BERITA UTAMA

Diketuai Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An, Tim Pengabdian Masyarakat Univ USU Edukasi Masyarakat Kwala Bingai

Foto; Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An (Its) MEDAN – Tim pengabdian bagi masyarakat Universitas Sumatera Utara yang diketuai oleh Ns....
BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....

Cuaca Ekstrim, Pemko Tata Pohon Pelindung Yang Berpotensi Tumbang Dan Patah

Payakumbuh — Petugas kebersihan dinas lingkungan hidup Kota Payakumbuh tampak membenahi beberapa pohon pelindung yang ada di sepanjang Jalan Soekarno Hatta. Upaya ini adalah bentuk langkah pemerintah Kota Payakumbuh dalam mencegah adanya pohon tumbang dan patah akibat angin kencang. Karena memang saat ini cuaca ekstrim memasuki musim penghujan, sehingga perlu dilakukan penataan pada pohon-pohon yang berpotensi tumbang maupun merusak ke fasilitas umum.

Kepala Dinas LH Kota Payakumbuh Dafrul Pasi menerangkan kepada media, Senin (26/10), pemangkasan rutin juga kita lakukan selain memenuhi permohonan masyarakat, pohon yang sudah tinggi dan mengganggu instalasi listrik, maka sesuai koordinasi dengan PLN kita lakukan juga penataan.

“Untuk kayu hasil penebangan, sesuai Perwako, ada regulasi bagaimana keinginan wali kota agar kayu ini bisa dilelang atau dijadikan mobiler. Saat ini kita stok dulu kayunya untuk proses selanjutnya,” kata Dafrul.

Sementara itu, Ina, warga Koto Nan 4 menyampaikan apresiasi kepada langkah Pemko ini, menurutnya sangat bagus. Dirinya berharap jangan sampai nanti saat hujan dan angin kencang terjadi ada rumah warga yang ditimpa pohon, apalagi kalau sempat pohon menimpa pengendara.

“Semoga nanti pohon-pohon lainnya segera ditangani, petugasnya juga bekerja cepat dan bersih, kami selaku warga menyampaikan apresiasi,” ungkapnya. (Benpi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *