BERITA UTAMA

Tokoh Masyarakat Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Saling Lapor Walinagari Limbanang dan Staf

Limapuluh Kota - Kasus saling lapor Walinagari Limbanang, Yori Noviola (45) dan staf perempuan berinisial PI (26) terkait pencemaran nama...
BERITA UTAMA PAYAKUMBUH

Terus Kendalikan Inflasi, Wako Rida Ananda Serahkan Bantuan Benih, Pupuk, Dan Polibag Buat Masyarakat

Payakumbuh --- Penjabat Wali Kota Payakumbuh Rida Ananda menyerahkan bantuan pupuk kandang, benih cabe, dan polibag ke OPD, kelurahan se...
BERITA UTAMA

Kompak dan Hangat, Pertemuan yang Tidak Terduga antara Rezka Oktoberia dengan Ketua LKAAM Kota Payakumbuh

PAYAKUMBUH - Anggota DPR-RI Rezka Oktoberia yang juga merupakan putri Kelahiran Kota Payakumbuh, secara tidak sengaja berjumpa dengan Ketua LKAAM...
BERITA UTAMA

YB Dt. Parmato Alam Tutup Open Turnamen Bulutangkis Divisi 3 PB Calabu

PAYAKUMBUH - Ketua PBSI Kota Payakumbuh YB. Dt Parmato Alam tutup Open Tournament Bulutangkis Divisi 3 Calabu Cup yang diadakan...
BERITA UTAMA

Anggap Sekolahnya Jadi Sasaran ATM dan Bullying, Pengurus ICBS Lecehkan Profesi Wartawan tanpa Alamat

PAYAKUMBUH - Tiada angin tiada hujan, salah seorang pengurus pesantren Insan Cendekia Boarding School (ICBS) di salah satu group WhatsApp...

Pj. Wali Kota Payakumbuh Menyerahkan Bantuan Stimulan Rehab Rumah

  • Bagikan

Payakumbuh – Pj. Wali Kota Payakumbuh menyerahkan bantuan stimulan rehab rumah tidak layak huni (RTLH) untuk 10 rumah yang tersebar di lima kecamatan yang ada di Kota Payakumbuh.

Pj. Wako Rida Ananda mengatakan, Pemko Payakumbuh terus bekerja dan berusaha membahagiakan masyarakat dengan menghadirkan rumah yang layak untuk ditinggali.

“Ini tentu menjadi tantangan yang berat bagi pemerintah. Dari basis data perumahan di Kota Payakumbuh yang berjumlah 34.967 unit, masih tersisa 3.094 unit lagi dalam kondisi tidak layak huni,” kata Pj. Wako Rida Ananda saat menyerahkan bantuan stimulan RTLH di Balai Panjang, Kamis (17/11).

Rida menyebut, pihaknya (Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman – red) terus menjalin kerjasama dengan berbagai stakeholder yang dapat berkontribusi untuk pembiayaan Rehab RTLH guna penurunan angka RTLH di kota Payakumbuh melalui APBN, APBD Provinsi CSR dan filantropi.

“Di penghujung tahun anggaran 2022 ini, kita bekerjasama dengan Baznaz Kota Payakumbuh untuk penyaluran bantuan RTLH sebanyak 10 unit,” ujarnya.

Untuk besar bantauan stimulan untuk satu unitnya, dia menyebut, per rumahnya diberikan sebesar 22,5 juta rupiah. Dimana 4 juta rupian digunakan untuk bantuan upah pekerja, dan penyalurannya dilakukan sebanyak 2 tahap.

“Saya berharap, ini pekerjaan yang sangat mulia, menyangkut hidup masyarakat dan warga kota Payakumbuh. Bekerjalan dengan serius dan hati-hati, tolong dikawal. Agar terwujud rumah layak huni dengan harapan RTLH di Payakumbuh terus menurun,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Marta Minanda mengungkapkan, pemberian bantuan ini supaya dapat membantu warga masyarakat agar lebih sehat dan sejahtera.

“Ini untuk membantu masyarakat kita yang berkategori prasejahtera agar dapat hidup lebih sehat dan sejahtera. Serta meningkatkan taraf hidup masyarakat dengan tujuan untuk melindungi dari kemungkinan terjadinya resiko sosial,” katanya.

“Untuk 10 rumah yang akan direhab ini pekerjaannya direncanakan akan selesai dalam 40 hari kalender. Agar masyarakat kita bisa secepatnya menempati rumah yang lebih layak,” tukuknya.

Adapun 10 orang yang menerima bantuan RTLH adalah sebagai berikut: Hesri Yulinda Kelurahan Tigo Koto Dibaruah, Gion Susilo Kelurahan Parambahan, Isrianto Kototuk Limo Kampuang, Yusra Kelurahan Ompang Tanah Sirah, Sumarni Kelurahan Koto Tangah, Indra Kelurahan Padang Tangah Payobadar, Evi Guslaini Kelurahan Sicincin, Zamri Kelurahan Balai Panjang, Irano Eka Putra Kelurahan Balai Panjang dan Mizan Kelurahan Padang Karambia. (Benpi)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.