BERITA UTAMA KABAR SUMBAR

TIGA SKANDAL DI DINKES AGAM: Kasus Asusila Magek Menggantung, Sopir Merasa Ditinggalkan Kadis, Rangkap Jabatan Wartawan Pemkab Tutup Mata

TIGA SKANDAL DI DINKES AGAM: Kasus Asusila Magek Menggantung, Sopir Merasa Ditinggalkan Kadis, Rangkap Jabatan Wartawan Pemkab Tutup Mata  ...
BERITA UTAMA

Heboh! Masyarakat Tarok Pertanyakan Sertifikat atas Ex Kantor Lurah Tarok yang Diklaim Pemko Payakumbuh

PAYAKUMBUH — Heboh, masyarakat Tarok pertanyakan terbitnya sertifikat atas Ex Kantor Lurah Tarok yang Diklaim Pemko Payakumbuh. Hal tersebut sempat...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan   *AGAM, Payakumbuhpos.id*...
BERITA UTAMA

Diketuai Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An, Tim Pengabdian Masyarakat Univ USU Edukasi Masyarakat Kwala Bingai

Foto; Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An (Its) MEDAN – Tim pengabdian bagi masyarakat Universitas Sumatera Utara yang diketuai oleh Ns....
BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...

Daerah Tetangga Zona Merah, Riza Falepi : Kita Harus Waspada, Bukan Menyalahkan

Payakumbuh — Wali Kota Riza Falepi menyampaikan dilema yang saat ini dihadapi pemerintah dan masyarakat di tengah pandemi Covid-19 apalagi di Bulan Ramadhan adalah antara kebutuhan beribadah di mesjid dan di sisi lain posisi Payakumbuh yang belum aman, karena daerah tetangga (Kabupaten Limapuluh Kota) saat ini statusnya zona merah oleh Satgas Covid-19 Provinsi Sumbar.

“Ancaman Covid-19 ini nyata adanya, kita harus waspada, bukan menyalahkan, jemaah mesjid harus terus mamakai masker. Kondisi saat ini di Kecamatan Payakumbuh Barat meningkat, karena dekat dengan area Kecamatan yang statusnya zona merah di Kabupaten Limapuluh Kota seperti Akabiluru,” kata Riza di Payakumbuh, Sabtu (17/4).

Wali Kota Dua Periode itu juga menyampaikan Covid-19 ini tidak terlihat, juga tidak sekali dua kali orang yang menganggap enteng Covid-19 malah yang tidak beberapa lama meninggal akibat pandemi ini.

“Pesan kami tetap pakai 5M, bukan lagi 3M, yaitu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas. Tolong ini diingatkan keluarga dan anak-anak,” kata Riza

Riza juga berharap di Payakumbuh agar dikurangi tempat kerumunan dan keramaian, kalaupun harus pergi ke keramian, Dirinya mengharapkan warga tetap memakai masker.

“Tetangga kita zona merah, takutnya berimbas kepada kota kita yang saat ini berada di zona kuning ke zona oranye. Kalau tidak hati-hati karena kedekatan daerah ini, maka akan sangat mudah pula kita naik ke zona merah,” kata Riza.

Ditambahkannya, selain bertetangga, lalu lintas masyarakat dari zona merah ke Payakumbuh belum dibatasi, sehingga bisa menaikkan resiko penularan ke Payakumbuh.

“Waspada dahulu hindari keramaian, kerumunan, dan jangan buat acara mengumpulkan orang, kecuali secara daring,” himbau Riza.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan dr. Bakhrizal menerangkan, memang selema beberapa hari terakhir terjadi peningkatan kasus.

“Berdasarkan data dinas kesehatan, beberapa hari terakhir terjadi sedikit peningkatan kasus, bahkan ada yang meninggal dengan kondisi sedang terpapar Covid-19,” pungkasnya. (Benpi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *