BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....
BERITA UTAMA

Marta Emmelia Bongkar Dugaan Pemalsuan Saham oleh Suami, Polisi Anggap Urusan Pribadi.

Pekanbaru — Laporan dugaan pemalsuan tanda tangan yang melibatkan nama seorang notaris dan seorang suami, berakhir di meja penyidik dengan...

Wisuda Tahfizd SMA 3 Payakumbuh, Joni Hendri Sumbang Hadiah Utama Umroh

PAYAKUMBUH - Sebanyak 70 siswa SMAN 3 Kota Payakumbuh melaksanakan Wisuda Tahfizd Perdana, dan juga direncanakan dihadiri Gubernur Sumbar Buya Mahyeldi. Sedangkan hadiah utama disumbangkan Ketua Ikatan Keluarga Koto Nan Gadang (IKK) Jakarta, Joni Hendri, S.Kom, MM, berupa tiket umroh.
Kamis, Jumat dan Sabtu (27-29/10/2022)

Wakil Kepala SMAN 3 Payakumbuh Bidang Kesiswaan, Rita Susanti, SP.d mengatakan peserta wisuda tahfizd terdiri dari siswa kelas X, XI dan XII. Hafalan mereka mulai dari 1 juz hingga 12 juz. Awalnya direncanakan jumlah peserta wisuda tahfizd sebanyak 100 orang. Namun setelah dilakukan seleksi ketat dengan menguji kembali hafalannya, maka diputuskan jumlah pesertanya menjadi 70 orang siswa. Sedangkan yang belum lolos seleksi diundur wisudanya pada kesempakatan berikutnya.

"Jadi ini merupakan wisuda tahfizd perdana di SMAN 3 Payakumbuh dan juga di seluruh SMA di Kota Payakumbuh. Alhamdulillah ini membanggakan kita. Dalam kurikulum merdeka, di sekolah ini program tahfizd dimasukan ke dalam kegiatan ekstra kurikuler. Alhamdulillah antusias siswa mengikutinya sangat besar," kata Rita, guru Bidang Studi Bahasa Inggris, alumni STKIP Abdi Pendidikan Payakumbuh ini.

Guru asal Balingka Kabupaten Agam itu menjelaskan rincian peserta wisuda tahfizd, 12 juz 1 siswa, 10 juz 1 siswa, 6 juz 1 siswa, 4 juz 1 siswa, 3 juz 12 siswa, 2 juz 12, dan 1 juz sebanyak 43 siswa. Ekskul tafizd dilaksanakan 2 kali dalam seminggu yakni hari Senin pagi dan Jumat pagi selama 1 jam. Sedangkan pelatih atau gurunya ada yang merupakan guru SMAN 3 Payakumbuh dan ada juga guru khusus tahfizd yang didatangkan dari luar, yakni Ustadz Akhlakul Imam. Program ekskul tahfizd dibiayai dengan dana BOS.

Rita yang menjabat sebagai Koordinator Kepesertaan Wisuda Tahfizd mengatakan Kepala SMAN 3 Payakumbuh Dra. Irma Takarina, M.Si selaku penanggung jawab kegiatan sangat serius dan all out dalam menyukseskan kegiatan wisuda tahfizd. Termasuk dalam menghimpun hadiah guna membangkitkan motivasi siswa peserta wisuda.

Joni Hendri, S.Kom, MM, Ketua Ikatan Keluarga Koto Nan Gadang (IKK) Jakarta. Joni Hendri menyumbangkan hadiah utama, tiket umroh. IST

Hadiah utama disumbangkan oleh Ketua IKK Jakarta Joni Hendri berupa tiket umroh. Hadiah lima besar lainnya berupa bintang emas dan hadiah menarik lainnya. Seluruh peserta memperoleh hadiah hiburan.

"Kepala sekolah Ibu Irma langsung turun tangan menghimpun hadiah, hadiah utama dari Bapak Joni Hendri. Meskipun beliau bukan alumni SMAN 3 Payakumbuh, namun beliau menyumbang hadiah tiket Umroh. Ini sehubungan beliau Ketua Ikatan Keluarga Koto Nan Gadang (IKK) Jakarta. Di sekolah kita ini lebih dari 90 persen adalah anak-anak Koto Nan Gadang. Tentu juga karena rasa hormat beliau terhadap Ibu Irma yang merupakan guru dan Kepsek beliau di SMAN 2 Payakumbuh dulunya," sebut Rita.

Lebih lanjut dikatakan latar belakang SMAN 3 Payakumbuh menggelar wisuda tahfizd untuk meningkatkan karakter siswa menjadi lebih baik. Dan setelah diperhatikan ternyata siswa yang ikut tahfizd karakternya sangat bagus. Ini juga program Provinsi Sumbar dan Gubernur menggalakkan takfizd di tiap sekolah. "Gubernur ingin nanti lahir menciptakan generasi seperti dulu,banyak pahlawan dari Sumbar. Semuanya memiliki dasar ilmu agama dan menjadi pemimpin," sebut Rita yang telah dua periode menjabat sebagai Wakil Kepala SMAN 3 Payakumbuh Bidang Kesiswaan.

Sementara itu Humas SMAN 3 Payakumbuh, Meli, S.Pd mengatakan kegiatan puncak atau perayaan wisuda tahfizd direncanakan akan dihadiri Gubernur Sumbar Buya Mahyeldi, Wakil Ketua DPRD Sumbar Irsyad Syafar, Kadis Pendidikan Sumbar Barlius, Pj. Walikota Payakumbuh Rida Ananda, Kepala Cabdin Pendidikan Wilayah IV Asricun dan tamu undangan lainnya.

"Insyaallah Pak Gubernur Sumbar direncanakan hadir. Mudah-mudahan beliau tidak ada halangan," kata Meli.

Meli lebih lanjut mengatakan kegiatan puncak atau perayaan Wisuda Tahfiz dilaksanakan di lapangan basket, karena kapasitas aula terbatas, sedangkan peserta dan tamu undangan yang datang jumlah banyak. "Peserta saja jumlahnya 70 orang, ditambah orang tua atau wali mereka, majelis guru, siswa dan tamu undangan. Karena jumlahnya banyak maka dilaksanakan di lapangan basket. Arenanya lebih luas," kata Meli, alumni Jurusan Biologi FMIPA UNP angkatan 1997 ini.

Meli menjelaskan total jumlah siswa SMAN 3 Payakumbuh sebanyak 1052 siswa. Mereka terbagi dalam 32 kelas, yakni kelas X sebanyak 12 lokal, Kelas XI sebanyak 10 lokal dan Kelas XII juga 10 lokal. Naiknya jumlah siswa baru di tahun ajaran 2022, karena pengaruh sistem zonasi yang menyebabkan banyak sekolah negeri yang membeludak jumlah siswa barunya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *