BERITA UTAMA KABAR SUMBAR

TIGA SKANDAL DI DINKES AGAM: Kasus Asusila Magek Menggantung, Sopir Merasa Ditinggalkan Kadis, Rangkap Jabatan Wartawan Pemkab Tutup Mata

TIGA SKANDAL DI DINKES AGAM: Kasus Asusila Magek Menggantung, Sopir Merasa Ditinggalkan Kadis, Rangkap Jabatan Wartawan Pemkab Tutup Mata  ...
BERITA UTAMA

Heboh! Masyarakat Tarok Pertanyakan Sertifikat atas Ex Kantor Lurah Tarok yang Diklaim Pemko Payakumbuh

PAYAKUMBUH — Heboh, masyarakat Tarok pertanyakan terbitnya sertifikat atas Ex Kantor Lurah Tarok yang Diklaim Pemko Payakumbuh. Hal tersebut sempat...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan   *AGAM, Payakumbuhpos.id*...
BERITA UTAMA

Diketuai Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An, Tim Pengabdian Masyarakat Univ USU Edukasi Masyarakat Kwala Bingai

Foto; Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An (Its) MEDAN – Tim pengabdian bagi masyarakat Universitas Sumatera Utara yang diketuai oleh Ns....
BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...

Cuaca Ekstrim, Pemko Tata Pohon Pelindung Yang Berpotensi Tumbang Dan Patah

Payakumbuh — Petugas kebersihan dinas lingkungan hidup Kota Payakumbuh tampak membenahi beberapa pohon pelindung yang ada di sepanjang Jalan Soekarno Hatta. Upaya ini adalah bentuk langkah pemerintah Kota Payakumbuh dalam mencegah adanya pohon tumbang dan patah akibat angin kencang. Karena memang saat ini cuaca ekstrim memasuki musim penghujan, sehingga perlu dilakukan penataan pada pohon-pohon yang berpotensi tumbang maupun merusak ke fasilitas umum.

Kepala Dinas LH Kota Payakumbuh Dafrul Pasi menerangkan kepada media, Senin (26/10), pemangkasan rutin juga kita lakukan selain memenuhi permohonan masyarakat, pohon yang sudah tinggi dan mengganggu instalasi listrik, maka sesuai koordinasi dengan PLN kita lakukan juga penataan.

“Untuk kayu hasil penebangan, sesuai Perwako, ada regulasi bagaimana keinginan wali kota agar kayu ini bisa dilelang atau dijadikan mobiler. Saat ini kita stok dulu kayunya untuk proses selanjutnya,” kata Dafrul.

Sementara itu, Ina, warga Koto Nan 4 menyampaikan apresiasi kepada langkah Pemko ini, menurutnya sangat bagus. Dirinya berharap jangan sampai nanti saat hujan dan angin kencang terjadi ada rumah warga yang ditimpa pohon, apalagi kalau sempat pohon menimpa pengendara.

“Semoga nanti pohon-pohon lainnya segera ditangani, petugasnya juga bekerja cepat dan bersih, kami selaku warga menyampaikan apresiasi,” ungkapnya. (Benpi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *