BERITA UTAMA

Diketuai Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An, Tim Pengabdian Masyarakat Univ USU Edukasi Masyarakat Kwala Bingai

Foto; Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An (Its) MEDAN – Tim pengabdian bagi masyarakat Universitas Sumatera Utara yang diketuai oleh Ns....
BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....

LESTARIKAN ADAT DAN BUDAYA, BUPATI SAFARUDDIN BUKA FESTIVAL LENGGANG SARIBU TALAM

Limapuluh Kota,- Dalam rangka mengangkat dan melestarikan adat dan budaya, Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt. Bandaro Rajo membuka festival Lenggang Saribu Talam, Alek Nagari Sarilamak, pada Senin, (24/10/22), di Sarasah Tanggo, Nagari Sarilamak.

Dalam sambutannya, Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt. Bandaro Rajo memberikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan budaya serta prosesi adat nagari Sarilamak. “Kita sangat bangga. Ini selaras dengan visi misi daerah, yaitu mewujudkan Limapuluh Kota madani, beradat dan berbudaya dalam kerangka _Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah_”, ucapnya.

Menurut Bupati Safaruddin, event seperti ini perlu dijadikan role model bagi nagari – nagari di Limaluluh Kota dalam mengangkat dan mengenalkan budaya daerah kepada masyarakat luas serta para generasi muda. “Kami berharap kegiatan ini terus berlanjut dan menjadi agenda tahunan Kabupaten Limapuluh Kota kedepannya”, ulas Bupati.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda Olehraga Kabupaten Limapuluh Kota Desri saat diwawancarai mengatakan, festival budaya nagari yang bertema lenggang saribu talam ini diawali dengan prosesi arak-arakan dengan membawa seribu Talam (Dulang), kemudian dilanjutkan dengan memanjatkan do’a bersama di Kapalo Banda Sarasah Tanggo serta melakukan prosesi adat melewakan Gantang 40 Limbago Adat. ”Ini merupakan kegiatan religius yang diselenggarakan dalam bentuk prosesi adat, tak lain adalah sebagai bentuk wujud rasa syukur atas karunia yang telah diberikan Allah SWT”, pungkasnya.

Disisi lain Desri berharap, selain sebagai ajang promosi, event ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisata ke Kabupaten Limapuluh Kota khususnya objek Wisata Lembah Harau. “Selain wisata alam, objek wisata lembah Harau juga menawarkan sejumlah wisata budaya yang tidak kalah menarik dan apik dari daerah lain”,ulasnya.

Turut hadir pada kesempatan itu, Ketua DPRD Kabupaten Limapuluh Kota Deni Asra, Ketua TP PKK Kabupaten Limapuluh Kota Nevi Safaruddin, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Desri, Kadis Kominfo Eki Hari Purnama, Kadis Sosial Armen, Camat Harau, Wali Nagari Sarilamak Oly Wijaya, Ketua KAN, Bamus, Niniak Mamak, Cadiak Pandai, Alim Ulama, Bundo Kanduang, serta para undangan lainnya. (Benpi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *