BERITA UTAMA

Diketuai Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An, Tim Pengabdian Masyarakat Univ USU Edukasi Masyarakat Kwala Bingai

Foto; Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An (Its) MEDAN – Tim pengabdian bagi masyarakat Universitas Sumatera Utara yang diketuai oleh Ns....
BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....

Percepat Rekonstruksi Ekonomi Pascabencana, Pemko Bukittinggi Kolaborasi dengan Kemenekraf Gelar Workshop Desain Kemasan

Percepat Rekonstruksi Ekonomi Pascabencana, Pemko Bukittinggi Kolaborasi dengan Kemenekraf Gelar Workshop Desain Kemasan

 

Bukittinggi,Payakumbuhpos.id, — Pemerintah Kota Bukittinggi bersama Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf) gelar workshop desain kemasan dalam rangka percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana Sumatera bagi para pegiat ekonomi kreatif di Bukittinggi. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wakil Menteri Ekonomi Kreatif RI, di Balairung Rumah Dinas Wali Kota Bukittinggi, Kamis, 27 Agustus 2026.

 

Direktur Arsitektur dan Desain, Kementerian Ekraf, Megawati Panjaitan, menjelaskan, kegiatan workshop dihadirkan sebagai bentuk kepedulian dan salah satu aksi nyata dari pemerintah dalam mendorong ekonomi pasca bencana bagi pegiat ekonomi kreatif di Bukittinggi. Kegiatan ini sebagai program berbasis kreativitas budaya dan desain dalam lingkup program Ekraf Peduli, yang diselenggarakan oleh Kementerian Ekonomi Kreatif melalui Direktorat Arsitektur dan Desain dan bekerja sama dengan Kementerian Perdagangan.

 

“Kegiatan ini diikuti oleh 50 peserta dari 3 subsektor, yakni kuliner, kriya dan fashion. Workshop akan terselenggara dalam 1 hari, dengan rangkaian pemaparan materi, dilanjut dengan studi kasus, praktek dan simulasi serta pemberian feedback kepada peserta,” ujarnya.

 

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan, Bukittinggi merupakan kota yang kaya akan keunggulan produk, seperti bordir, songket serta kerajinan tangan dan juga pada usaha dibidang kuliner. Wako berharap anak-anak muda maupun masyarakat dapat menciptakan ekonomi kreatif yang bisa mencapai pasar global.

 

“Kami melihat ekonomi kreatif yang dikembangkan oleh masyarakat menjadi salah satu hal yang penting bagi ekonomi Indonesia. Kita perlu menggali sejarah dan budaya dari apa yang ditekuni. Maka dengan adanya kegiatan workshop ini diharapkan peserta dapat mengikuti dengan serius,” ujarnya.

(mel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *