BERITA UTAMA

Diketuai Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An, Tim Pengabdian Masyarakat Univ USU Edukasi Masyarakat Kwala Bingai

Foto; Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An (Its) MEDAN – Tim pengabdian bagi masyarakat Universitas Sumatera Utara yang diketuai oleh Ns....
BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....

Camat Payakumbuh Selatan Launching Pos Gizi Dapur Sehat Atasi Stunting

Payakumbuh — Dalam rangka mengentaskan masalah stunting di wilayahnya, Camat Payakumbuh Selatan Agus Rubiono melaunching Pos Gizi di Kelurahan Limbukan, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) yang digagas oleh kelurahan dan masyarakat setempat, Senin (14/11).

Dashat ini digagas oleh pihak kecamatan, kelurahan, beserta ibu-ibu PKK, Pengurus Kampung Keluarga Berkualitas, LPM, Karang Taruna, PAUD dan unsur tokoh masyarakat lainnya secara swadaya.

Camat Agus Rubiono kepada media mengatakan Dashat ini akan dilaksanakan selama 10 hari kedepan dan direncanakan berkelanjutan.

“Kita berharap Dahsat ini bisa terus berkiprah hingga masalah stunting bisa kita tekan ke angka zero, sesuai dengan harapan Wali Kota Rida Ananda,” kata Camat.

Program ini dilaksanakan sebagai wujud dari pencegahan dan penanganan stunting serta masalah gizi pada anak balita. Pos gizi dilaksanakan sebagai wujud pelaksanaan intervensi gizi spesifik (pemberian makanan tambahan untuk anak balita) sekaligus intervensi gizi sensitif (edukasi pola asuh kepada orang tua).

Pos gizi dilaksanakan selama 10 hari dengan teknis, orang tua diedukasi oleh ahli gizi tentang cara mengolah makanan untuk anak, edukasi penyajian makanan oleh ibu PKK kepada ibu balita, pelaksanaan stimulasi kepada anak melalui APE di PAUD oleh para guru PAUD.

“Saat ini pos gizi diikuti oleh 11 orang anak balita yang terjaring berdasarkan hasil pemantauan posyandu bulan ini. Kegiatan akan dilaksanakan berkelanjutan, dan di evaluasi sesuai dengan kondisi teknis dan kondisi non teknis,” terangnya.

Ditambahkan Agus, sumber dana dari pos gizi ini murni dari swadaya masyarakat Limbukan. Pada launching Dahsat itu turut dihadiri Kapus Padang Karambia, Penyuluh KB, PKK Kecamatan, PKK kelurahan, PAUD Az-Zahra Limbukan, Kader Yandu, dan tim pendamping keluarga.

Sementara itu, pada Jumat (11/11), dalam rangka menyukseskan pananganan inflasi, camat juga mengajak masyarakat menanam cabe di kelompok tani Kami Saiyo, Kelurahan Padang Karambia yang berlokasi lahan lereng kuburan Cino, pemanfaatan lahan tidur. Camat secara swadaya memberikan bantuan dana untuk membeli bibit dari guna memotivasi kelompok tani.

“Kita berharap geliat pertanian di lahan tidur terus bergelora di Kecamatan Payakumbuh Selatan, mengingat sebagian besar kawasan kita adalah lahan yang cocok untuk bertani, tinggal bagaimana memanfaatkan dan mengolahnya untuk kebutuhan konsumsi dan peningkatan ekonomi,” kata Camat. (Benpi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *