BERITA UTAMA

Diketuai Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An, Tim Pengabdian Masyarakat Univ USU Edukasi Masyarakat Kwala Bingai

Foto; Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An (Its) MEDAN – Tim pengabdian bagi masyarakat Universitas Sumatera Utara yang diketuai oleh Ns....
BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....

Tahun Ini Tak Ada UN, Siswa Hanya Ikuti Ujian Sekolah, Pemko Payakumbuh Lakukan Persiapan

Payakumbuh– Ujian Sekolah SD dan SMP dijadwalkan akan digelar pada bulan Maret. Mengingat kebijakan merdeka belajar di tengah pandemi, pemerintah pusat telah meniadakan Ujian Nasional sejak tahun 2020.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Agustion melalui Sekretaris Azwardi didampingi Kasi Kurikulum SMP Sospi Darmi saat ditemui media, Selasa (26/1), di kantornya mengatakan untuk syarat kelulusan, tahun ini anak didik hanya mengikuti ujian sekolah saja.

“Tidak ada lagi beban sekolah saat anak SD mau masuk SLTP dimana patokannya nilai UN. Tapi nilai ijazah keseluruhanlah yang dilihat oleh sekolah, begitupun anak SLTP yang mau masuk SLTA,” ujar Azwardi.

Azwardi menyebutkan melihat perkembangan kasus Covid-19 di Payakumbuh, Ujian Sekolah berkemungkinan diterapkan dengan protokol kesehatan yang super ketat. Artinya, sekolah bakal dituntut untuk memberikan rasa nyaman kepada siswa dan guru selama ujian digelar. Mengingat ujian sekolah pengganti UN ini sangat penting.

“Beban psikis satuan pendidikan berkurang karena sekolah-sekolah yang bersaing sudah tidak ketat seperti dulu lagi, yang penting bagaimana sekolah mengefektifkan kegiatan belajar mengajar, sehingga semua materi tuntas diajarkan kepada siswa,” ungkapnya.

Menyongsong kesiapan sekolah dalam melaksanakan Ujian Sekolah, Dinas Pendidikan akan melaksanakan rapat dengan dengan K3S, MKKS, dan Pengawas. Dalam rapat itu akan dibahas teknis pelaksanaan, kisi soal, soal, dan materi yang akan diujikan.

“Ini sudah menjadi komitmen kita di Payakumbuh, meski di tengah pandemi takkan mengurangi kualitas pendidikannya. Wali Kota Riza Falepi juga menegaskan keselamatan anak didik dan guru dari resiko terpapar Covid-19 harus diperhatikan sekali, untuk itu kami di dinas akan memonitor pelaksanaan ujian sekolah, ada timnya yang dibentuk dinas,” tambahnya.

Pemko Payakumbuh juga aware dengan kondisi pandemi, apabila Payakumbuh berada di Zona Merah, atau kasus Covid-19 sedang meningkat tajam, berkemungkinan ujian sekolah tatap muka diganti sistem daring atau online, hal ini akan dikoordinasikan dinas dengan Tim Satgas Covid-19 Kota Payakumbuh bagaimana keputusannya setelah itu. ( Benpi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *