MD, GP Mania 2024 Reborn meminta...
BERITA UTAMA

Bakor Paliko Pulang Kampuang, Gelar Sunatan Massal dan Bakti Sosial

PAYAKUMBUH - Perantau Minangkabau yang tergabung dalam Badan Koordinasi Ikatan Keluarga Payakumbuh-Limapuluh Kota (Bakor Paliko) Indonesia, Malaysia, dan Australia pulang...
BERITA UTAMA

Perjalanan Study Komparatif Wartawan Luak 50 Ke Kota Bertuah

Pekan Baru-- Keberangkatan rombongan wartawan Luak 50 Ke Kota Pekan Baru (Riau) merupakan agenda Study Komparatif yang dilaksanakan oleh Dinas...
BERITA UTAMA

Selain Tokoh Nasional HDI Sangat Peduli Terhadap Mahasiswa Luak Limopuluah Yang Berada di Pulau Jawa

Bogor--- Herman Darnel Ibrahim (HDI) selain tokoh nasional juga memiliki sebuah kepedulian terhadap para mahasiswa yang berasal.darii lLuak 50 yang...
BERITA UTAMA

Projo Ganjar Laporkan Budi Arie Setiadi ke Ketua Ombudsman Republik Indonesia

JAKARTA - Projo Ganjar yang diketuai oleh Nora Haposan Situmorang S.H.,Melaporkan Budi Arie Setiadi yang merupakan Menteri Komunikasi dan Informatika...

Dinas Pariwisata Bukittinggi Akan Segera Mengelar Event PEDATI 2023

Bukittinggi, Payakumbuhpos.id,- Kamis,( 30/11/2023), — Pemerintah Kota Bukittinggi melalui Dinas Pariwisata akan menggelar Pekan Kebudayaan Bukittinggi ( PEDATI ) tahun 2023, salah satu event terbesar yang digelar Pemko Bukittinggi di tahun ini.

Pelaksanaan acara event besar ini dimulai tanggal 09 hingga 21 Desember 2023, merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Bukittinggi sebagai wujud implementasi dari agenda strategi untuk meningkatkan Pariwisata dan UMKM berbagai Daerah di Sumatera Barat, dengan mengambil tema ” Kolaborasi Untuk Bukittinggi Hebat Dan Indonesia Maju ” dengan Anggaran Dana 2,5 M dari APBD.

Event kegiatan PEDATI ini juga sebagai sarana promosi wisata, mempunyai daya tarik yang tinggi karena menggelar keanekaragaman potensi kebudayaan dan kesenian dari berbagai etnis warga kota dan simpatisan dari daerah dan provinsi serta negara tetangga.

Seperti kesenian kebudayaan Jawa, Sunda, Batak, Tionghoa dan lainnya.
Lebih lanjut Kepala Dinas Pariwisata Bukittinggi Rofie Hendra mengatakan” Kita akan melahirkan kembali semangat Pedati yang sudah di gagas oleh tokoh tokoh terbaik di Bukittinggi sebelumnya, bagaimana menghidupkan seluruh aspek aspek yang ada, Bukittinggi ini heterogen, kecil namun seluruh adat dan Budaya ada disini, dan di jadikan sebuah event dalam semangat Hari Jadi Kota Bukittinggi”ujarnya.

“Untuk menghidupkan kembali bagaimana bahwa Bukittinggi yang Heterogen ini bisa berkolaborasi dengan seluruh aspek masyarakat, Pemerintah dan swasta,” tambah nya.

“Dalam event PEDATI 2023 ini kita akan melibatkan UMKM yang ada dengan berkordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Bukittinggi, dan mengakomodir stand stand Kabupaten/Kota lain se Sumatera Barat, kemudian yang sudah mengkonfirmasi kehadiran saat ini dari Kabupaten Mentawai, Kota Padang, Solok dan dari luar Negri Johor Malaysia dengan membawa pergelaran seni” terang Rofie.

” Sementara untuk kesenian sekolah-sekolah, kita melibatkan seluruh Sekolah SD hingga SMA/SMK se Kota Bukittinggi, serta ada rombongan Pariwisata dari Sumut Mandailing yang tertarik untuk menampilkan kesenian daerah mereka,” tambahnya.

Rofie Hendra berharap, event PEDATI kali ini dapat berjalan dengan lancar seperti Pedati Pedati sebelumnya, sesuai dengan tema kita di atas, adanya kolaborasi dan kerjasama baik, bukan hanya Pemerintah tetapi termasuk unsur-unsur lain termasuk media dan wisatawan.

” Dengan event PEDATI ini juga kita dapat menyatukan seluruh warga melalui kebudayaan, serta mempromosikan Pariwisata Bukittinggi,” pungkasnya mengakhiri.

Sementara itu, Hendri Yeni Kabid Pemasaran Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menyampaikan, dalam kegiatan event PEDATI ini kita juga mengadakan acara Minang Geopark Run yang akan di ikuti lebih dari 1400 orang peserta, dan makan bajamba di pelataran jam gadang sebelumnya ada pawai Bundo kanduang manjunjuang Talam ke Jam Gadang.

(Mel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *