BERITA UTAMA

Diketuai Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An, Tim Pengabdian Masyarakat Univ USU Edukasi Masyarakat Kwala Bingai

Foto; Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An (Its) MEDAN – Tim pengabdian bagi masyarakat Universitas Sumatera Utara yang diketuai oleh Ns....
BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....

Antisipasi AIDS, Tuberkulosis, Malaria (ATM) Pemko Bukittinggi Melalui Dinas Kesehatan Ajukan Anggaran Pada APBD 2024

Bukittinggi, Payakumbuhpos.id, – Pemko Kota Bukittinggi melalui Dinas Kesehatan mulai mempersiapkan rencana pencegahan AIDS, Tubercolosis, Malaria(ATM) pada APBD 2024 Kota Bukittinggi, pertemuan ini dilaksanakan di Bukittinggi Command Center, Jum’at,(12/5)

Wali Kota Bukittinggi melalui Kepala Dinas Kesehatan, Linda Feroza menjelaskan, dalam rangka pembinaan dan penguatan untuk pencapaian pencegahan kapasitas daerah kesehatan, khususnya percepatan pencegahan dan pengendalian AIDS, Tuberculosis, Malaria (ATM), maka dilaksanakan pertemuan terkait menyusun perencanaan dokumen AIDS, Tuberculosis, dan Malaria (ATM) pada APBD 2024 kota Bukittinggi.

“Kehadiran asosiasi dinas kesehatan provinsi dan juga melalui zoom meeting dengan pusat jadi input dan masukan dari kedua narasumber ini, menjadi bahan bagi kita untuk proses penyusunan perencanaan pencegahan dan pengendalian ATM itu. Ini kita lakukan sebagai rencana aksi untuk antisipasi ATM tersebut sesuai arahan bapak Wali Kota Bukittinggi Erman Safar,” ungkapnya.

Program Koordinator ATM Sumbar, Yasril menjelaskan, ada 3 lokus Sumbar dari 19 kabupaten kota yaitu Kota Padang, Kota Bukittinggi,dan Kabupaten Mentawai. Untuk kelancaran pencapaian program ini diharapkan adanya peningkatan anggaran APBD dalam membantu perencana di kota supaya lebih efektif.

“Selain itu penganggaran dinas lain juga dibutuhkan.karena antisipasi ATM ini, memang dibutuhkan juga atensi dari SKPD lainnya sehingga secara bersama sama persoalan Aids, Tuberculosis, Malaria (ATM), dapat diselesaikan,” pungkas Yasril mengakhiri.#(mel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *