Dinas ini Patut Dicontoh, Sukses Gelar Iven Besar Tanpa Andalkan APBD, Indrawati : “Alhamdulillah”
Limapuluh Kota — Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Limapuluh Kota, Indrawati Munir merasa senang awal tahun ini. Kenapa tidak, salah satu iven besar kolaborasi antara Bunda Paud serta Bundo Kanduang sukses digelar.
Yang paling membanggakan yakni iven besar skala kabupaten tersebut sukses terlaksana meski tanpa mengandalkan anggaran daerah. Yaitu lomba bercerita.
Lomba yang sempat dibuka langsung oleh Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Datuak Bandaro itu, diikuti puluhan peserta dari seluruh kecamatan se kabupaten.
“Alhamdulillah, ini berkat kerja keras tim, kerja keras bersama panitia dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Bunda Paud dan Bundo Kanduang. Lomba bercerita juga tidak mengandalkan APBD, non DPA. Kami bekerja ikhlas,” ujar Indrawati Munir pada Minggu (30/1) siang.
Di lomba yang diikuti oleh 25 orang peserta dengan mengangkat tema Wujudkan Generasi Islami Yang Cerdas dan Berbudaya, lomba yang pertama kali diadakan di Limapuluh Kota.
Lomba kali ini dibagi dalam dua kategori yaitu Bercerita Tauhid dan Bercerita Legenda Limapuluh Kota dengan peserta dari guru PAUD, PKK dan Bundo Kanduang di Limapuluh Kota.
Untuk urutan pemenang lomba kategori cerita Tauhid adalah Juara I Kecamatan Harau, Juara II Kecamatan Akabiluru, Juara III Kecamatan Payakumbuh, Harapan I Kecamatan Payakumbuh, Harapan II Kecamatan Bukit Barisan dan Kecamatan Guguak sebagai Harapan III.
Selanjutnya untuk pemenang kategori cerita legenda setelah Gina Wirsal sebagai Juara I diikuti oleh Juara II Mona dari Kecamatan Mungka, Utusan PKK Kecamatan Guguak menjadi Juara III, Harapan I disabet utusan Kecamatan Mungka, PKK Kecamatan Simona meraih Juara Harapan II dan utusan PKK Kecamatan Lareh Sago Halaban meraih Harapan III. (Benpi)













