BERITA UTAMA

Diketuai Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An, Tim Pengabdian Masyarakat Univ USU Edukasi Masyarakat Kwala Bingai

Foto; Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An (Its) MEDAN – Tim pengabdian bagi masyarakat Universitas Sumatera Utara yang diketuai oleh Ns....
BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....

Banyak Masukan Ke Pemko, Sekwan Yon Refli: Dinamika Dalam Kerja Sama Mitra Sejajar

Payakumbuh–Pada tahun akhir masa jabatan Kepala Daerah Kota Payakumbuh Riza Falepi-Erwin Yunaz, 7 Fraksi di DPRD menyampaikan beragam kritik, saran, dan masukan yang betul-betul membangun dan nantinya akan menjadi bahan bagi kepemimpinan selanjutnya dalam Rapat Paripurna Penyampaian Pemandangan Umum Fraksi Atas Nota Penjelasan Wali Kota Payakumbuh Terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2021 di kantor DPRD, Jumat (27/5).

Awalnya, seluruh fraksi di DPRD mengapresiasi pencapaian kinerja Pemko Payakumbuh yang sukses mempertahankan Prediket Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI, di samping itu dengan pembangunan infrastruktur yang kelak akan menjadi pusat kegiatan ekonomi baru seperti Kawasan Pasar Padang Kaduduak dan Batang Agam.

Adapun masukan dan saran yang membangun berupa dorongan peningkatan jumlah SDM tenaga pendidik, memperbanyak pelatihan keterampilan untuk masyarakat, pengelolaan lahan parkir untuk Sumber pendapatan daerah, pengelolaan TPA regional, memperhatikan organisasi masyarakat, serta kinerja pada perangkat daerah lainnya.

Bahkan, juga ada kritik terkait permasalahan hukum, kepegawaian, pemanfaatan aset, hingga penggunaan anggaran yang tentunya menjadi PR bagi Pemko Payakumbuh kedepannya.

Sekretaris Dewan Yon Refli ketika diwawancara media mengatakan dinamika dalam kerja sama sebagai mitra sejajar, terkadang muncul hal-hal kecil misalnya perbedaan sudut pandang. Namun demikian karena kedua lembaga ini sama-sama berpikir untuk masyarakat Kota Payakumbuh, perbedaan tersebut dapat disamakan.

“Sesuai undang-undang 23 Tahun 2014, Lembaga legislatif merupakan unsur penyelenggara pemerintahan daerah. Artinya tidak akan ada ego institusi dalam melaksanakan pemerintahan,” kata Yon Refli.

Lebih jauh, Yon Refli mengatakan kalau tidak ada pengawasan oleh DPRD sesuai dengan salah satu fungsi DPRD tersebut, bisa jadi yang dilakukan oleh pemerintah kurang tepat sasaran. Sebabnya adalah Pemda tidak ada masukan dan koreksi dari lembaga legislatif ini. Sementara dengan DPRD turun lapangan, hearing, dan reses, maka punya banyak informasi dari konstituennya masing-masing.

“Jadi untuk efektifitas penyelenggaraan Roda pemerintahan, kerjasama 2 lembaga ini harus bagus,” ulasnya.

Yon Refli yang turut mengikuti jalannya rapat paripurna tersebut mengatakan nantinya setelah mendengar pemandangan umum dari fraksi, kepala daerah (Wali Kota-Red) akan menyampaikan jawabannya terhadap berbagai masukan, saran, dan kritik para wakil rakyat, sehingga nantinya Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2021 ini bisa disetujui oleh seluruh fraksi dan disahkan menjadi Perda.

“Kita optimis, Kota Payakumbuh yang saat ini dianalogikan sebagai anak gadih kamek atau anak bujang rancak ini akan berkembang seiring berjalannya waktu, tentu saja dibutuhkan perhatian dan rasa cinta untuk membangunnya dari berbagai aspek,” pungkasnya mantap. ( Benpi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *