BERITA UTAMA

Ini Gugatan GPMania2024 ke PTUN Jakarta, Batalkan Pencapresan Prabowo-Gibran

Sunggul Hamonangan Sirait, SH, MH Payakumbuhpos.id -- Relawan Capres Ganjar Pranowo dan cawapres Mahfud MD, GP Mania 2024 Reborn meminta...
BERITA UTAMA

Bakor Paliko Pulang Kampuang, Gelar Sunatan Massal dan Bakti Sosial

PAYAKUMBUH - Perantau Minangkabau yang tergabung dalam Badan Koordinasi Ikatan Keluarga Payakumbuh-Limapuluh Kota (Bakor Paliko) Indonesia, Malaysia, dan Australia pulang...
BERITA UTAMA

Perjalanan Study Komparatif Wartawan Luak 50 Ke Kota Bertuah

Pekan Baru-- Keberangkatan rombongan wartawan Luak 50 Ke Kota Pekan Baru (Riau) merupakan agenda Study Komparatif yang dilaksanakan oleh Dinas...
BERITA UTAMA

Selain Tokoh Nasional HDI Sangat Peduli Terhadap Mahasiswa Luak Limopuluah Yang Berada di Pulau Jawa

Bogor--- Herman Darnel Ibrahim (HDI) selain tokoh nasional juga memiliki sebuah kepedulian terhadap para mahasiswa yang berasal.darii lLuak 50 yang...
BERITA UTAMA

Projo Ganjar Laporkan Budi Arie Setiadi ke Ketua Ombudsman Republik Indonesia

JAKARTA - Projo Ganjar yang diketuai oleh Nora Haposan Situmorang S.H.,Melaporkan Budi Arie Setiadi yang merupakan Menteri Komunikasi dan Informatika...

Bupati Safaruddin Tegaskan Komitmen Bangun Wilayah Pinggiran

Limapuluh Kota– Bupati Lima Puluh Kota Safaruddin Dt Bandaro Rajo menegaskan kembali komitmennya untuk membangun Lima Puluh Kota dari wilayah pinggiran untuk membangkitkan potensi daerah. Pendekatan ini ditempuh karena memiliki dampak berganda (multiplier effect) bagi daerah. Karena akan mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah, memutus keterisoliran, sekaligus peningkatan kualitas sumberdaya manusia. Untuk suksesnya membangun dari kawasan pinggiran, kata Bupati Safaruddin minta dukungan penuh setiap elemen masyarakat terlebih warga Lima Puluh Kota di perantauan.

Penegasan itu disampaikan Safaruddin pada acara Forum Diskusi dan Silaturahmi Ikatan Keluarga Nagari-Nagari lingkup Kecamatan Bukik Barisan, Suliki, Gunuang Omeh se Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek). Kegiatan yang digagas Keluarga Besar Perantau Kecamatan Bukik Barisan (KBPB) Lima Puluh Kota Jabodetabek berlangsung di Balai Pertemuan Yayasan Daarul Aitam, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu (31/07/22).

Mengawali forum diskusi dan silaturahmi, Ketua Panitia Pelaksana Faisal Dt Sati Nan Batuah mengatakan pertemuan dalam suasana Tahun Baru Islam 1443 Hijriah antara Safaruddin dengan warga eks Kewedanaan Suliki yang bermukim di Jabodetabek telah lama ditunggu-tunggu. Selain menjadi ajang silaturahmi, pertemuan juga diharapkan jadi wahana menggali potensi dan solusi bagi masyarakat di perantauan dan kampung halaman.

“Diharapkan hasilnya bisa menjadi solusi bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, sehingga kita merasa terhormat sekali Bapak Bupati hadir langsung hari ini,” kata Ketua Panpel Faisal.

Dalam pertemuan itu, Safaruddin didampingi Ketua TP-PKK Nevi Safaruddin dan memboyong sejumlah kepala dinas pada beberapa perangkat daerah diantaranya Kadis Parpora Desri, Kadis Tanhortbun Witra Porsepwandi, Kadis Peternakan dan Keswan Devi Kusmira, Kadis Koperasi Perdagangan dan UMKM Ayu Mitria, Sekretaris Dewan Dedi Permana dan Kadis Kominfo Eki H. Purnama, Sekretaris Dikbud Win Harri Eldi dan Sekretaris Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Sukri Anda. Juga hadir Ketua Fraksi Golkar DPRD Doni Ikhlas.

Pertemuan itu dihadiri tak kurang 200 perantau, diantaranya tokoh-tokoh perantau Kecamatan Bukik Barisan, Suliki dan Gunuang Omeh, dengan berbagai latar belakang dan profesi. Forum Silaturahmi dan Diskusi KBPB mengusung tema, “Sinergitas Perantau dengan Pemerintahan Kabupaten Lima Puluh Kota, Bapak Safaruddin Dt Bandaro Rajo dapat Mewujudkan Visi dan Misinya dalam Membangun Nagari.”

Di pertemuan itu, Bupati Safaruddin menghaturkan apresiasi dan ungkapan terima kasih kepada perantau eks Kewedanaan Suliki (Bukik Barisan; Suliki dan Gunuang Omeh) yang tetap peduli dengan pembangunan di kampung halaman. Berbicara lebih lanjut soal komitmen untuk membangkitkan kawasan pinggiran, kata Safaruddin, yang diapungkan semenjak dilantik menjadi Bupati Lima Puluh Kota 26 Februari 2021 lalu.

Saat sekarang telah mulai berjalan terutama peningkatan infrastruktur jalan yang telah lama dirindukan oleh masyarakat setempat. Safaruddin merujuk Nagari Galugua, Kapur IX, prasarana jalan yang bertahun-tahun belum terjamah secara signifikan, pada tahun 2022 digelontorkan perbaikan senilai Rp 9 miliar.

“Dari hasil kunjungan kerja ke Nagari Galugua baru-baru ini, bersama dengan Gubernur Sumatera Barat, bakal dilalokasikan Rp 15 miliar pada 2023, ditambah bersumber dari dana kabupaten Rp 2 miliar untuk Jorong Tanjung Jajaran, masih di Galugua,” papar Safaruddin.

Ratap tangis masyarakat demikian Bupati Safaruddin mengilustrasikan agar punya jalan di wilayahnya juga sudah terobati di Kecamatan Bukik Barisan dan Kecamatan Gunuang Omeh. Senilai Rp 15,5 miliar bersumber dari DAK Reguler dipergunakan untuk peningkatan kualitas jalan dan jembatan Tanjuang Bungo-Baruah Gunuang-Simpang Sungai Dodok. Sementara, senilai Rp 1,15 miliar dimanfaatkan untuk ruas jalang Simpang Mangkirai-Mangkirai.

“Perhatian untuk peningkatan infrastruktur akan terus ditingkatkan, karena bagian dari misi daerah yang akan kita capai selama lima tahun ke depan,” ungkap Safaruddin.

Dengan meningkatnya kualitas infrastruktur maka terbuka lebar peluang peningkatan kualitas sumberdaya manusia di sisi lain, makna membangun dari pinggiran, tak semata wilayah terisolir dan berbatasan langsung dengan provinsi/ kabupaten tetangga, tetapi termasuk pula wilayah-wilayah yang berbatasan dengan Kota Payakumbuh.

“Hal ini untuk mengejar ketertinggalan prasarana dan sarana dasar, infrastuktur, arus produk dan jasa dengan Kota Payakumbuh,” tukuk Bupati Safaruddin. ( Benpi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *