BERITA UTAMA

Diketuai Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An, Tim Pengabdian Masyarakat Univ USU Edukasi Masyarakat Kwala Bingai

Foto; Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An (Its) MEDAN – Tim pengabdian bagi masyarakat Universitas Sumatera Utara yang diketuai oleh Ns....
BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....

Pj. Wali Kota Payakumbuh Menyerahkan Bantuan Stimulan Rehab Rumah

Payakumbuh – Pj. Wali Kota Payakumbuh menyerahkan bantuan stimulan rehab rumah tidak layak huni (RTLH) untuk 10 rumah yang tersebar di lima kecamatan yang ada di Kota Payakumbuh.

Pj. Wako Rida Ananda mengatakan, Pemko Payakumbuh terus bekerja dan berusaha membahagiakan masyarakat dengan menghadirkan rumah yang layak untuk ditinggali.

“Ini tentu menjadi tantangan yang berat bagi pemerintah. Dari basis data perumahan di Kota Payakumbuh yang berjumlah 34.967 unit, masih tersisa 3.094 unit lagi dalam kondisi tidak layak huni,” kata Pj. Wako Rida Ananda saat menyerahkan bantuan stimulan RTLH di Balai Panjang, Kamis (17/11).

Rida menyebut, pihaknya (Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman – red) terus menjalin kerjasama dengan berbagai stakeholder yang dapat berkontribusi untuk pembiayaan Rehab RTLH guna penurunan angka RTLH di kota Payakumbuh melalui APBN, APBD Provinsi CSR dan filantropi.

“Di penghujung tahun anggaran 2022 ini, kita bekerjasama dengan Baznaz Kota Payakumbuh untuk penyaluran bantuan RTLH sebanyak 10 unit,” ujarnya.

Untuk besar bantauan stimulan untuk satu unitnya, dia menyebut, per rumahnya diberikan sebesar 22,5 juta rupiah. Dimana 4 juta rupian digunakan untuk bantuan upah pekerja, dan penyalurannya dilakukan sebanyak 2 tahap.

“Saya berharap, ini pekerjaan yang sangat mulia, menyangkut hidup masyarakat dan warga kota Payakumbuh. Bekerjalan dengan serius dan hati-hati, tolong dikawal. Agar terwujud rumah layak huni dengan harapan RTLH di Payakumbuh terus menurun,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Marta Minanda mengungkapkan, pemberian bantuan ini supaya dapat membantu warga masyarakat agar lebih sehat dan sejahtera.

“Ini untuk membantu masyarakat kita yang berkategori prasejahtera agar dapat hidup lebih sehat dan sejahtera. Serta meningkatkan taraf hidup masyarakat dengan tujuan untuk melindungi dari kemungkinan terjadinya resiko sosial,” katanya.

“Untuk 10 rumah yang akan direhab ini pekerjaannya direncanakan akan selesai dalam 40 hari kalender. Agar masyarakat kita bisa secepatnya menempati rumah yang lebih layak,” tukuknya.

Adapun 10 orang yang menerima bantuan RTLH adalah sebagai berikut: Hesri Yulinda Kelurahan Tigo Koto Dibaruah, Gion Susilo Kelurahan Parambahan, Isrianto Kototuk Limo Kampuang, Yusra Kelurahan Ompang Tanah Sirah, Sumarni Kelurahan Koto Tangah, Indra Kelurahan Padang Tangah Payobadar, Evi Guslaini Kelurahan Sicincin, Zamri Kelurahan Balai Panjang, Irano Eka Putra Kelurahan Balai Panjang dan Mizan Kelurahan Padang Karambia. (Benpi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *