BERITA UTAMA

Elang Zanura Harumkan Nama SMPN 1 Kecamatan Situjuh Limo Nagari di Tingkat Nasional

Teks foto: Elang Zanura- Siswa kelas 9 SMPN 1 kecamatan Situjuh Limo Nagari.       Payakumbuhpos.id | Limapuluh Kota---Raih...
BERITA UTAMA

Wulan Denura Ajak Warga Payakumbuh Melihat Sejarah Nenek Moyang Kita, Dulu Seperti Apa?

Payakumbuhpos.id | Limapuluh Kota--- Pameran Festival Maek, kecamatan Bukik Barisan, kabupaten Limapuluh Kota Sumatera Barat, dibuka langsung ketua DPRD Sumatera...
BERITA UTAMA

Bawaslu Kota Bukittinggi Melantik 129 Anggota PTPS Se-Kecamatan Guguk Panjang

Bukittinggi, Payakumbuhpos.id,-- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bukittinggi melaksanakan pelantikan dan pembekalan Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) se-Kecamatan Guguak Panjang,...
BERITA UTAMA

Bantai Minang Sejagat 3-0, ISSB Payakumbuh Raih Juara I di Turnamen Pospa Cup II

Payakumbuhpos.id| Payakumbuh---Diawali dengan membantai Minang Sejagat 3-0, akhirnya ISSB Payakumbuh keluar sebagai juara I U-14 setelah mengalahkan Victory 4-3 dalam...
BERITA UTAMA

Wulan Denura : Anggota Paskibraka Pondasi dalam Mencapai Cita-cita Kedepan

Teks foto: Wakil ketua DPRD kota Payakumbuh, Wulan Denura, S.ST.     Payakumbuhpos.id|Payakumbuh--- Tiap tahun, tepatnya pada tanggal 17 Agustus,...

Yum Az : Sajian Buku Potensi Daerah, Memantik Gairah Masyarakat untuk Membangun Daerah

Teks foto: Yum Az, pada acara launching buku Potensi Daerah Limapuluh Kota, Sarilamak kecamatan Harau, Jumat 3 Mei 2024.

 

 

 

Payakumbuhpos.id | Limapuluh Kota— Bupati kabupaten Limapuluh Kota Safaruddin Dt. Bandaro Rajo berkolabirasi dengan salah seorang budayawan Indonesia Yulfian Azrial lahirkan buku Potensi Daerah kabupaten Limapuluh Kota.

“Dengan membaca, kita bisa tau mengenai seluruh informasi tentang dunia, sedangkan dengan menulis sebuah informasi yang jelas, maka kita akan dikenal oleh seluruh dunia,”ujar bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt. Bandaro Rajo pada acara launching buku Potensi Daerah setempat, Sarilamak kecamatan Harau, Jumat 3 Mei 2024.

Maka, diperlukan adanya sebuah kumpulan informasi akurat kedaerahan, agar generasi saat ini dan yang akan datang tidak sulit dalam mencari informasi.

Hadir pada kesempatan itu kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, Wali Nagari dan tamu undangan lainnya.

Gedung yang dibangun atas bantuan pemerintah pusat ini, hendaknya dapat dijadikan sebagai tempat menimba ilmu, literasi dan pencatatan dari arsip, bagaimana kita mengolah arsip dan sebagainya,

“Kepada seluruh pembaca diharapkan dapat memanfaatkan buku ini, untuk menambah wawasan pengetahuan mengenai asal usul daerah, kebudayaan dan beragam potensi daerah, sebagai pendukung bagi peneliti dan penguat kebudayaan,”jelas bupati.

Ditambahkan bupati Safaruddin, menulis buku sejarah dan potensi daerah tentu tidak mudah. Maka sangat beruntung kita punya putra daerah yang berwawasan komprehensif seperti Yulfian Azrial dan lainnya.

Sesuai dengan tema, buku yang berjudul Potensi Daerah kabupaten Limapuluh Kota, isinya syarat akan informasi fundamental dari lintas sektoral lengkap dengan latar sejarah dan beragam fenomena yang melatarinya, seperti sektor kebudayaan, pariwisata, ekonomi sumber daya alam, sumber daya manusia, kesenian maupun kreativitas daerah.

“Berdasarkan surat Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Nomor 178/1/PPN.00.00/I.2023 bahwa dalam upaya pengembangan potensi dan promosi daerah, maka bupati/walikota wajib menulis buku tentang daerah,”tambah Safaruddin lagi.

Sementara itu, kepala dinas Perpustakaan dan Kearsipan Radimas mengatakan, sejalan dengan Forum Perangkat Daerah
Penyusunan Rencana Kerja Dinas Perpustakaan dan Kearsipan kabupaten Limapuluh Kota tahun 2025.

“Launching buku Potensi Daerah, tentu diperlukan ketekunan, ketelitian yang tinggi agar informasi yang disajikan tidak bertentangan dengan fakta dilapangan,”ujar Radimas.

Kemudian Yulfian Azrial, penulis buku, menjelaskan kehadiran buku ini tentu menambah literatur tentang kabupaten Limapuluh Kota. Sajian buku ini memantik gairah kita untuk membangun daerah, segera bangkit untuk mengemas potensi potensi daerah.

Potensi daerah tentu Perangkat Daerah yang mengetahui lengkap dengan data, paling tidak kita sama data yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS),”Yum Az nama akrap Yulfian Azrial. (Mal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *