BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....
BERITA UTAMA

Marta Emmelia Bongkar Dugaan Pemalsuan Saham oleh Suami, Polisi Anggap Urusan Pribadi.

Pekanbaru — Laporan dugaan pemalsuan tanda tangan yang melibatkan nama seorang notaris dan seorang suami, berakhir di meja penyidik dengan...

Bakal Calon Pada Pilkada Kota Payakumbuh Mulai Bermunculan, Ini Tanggapan Riza Falepi

Payakumbuh – Menjelang berakhirnya masa jabatan Wali Kota Payakumbuh periode 2017-2022, belakangan ini mulai banyak bermunculan nama-nama bakal calon Wali Kota Payakumbuh untuk periode 2024-2029 yang akan datang, walaupun pilkada akan dihelat sekitar dua tahun lagi.

Adapun nama-nama tersebut memiliki latar belakang sebagai anggota legislatif, birokrat, politisi, pengusaha dan lainnya.

Melihat hal tersebut, Wali Kota dua periode Riza Falepi saat dihubungi media, Kamis (4/11), menilai dengan banyaknya nama bakal calon yang mengapung ini sesuatu yang bagus bagi demokrasi kita di Payakumbuh. Masyarakat akan bisa menilai dan mengenal lebih jauh bagaimana track record para calon wali kota ini untuk menahkodai Kota Payakumbuh kedepannya.

“Ini hal yang lumrah terjadi, dimana para calon ini bisa lebih mengenalkan diri mereka ke masyarakat. Dengan banyaknya nama yang mengapung akhir-akhir ini saya kira dengan begitu demokrasi itu akan semakin bagus untuk kota kita ini. Dari jauh-jauh hari masyarakat bisa menilai dan memilih calon wali kotanya yang akan datang,” kata Politikus PKS itu.

Menyoal kepada polling calon Wali Kota Payakumbuh baru-baru ini, ketika ditanya Riza mengatakan via polling, para bakal calon ini bisa mengenalkan diri mereka kepada masyarakat.

“Polling tersebut bagus kalau memang digunakan sesuai dengan semestinya, Tapi ada juga polling ini yang rawan akan manipulasi untuk menggiring opini masyarakat kepada salah satu calon untuk menaikkan elektabilitasnya, dan itu tidak bagus,” jelasnya.

“Masyarakat kita ini pintar, dan tidak gampang untuk dibodoh-bodohi, mereka tau mana yang pantas untuk membangun kota ini kedepannya. Polling hanya sebagai salah satu instrumen mengenalkan diri ke masyarakat” tambah Riza.

Untuk kedepannya Riza mengharapkan calon wali kota yang akan menggantikan dirinya bisa melanjutkan program-program kerja dan pembangunan kota Payakumbuh serta dibutuhkan sosok yang mampu membangkitkan kembali ekonomi masyarakat pasca dilanda bencana non alam pandemi Covid-19 ini.

Ketika ditanya soal dukungannya untuk wali kota mendatang, Riza menjawab masih terlalu dini untuk dibicarakan, biarkan para calon ini lebih mensosialisasikan dirinya kepada masyarakat. Nanti baru dibicarakan lagi.

Riza juga menjawab terkait dengan foto-foto dirinya yang beredar luas di media sosial dengan beberapa orang tokoh, dan digadang-gadang oleh beberapa orang sebagai pengganti dirinya.

“Itu tafsir media dan tim sukses saja, saya rasa masih terlalu pagi kita bicara dukung mendukung. Saya hanya mengajak mereka untuk lebih memperhatikan kampung halaman,” pungkasnya.

Sementara kriteria calon wali kota yang ideal memimpin Kota Payakumbuh, Riza menyebut calon tersebut harus memiliki track record yang bagus dan memiliki moralitas yang baik, dan secara hukum ataupun sosial tidak ada persoalan. (Benpi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *