BERITA UTAMA

Diketuai Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An, Tim Pengabdian Masyarakat Univ USU Edukasi Masyarakat Kwala Bingai

Foto; Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An (Its) MEDAN – Tim pengabdian bagi masyarakat Universitas Sumatera Utara yang diketuai oleh Ns....
BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....

Dinas Pertanian dan Pangan Kota Bukittinggi Mewaspadai Cuaca Ekstrim bagi Petani Dalam Pengolahan Lahan Pertanian

Bukittinggi, Payakumbuhpos.id, – Pemerintah kota Bukittinggi melalui Dinas Pertanian dan Pangan mewaspadai rusaknya lahan pertanian dikarenakan cuaca ekstrim saat ini.

“Alhamdulillah sampai saat ini belum ada dampak luar biasa yang terjadi terhadap sektor pertanian karena cuaca ekstrim dan kami melalui melakukan penyuluhan terhadap pendamping kepada petani sebagai langkah antisipasi,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Melwizardi, Jum’at (12/5).

Melwizadi menambahkan, secara berkala DPP melakukan pengawasan dan pendampingan terhadap kelompok tani hingga antisipasi resiko rusak nya lahan pertanian bisa di minimalisir akibat cuaca ekstrim.

” Kami sudah melakukan penjadwalan tanamam hingga komoditas tanam yang akan ditanam supaya mengurangi potensi lahan rusak hingga gagal panen bisa ditekan,” ujarnya.

” Dengan misi ke tujuh wako Erman Safar yaitu hebat dalam sektor pertanian menjadikan landasan DPP untuk berkomitmen memberikan layanan terbaik bagi petani jangan sampai mereka rugi termasuk dengan adanya cuaca ekstrim hingga merusak lahan pertanian yang digarap,” ungkapnya.

“DPP juga sudah memberikan sosialisasi ke petani bagaimana gambaran prospek iklim ditahun 2023 dalam memulai produksi pangan tinjauan outlook iklim global yang telah disiarkan BMKG,” pungkas Melwizardi mengakhiri.#(mel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *