BERITA UTAMA

Ini Gugatan GPMania2024 ke PTUN Jakarta, Batalkan Pencapresan Prabowo-Gibran

Sunggul Hamonangan Sirait, SH, MH Payakumbuhpos.id -- Relawan Capres Ganjar Pranowo dan cawapres Mahfud MD, GP Mania 2024 Reborn meminta...
BERITA UTAMA

Bakor Paliko Pulang Kampuang, Gelar Sunatan Massal dan Bakti Sosial

PAYAKUMBUH - Perantau Minangkabau yang tergabung dalam Badan Koordinasi Ikatan Keluarga Payakumbuh-Limapuluh Kota (Bakor Paliko) Indonesia, Malaysia, dan Australia pulang...
BERITA UTAMA

Perjalanan Study Komparatif Wartawan Luak 50 Ke Kota Bertuah

Pekan Baru-- Keberangkatan rombongan wartawan Luak 50 Ke Kota Pekan Baru (Riau) merupakan agenda Study Komparatif yang dilaksanakan oleh Dinas...
BERITA UTAMA

Selain Tokoh Nasional HDI Sangat Peduli Terhadap Mahasiswa Luak Limopuluah Yang Berada di Pulau Jawa

Bogor--- Herman Darnel Ibrahim (HDI) selain tokoh nasional juga memiliki sebuah kepedulian terhadap para mahasiswa yang berasal.darii lLuak 50 yang...
BERITA UTAMA

Projo Ganjar Laporkan Budi Arie Setiadi ke Ketua Ombudsman Republik Indonesia

JAKARTA - Projo Ganjar yang diketuai oleh Nora Haposan Situmorang S.H.,Melaporkan Budi Arie Setiadi yang merupakan Menteri Komunikasi dan Informatika...

Bakal Calon Pada Pilkada Kota Payakumbuh Mulai Bermunculan, Ini Tanggapan Riza Falepi

Payakumbuh – Menjelang berakhirnya masa jabatan Wali Kota Payakumbuh periode 2017-2022, belakangan ini mulai banyak bermunculan nama-nama bakal calon Wali Kota Payakumbuh untuk periode 2024-2029 yang akan datang, walaupun pilkada akan dihelat sekitar dua tahun lagi.

Adapun nama-nama tersebut memiliki latar belakang sebagai anggota legislatif, birokrat, politisi, pengusaha dan lainnya.

Melihat hal tersebut, Wali Kota dua periode Riza Falepi saat dihubungi media, Kamis (4/11), menilai dengan banyaknya nama bakal calon yang mengapung ini sesuatu yang bagus bagi demokrasi kita di Payakumbuh. Masyarakat akan bisa menilai dan mengenal lebih jauh bagaimana track record para calon wali kota ini untuk menahkodai Kota Payakumbuh kedepannya.

“Ini hal yang lumrah terjadi, dimana para calon ini bisa lebih mengenalkan diri mereka ke masyarakat. Dengan banyaknya nama yang mengapung akhir-akhir ini saya kira dengan begitu demokrasi itu akan semakin bagus untuk kota kita ini. Dari jauh-jauh hari masyarakat bisa menilai dan memilih calon wali kotanya yang akan datang,” kata Politikus PKS itu.

Menyoal kepada polling calon Wali Kota Payakumbuh baru-baru ini, ketika ditanya Riza mengatakan via polling, para bakal calon ini bisa mengenalkan diri mereka kepada masyarakat.

“Polling tersebut bagus kalau memang digunakan sesuai dengan semestinya, Tapi ada juga polling ini yang rawan akan manipulasi untuk menggiring opini masyarakat kepada salah satu calon untuk menaikkan elektabilitasnya, dan itu tidak bagus,” jelasnya.

“Masyarakat kita ini pintar, dan tidak gampang untuk dibodoh-bodohi, mereka tau mana yang pantas untuk membangun kota ini kedepannya. Polling hanya sebagai salah satu instrumen mengenalkan diri ke masyarakat” tambah Riza.

Untuk kedepannya Riza mengharapkan calon wali kota yang akan menggantikan dirinya bisa melanjutkan program-program kerja dan pembangunan kota Payakumbuh serta dibutuhkan sosok yang mampu membangkitkan kembali ekonomi masyarakat pasca dilanda bencana non alam pandemi Covid-19 ini.

Ketika ditanya soal dukungannya untuk wali kota mendatang, Riza menjawab masih terlalu dini untuk dibicarakan, biarkan para calon ini lebih mensosialisasikan dirinya kepada masyarakat. Nanti baru dibicarakan lagi.

Riza juga menjawab terkait dengan foto-foto dirinya yang beredar luas di media sosial dengan beberapa orang tokoh, dan digadang-gadang oleh beberapa orang sebagai pengganti dirinya.

“Itu tafsir media dan tim sukses saja, saya rasa masih terlalu pagi kita bicara dukung mendukung. Saya hanya mengajak mereka untuk lebih memperhatikan kampung halaman,” pungkasnya.

Sementara kriteria calon wali kota yang ideal memimpin Kota Payakumbuh, Riza menyebut calon tersebut harus memiliki track record yang bagus dan memiliki moralitas yang baik, dan secara hukum ataupun sosial tidak ada persoalan. (Benpi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *