BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....
BERITA UTAMA

Marta Emmelia Bongkar Dugaan Pemalsuan Saham oleh Suami, Polisi Anggap Urusan Pribadi.

Pekanbaru — Laporan dugaan pemalsuan tanda tangan yang melibatkan nama seorang notaris dan seorang suami, berakhir di meja penyidik dengan...

Anugerah di Penghujung Tahun,  Polres Payakumbuh Raih Predikat WBK

Payakumbuh – – Dipenghujung
Tahun 2020 Polres Payakumbuh mengukir prestasi dengan meraih predikat Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi (ZI WBK) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB). Tentu saja semua ini berkat kerja keras yang konsisten di bawah kepemimpinan Kapolres Payakumbuh AKBP Alex Prawira beserta jajaran.

Penyerahan Predikat ZI WBK  secara simbolis oleh Wapres Ma’ruf Amin dan Menpan RB Tjahjo Kumolo kepada Kapolres Payakumbuh, AKBP Alex Prawira melalui virtual, Senin, 21 Desember 2020.

Pada acara apresiasi dan penganugerahan ZI WBK Tahun 2020 secara virtual ini, Kapolres Payakumbuh didampingi oleh Wakapolres Kompol Jerry Syahrim, Ketua Program Manajemen Perubahan Kompol Khairil Meidians, Ketua Program Penataan Tatalaksana IPDA Kevin Fahri, Ketua Program Penataan SDM Kompol Russirwan, Ketua Program Akuntabilitas Kinerja Kompol Zulman, Ketua Program Pengawasan IPTU Frannudin dan Ketua Program Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik AKP Luhur Fachri Utomo.

Polres Payakumbuh merupakan satu-satunya unit kerja di lingkungan Polda Sumatra Barat yang dinyatakan lolos meraih predikat ZI WBK. Sehingga aura kebahagiaan dirasakan oleh seluruh jajaran Polres Payakumbuh.

“Predikat ZI WBK ini diraih dengan berbagai upaya dan keseriusan dalam peningkatan kualitas pelayanan publik Polres Payakumbuh, baik yang dilakukan oleh Kapolres lama AKBP Dony Setiawan dan saya selaku Kapolres yang baru,” kata AKBP Alex Prawira kepada rekan media.

Lanjut Kapolres, dari keseluruhan Polres-polres di jajaran Polda Sumbar, hanya Polres Payakumbuh yang memiliki Pelayanan Terpadu Satu Atap yang memberikan layanan untuk SPKT, SIM dan SKCK secara terintegrasi dalam satu atap bangunan.

Menurut Alex Prawira, pencapaian predikat ZI WBK Polres Payakumbuh ini dan peningkatan kualitas pelayanan publik serta inovasi Polres Payakumbuh dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik seperti Apps Android Polisiku, Command Center, Ruang Pelayanan Terpadu Satu Atap, SKCK & Sidik Jari Satu Atap, Pylon Sign, Front Office, Bezuk Online, Pengungkapan Kasus Berbasis IT, Ruang Bermain Anak, Ruang Ibu Menyusui, Toilet Berkebutuhan Khusus & Kaum Rentan, Transaksi Pembayaran Non Tunai harus terus berjalan secara konsisten.

Harapan nya, semakin mempermudah dan mempercepat pelayanan petugas kepolisian kepada masyarakat yang membutuhkan.

Kapolres Payakumbuh ini juga menambahkan, jika mempertahankan predikat ZI WBK lebih susah, dibandingkan ketika bisa meraihnya.

“Sehingga saat ini yang fokus kami kerjakan adalah bagaimana caranya untuk terus mempertahankan predikat ZI WBK ini, serta berjuang meningkatkan predikat ZI Polres Payakumbuh menuju WBBM” katanya.

Tentu yang pertama dengan cara memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, yang kedua adalah mencegah dan tidak melakukan perbuatan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN),” pungkas AKBP Alex Prawira. (Benpi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *