BERITA UTAMA

Ini Gugatan GPMania2024 ke PTUN Jakarta, Batalkan Pencapresan Prabowo-Gibran

Sunggul Hamonangan Sirait, SH, MH Payakumbuhpos.id -- Relawan Capres Ganjar Pranowo dan cawapres Mahfud MD, GP Mania 2024 Reborn meminta...
BERITA UTAMA

Bakor Paliko Pulang Kampuang, Gelar Sunatan Massal dan Bakti Sosial

PAYAKUMBUH - Perantau Minangkabau yang tergabung dalam Badan Koordinasi Ikatan Keluarga Payakumbuh-Limapuluh Kota (Bakor Paliko) Indonesia, Malaysia, dan Australia pulang...
BERITA UTAMA

Perjalanan Study Komparatif Wartawan Luak 50 Ke Kota Bertuah

Pekan Baru-- Keberangkatan rombongan wartawan Luak 50 Ke Kota Pekan Baru (Riau) merupakan agenda Study Komparatif yang dilaksanakan oleh Dinas...
BERITA UTAMA

Selain Tokoh Nasional HDI Sangat Peduli Terhadap Mahasiswa Luak Limopuluah Yang Berada di Pulau Jawa

Bogor--- Herman Darnel Ibrahim (HDI) selain tokoh nasional juga memiliki sebuah kepedulian terhadap para mahasiswa yang berasal.darii lLuak 50 yang...
BERITA UTAMA

Projo Ganjar Laporkan Budi Arie Setiadi ke Ketua Ombudsman Republik Indonesia

JAKARTA - Projo Ganjar yang diketuai oleh Nora Haposan Situmorang S.H.,Melaporkan Budi Arie Setiadi yang merupakan Menteri Komunikasi dan Informatika...

Antisipasi AIDS, Tuberkulosis, Malaria (ATM) Pemko Bukittinggi Melalui Dinas Kesehatan Ajukan Anggaran Pada APBD 2024

Bukittinggi, Payakumbuhpos.id, – Pemko Kota Bukittinggi melalui Dinas Kesehatan mulai mempersiapkan rencana pencegahan AIDS, Tubercolosis, Malaria(ATM) pada APBD 2024 Kota Bukittinggi, pertemuan ini dilaksanakan di Bukittinggi Command Center, Jum’at,(12/5)

Wali Kota Bukittinggi melalui Kepala Dinas Kesehatan, Linda Feroza menjelaskan, dalam rangka pembinaan dan penguatan untuk pencapaian pencegahan kapasitas daerah kesehatan, khususnya percepatan pencegahan dan pengendalian AIDS, Tuberculosis, Malaria (ATM), maka dilaksanakan pertemuan terkait menyusun perencanaan dokumen AIDS, Tuberculosis, dan Malaria (ATM) pada APBD 2024 kota Bukittinggi.

“Kehadiran asosiasi dinas kesehatan provinsi dan juga melalui zoom meeting dengan pusat jadi input dan masukan dari kedua narasumber ini, menjadi bahan bagi kita untuk proses penyusunan perencanaan pencegahan dan pengendalian ATM itu. Ini kita lakukan sebagai rencana aksi untuk antisipasi ATM tersebut sesuai arahan bapak Wali Kota Bukittinggi Erman Safar,” ungkapnya.

Program Koordinator ATM Sumbar, Yasril menjelaskan, ada 3 lokus Sumbar dari 19 kabupaten kota yaitu Kota Padang, Kota Bukittinggi,dan Kabupaten Mentawai. Untuk kelancaran pencapaian program ini diharapkan adanya peningkatan anggaran APBD dalam membantu perencana di kota supaya lebih efektif.

“Selain itu penganggaran dinas lain juga dibutuhkan.karena antisipasi ATM ini, memang dibutuhkan juga atensi dari SKPD lainnya sehingga secara bersama sama persoalan Aids, Tuberculosis, Malaria (ATM), dapat diselesaikan,” pungkas Yasril mengakhiri.#(mel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *