BERITA UTAMA

Diketuai Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An, Tim Pengabdian Masyarakat Univ USU Edukasi Masyarakat Kwala Bingai

Foto; Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An (Its) MEDAN – Tim pengabdian bagi masyarakat Universitas Sumatera Utara yang diketuai oleh Ns....
BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....

Ketua TP- PKK Kota Bukittinggi Ny.Fiona Agyta Erman Safar Targetkan 2024 Stunting Turun Hingga 14%

Bukittinggi, Payakumbuhpos.id, -Pemerintah kota Bukittinggi, menargetkan kasus stunting di Bukittinggi sampai tahun 2024 diharapkan turun sampai 14%.

“Khusus pada ibu hamil, Fiona Agyta mengatakan, agar selalu menjaga kesehatan dan jangan lupa mengkonsumsi makanan yang bergizi. Tidak kalah pentingnya adalah dukungan sang suami”, pesan Fiona Agita, dalam acara yang dihelat di rumah Dinas Walikota, Senin 28/8.

Harapan itu disampaikan Ketua TP – PKK kota Bukittinggi Fiona Agyta Erman Safar, pada kesepakatan kerjasama Universitas Muhammad Nasir dengan Pemko Bukittinggi, dalam mengatasi dan membantu penurunan angka Stunting kota Bukittinggi, agar keluar dari zona Kekurangan Energi Kronis (KEK).

Menurut Fiona Agita, kerjasama pemerintah Daerah Bukittinggi dengan Universitas Muhammad Natsir itu, dalam bentuk kepedulian agar geberasi yang lahir di kota Bukittinggi, dalam keadaan sehat dan normal.

Hadir dalam kesempatan tersebut, selain ketua TP – PKK kota Bukittinggi Fiona Agyata, juga nampak Dosen Universita Muhammad Natsir Diana Putri, Dinas Kesehatan Bukitinggi, para Kader Posyandu dan tamu lainya.

Menurut Fiona, kegiatan yang diselenggarakan itu, merupkan bentuk dan perhatian serius Pemko Bukittinggi dalam pencegahan Stunting di Bukittinggi.

Sementara Dosen Universitas Muhammad Natsir Diana Putri, mengatakan tujuan akhir, kita berharap agar ibu-ibu hamil tidak melahirkan generasi Stunting. “Itu harapan kita kedepan”, ujar Diana Putri.

Menurut Diana, kegiatan yang dilakukan, merupakan rangkaian kegiatan terukur terkait dengan pemeriksaan kesehatan kehamilan (USG). Dalam pemeriksaan keehatan itu nanti akan diukur berat badan, lingkar badan, tinggi badan, kemudian kita lakukan edukasi dan pendampingan, termasuk senam ibu hamil.

Pada kesempatan yang sama Diana Putri berharap agar keluarga berkontribusi dalam kesehatan ibu hamil. “Jangan biarkan ibu hamil mengelola dirinya sendir,” pesan Diana.

(Mel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *